[{"data":1,"prerenderedAt":201},["ShallowReactive",2],{"site-header":3,"site-footer-license":37,"article-percabangan-dengan-case-of-pada-pascal-with-latest":41},{"navigations":4},[5,20],{"collection":6,"item":7},"series",{"__typename":6,"title":8,"slug":9,"children_series":10},"Artikel","all",[11,14,17],{"title":12,"slug":13},"Algoritma dan Struktur Data","algoritma-struktur-data",{"title":15,"slug":16},"Konsep Dasar Pemrograman","konsep-dasar-pemrograman",{"title":18,"slug":19},"Kecerdasan Artifisial","kecerdasan-artifisial",{"collection":6,"item":21},{"__typename":6,"title":22,"slug":23,"children_series":24},"Tutorial","tutorial",[25,28,31,34],{"title":26,"slug":27},"Belajar Java","belajar-java",{"title":29,"slug":30},"Belajar Pascal","belajar-pascal",{"title":32,"slug":33},"Belajar Python","belajar-python",{"title":35,"slug":36},"Belajar Golang","belajar-golang",{"name":38,"url":39,"show":40},"CC BY-SA","https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/",false,{"article":42,"renderedBody":133,"renderedTakeaway":134,"latestArticles":135,"toc":187},{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"published_at":47,"thumbnail_image":48,"tags":50,"reading_time":54,"takeway":55,"body":56,"authors":57,"series":63},"72","Percabangan dengan CASE OF pada Pascal","percabangan-dengan-case-of-pada-pascal","CASE OF pada Pascal merupakan percabangan yang menggunakan variable dan nilainya untuk menentukan sebuah kondisi","2020-11-17T12:41:17.000Z",{"id":49},"7e66c22e-799f-4e20-bccb-f386d45987ba",[51,52,53],"pascal","percabangan","struktur-kontrol",3,null,"Setelah sebelumnya kita membahas percabangan dengan [IF ELSE](https://invasikode.com/if-else-pascal/), sekarang kita akan coba membahas metode percabangan yang lain, yaitu dengan menggunakan CASE OF pada Pascal.\n\n## Tentang Percabangan CASE OF\n\nCASE OF pada Pascal merupakan percabangan yang menggunakan variable dan nilainya untuk menentukan sebuah kondisi. Tidak seperti percabangan IF ELSE yang harus menggunakan kondisi berupa [ekspresi boolean](https://invasikode.com/operasi-logika-pascal/).\n\nKita bisa ambil contoh tentang metode penilaian dengan menggunakan huruf.\n\n1. A = Sangat Bagus\n2. B = Bagus\n3. C = Cukup\n4. D = Buruk\n5. E = Sangat Buruk\n\nOke... kurang lebih seperti itu, nilai urut dari A sampai E dengan predikat dari terbaik ke terburuk.\n\nSekarang, sebagai programmer kita punya misi untuk membuat program yang dapat mengeluarkan sebuah predikat dari sebuah nilai. Kira kira bagaimana ya?\n\nMungkin ada yang berpikir kita bisa menggunakan kondisi IF ELSE. Yapp betul sekali. Kurang lebih kode programnya akan terlihat sebagai berikut.\n\n```pascal\nprogram InputNilai;\nuses crt;\nvar\n  nilai: char;\nbegin\n  clrscr;\n  write('Masukkan Nilai: '); readln(nilai);\n  write('Predikat: ');\n  \n  // output predikat berdasarkan nilai\n  if (nilai = 'A') then writeln('Sangat Bagus')\n  else if (nilai = 'B') then writeln('Bagus')\n  else if (nilai = 'C') then writeln('Cukup')\n  else if (nilai = 'D') then writeln('Buruk')\n  else if (nilai = 'E') then writeln('Sangat Buruk')\n  else writeln('Nilai tidak valid');\n  readln;\nend.\n```\n\nKalau kalian jalankan dan input nilai A maka kurang lebih outputnya akan seperti ini. Bisa kalian coba dengan nilai yang lainnya.\n\n```\nMasukkan Nilai: A\nPredikat: Sangat Bagus\n```\n\nOke sampai sini masalah kita telah terselesaikan, tapi untuk menuliskan perintah IF ELSE yang begitu banyak sepertinya kurang efektif. Disinilah CASE OF akan berguna.\n\nDengan menggunakan perintah CASE OF kita bisa **mempersingkat** perintah IF ELSE yang begitu banyak. Hanya dibutuhkan variable dan kondisi dari nilainya.\n\n## Format Penulisan CASE OF\n\nKomponen utama dari perintah CASE OF adalah sebuah **variable**, kondisi **nilai**, dan **perintah** yang akan dijalankan. Untuk formatnya sebagai berikut.\n\n```\ncase ({variable}) of\n  nilai-1: {perintah 1}\n  nilai-2: {perintah 2}\n  .\n  .\n  nilai-n: {perintah n}\n  else {perintah jika tidak ditemukan nilai}\nend;\n```\n\nNilai 1 sampai n merupakan nilai dari variable yang kita gunakan. Nantinya perintah akan dijalankan sesuai nilai dari variable tersebut. Oke daripada bingung langsung kita lihat saja contohnya.\n\n## Contoh Penggunaan CASE OF\n\nSekarang kita akan coba memodifikasi kode yang kita buat sebelumnya. Tetap dengan nilai dan predikat yang ada, namun kita coba menggunakan kondisi CASE OF. Kira kira bagaimana? Bisa kalian lihat pada kode berikut ini.\n\n```pascal\nprogram InputNilai;\nuses crt;\nvar\n  nilai: char;\nbegin\n  clrscr;\n  write('Masukkan Nilai: '); readln(nilai);\n  write('Predikat: ');\n  // menggunakan kondisi case of\n  case (nilai) of\n    'A': writeln('Sangat Baik');\n    'B': writeln('Baik');\n    'C': writeln('Cukup');\n    'D': writeln('Buruk');\n    'E': writeln('Sangat Buruk');\n    else writeln('Nilai tidak valid');\n  end;\n  readln;\nend.\n```\n\nKalau kalian coba jalankan pasti outputnya akan sama seperti program yang kita buat sebelmunya. Tapi jelas dengan menggunakan CASE OF, penulisan kode bisa lebih mudah dibaca, dan pastinya lebih singkat dari menggunakan IF ELSE.\n\nWalaupun lebih singkat dan lebih simpel, tetapi **tidak semua** kodisi dapat dituliskan dengan CASE OF. Jika kita menginginkan kodisi yang menggunakan [expresi boolean](https://invasikode.com/operasi-logika-pascal/) maka tetap harus menggunakan perintah IF ELSE.\n\nYah saya kira kalian sudah dapat konsepnya hehe...\n\n## Penutup\n\nCukup sekian untuk tutorial kali ini semoga bermanfaat :D Pada tutorial selanjutnya kita akan coba untuk membuat [program sederhana](https://invasikode.com/piramida-bintang-pascal/) dengan memanfaatkan perulangan dan kondisi yang telah kita pelajari sebelumnya.",[58],{"authors_id":59},{"name":60,"slug":61,"role":62,"profile_picture":55},"Daffa Izzuddin","izzudd","Writer",{"id":64,"title":65,"slug":66,"articles":67,"parent_series":115},"24","Struktur Kontrol","pascal-struktur-kontrol",[68,78,86,96,104,112],{"id":69,"title":70,"slug":71,"excerpt":72,"thumbnail_image":73,"tags":75},"67","Expresi Boolean dan Operasi Logika pada Bahasa Pascal","expresi-boolean-dan-operasi-logika-pada-bahasa-pascal","Dalam penyusunan algoritma pemrograman, perlu yang namanya expresi boolean. Expresi boolean dapat berupa operasi logika dan perbandingan.",{"id":74},"0d7b8bac-d407-4c10-adac-9629c054e44a",[51,76,77,53],"boolean","operator",{"id":79,"title":80,"slug":81,"excerpt":82,"thumbnail_image":83,"tags":85},"68","Percabangan dengan Kondisi IF dan ELSE pada Pascal","percabangan-dengan-kondisi-if-dan-else-pada-pascal","Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah kondisi percabangan dengan menggunakan keyword IF ELSE.",{"id":84},"12176154-b51a-40f7-92c9-76bd22f27edd",[51,52,53],{"id":87,"title":88,"slug":89,"excerpt":90,"thumbnail_image":91,"tags":93},"69","Perulangan dengan FOR loop pada Pascal","perulangan-dengan-for-loop-pada-pascal","Pada FOR loop kita menginstruksikan komputer untuk menjalankan suatu perintah sebanyak berapa kali secara explisit.",{"id":92},"add308c3-92a3-46cf-b748-c088955b16ac",[51,94,95,53],"perulangan","loop",{"id":97,"title":98,"slug":99,"excerpt":100,"thumbnail_image":101,"tags":103},"70","Perulangan dengan WHILE DO loop pada Pascal","perulangan-dengan-while-do-loop-pada-pascal","WHILE DO loop merupakan perulangan pada Pascal yang menggunakan kondisi berupa ekspresi boolean sebagai penanda perulangannya.",{"id":102},"a0a6e8a4-08ae-448f-b8a1-b3ca3b24c559",[51,94,95,53],{"id":105,"title":106,"slug":107,"excerpt":108,"thumbnail_image":109,"tags":111},"71","Perulangan dengan REPEAT UNTIL loop pada Pascal","perulangan-dengan-repeat-until-loop-pada-pascal","Pada REPEAT UNTIL loop, pengecekan kondisi dilakukan pada akhir perintah dan perulangan akan terus berjalan selama kondisi masih bernilai `false`.",{"id":110},"7c6b59b4-5fc4-432f-9bb2-388b761240b4",[51,94,95,53],{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"thumbnail_image":113,"tags":114},{"id":49},[51,52,53],{"id":116,"title":29,"slug":30,"parent_series":117,"children_series":119},"14",{"id":118,"title":22,"slug":23,"parent_series":55},"1",[120,124,125,129],{"id":121,"title":122,"slug":123,"cover_image":55},"23","Berkenalan dengan Bahasa Pascal","pascal-intro",{"id":64,"title":65,"slug":66,"cover_image":55},{"id":126,"title":127,"slug":128,"cover_image":55},"25","Tipe Data Bentukan","pascal-tipe-data-bentukan",{"id":130,"title":131,"slug":132,"cover_image":55},"26","Pemrograman Prosedural","pascal-pemrograman-prosedural","\u003Cp>Setelah sebelumnya kita membahas percabangan dengan \u003Ca href=\"https://invasikode.com/if-else-pascal/\">IF ELSE\u003C/a>, sekarang kita akan coba membahas metode percabangan yang lain, yaitu dengan menggunakan CASE OF pada Pascal.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"tentang-percabangan-case-of\">Tentang Percabangan CASE OF\u003C/h2>\n\u003Cp>CASE OF pada Pascal merupakan percabangan yang menggunakan variable dan nilainya untuk menentukan sebuah kondisi. Tidak seperti percabangan IF ELSE yang harus menggunakan kondisi berupa \u003Ca href=\"https://invasikode.com/operasi-logika-pascal/\">ekspresi boolean\u003C/a>.\u003C/p>\n\u003Cp>Kita bisa ambil contoh tentang metode penilaian dengan menggunakan huruf.\u003C/p>\n\u003Col>\n\u003Cli>A = Sangat Bagus\u003C/li>\n\u003Cli>B = Bagus\u003C/li>\n\u003Cli>C = Cukup\u003C/li>\n\u003Cli>D = Buruk\u003C/li>\n\u003Cli>E = Sangat Buruk\u003C/li>\n\u003C/ol>\n\u003Cp>Oke... kurang lebih seperti itu, nilai urut dari A sampai E dengan predikat dari terbaik ke terburuk.\u003C/p>\n\u003Cp>Sekarang, sebagai programmer kita punya misi untuk membuat program yang dapat mengeluarkan sebuah predikat dari sebuah nilai. Kira kira bagaimana ya?\u003C/p>\n\u003Cp>Mungkin ada yang berpikir kita bisa menggunakan kondisi IF ELSE. Yapp betul sekali. Kurang lebih kode programnya akan terlihat sebagai berikut.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20InputNilai%3B%0Auses%20crt%3B%0Avar%0A%20%20nilai%3A%20char%3B%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%20%20write('Masukkan%20Nilai%3A%20')%3B%20readln(nilai)%3B%0A%20%20write('Predikat%3A%20')%3B%0A%20%20%0A%20%20%2F%2F%20output%20predikat%20berdasarkan%20nilai%0A%20%20if%20(nilai%20%3D%20'A')%20then%20writeln('Sangat%20Bagus')%0A%20%20else%20if%20(nilai%20%3D%20'B')%20then%20writeln('Bagus')%0A%20%20else%20if%20(nilai%20%3D%20'C')%20then%20writeln('Cukup')%0A%20%20else%20if%20(nilai%20%3D%20'D')%20then%20writeln('Buruk')%0A%20%20else%20if%20(nilai%20%3D%20'E')%20then%20writeln('Sangat%20Buruk')%0A%20%20else%20writeln('Nilai%20tidak%20valid')%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program InputNilai;\nuses crt;\nvar\n  nilai: char;\nbegin\n  clrscr;\n  write('Masukkan Nilai: '); readln(nilai);\n  write('Predikat: ');\n  \n  // output predikat berdasarkan nilai\n  if (nilai = 'A') then writeln('Sangat Bagus')\n  else if (nilai = 'B') then writeln('Bagus')\n  else if (nilai = 'C') then writeln('Cukup')\n  else if (nilai = 'D') then writeln('Buruk')\n  else if (nilai = 'E') then writeln('Sangat Buruk')\n  else writeln('Nilai tidak valid');\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Kalau kalian jalankan dan input nilai A maka kurang lebih outputnya akan seperti ini. Bisa kalian coba dengan nilai yang lainnya.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"Masukkan%20Nilai%3A%20A%0APredikat%3A%20Sangat%20Bagus\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>Masukkan Nilai: A\nPredikat: Sangat Bagus\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Oke sampai sini masalah kita telah terselesaikan, tapi untuk menuliskan perintah IF ELSE yang begitu banyak sepertinya kurang efektif. Disinilah CASE OF akan berguna.\u003C/p>\n\u003Cp>Dengan menggunakan perintah CASE OF kita bisa \u003Cstrong>mempersingkat\u003C/strong> perintah IF ELSE yang begitu banyak. Hanya dibutuhkan variable dan kondisi dari nilainya.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"format-penulisan-case-of\">Format Penulisan CASE OF\u003C/h2>\n\u003Cp>Komponen utama dari perintah CASE OF adalah sebuah \u003Cstrong>variable\u003C/strong>, kondisi \u003Cstrong>nilai\u003C/strong>, dan \u003Cstrong>perintah\u003C/strong> yang akan dijalankan. Untuk formatnya sebagai berikut.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"case%20(%7Bvariable%7D)%20of%0A%20%20nilai-1%3A%20%7Bperintah%201%7D%0A%20%20nilai-2%3A%20%7Bperintah%202%7D%0A%20%20.%0A%20%20.%0A%20%20nilai-n%3A%20%7Bperintah%20n%7D%0A%20%20else%20%7Bperintah%20jika%20tidak%20ditemukan%20nilai%7D%0Aend%3B\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>case ({variable}) of\n  nilai-1: {perintah 1}\n  nilai-2: {perintah 2}\n  .\n  .\n  nilai-n: {perintah n}\n  else {perintah jika tidak ditemukan nilai}\nend;\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Nilai 1 sampai n merupakan nilai dari variable yang kita gunakan. Nantinya perintah akan dijalankan sesuai nilai dari variable tersebut. Oke daripada bingung langsung kita lihat saja contohnya.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"contoh-penggunaan-case-of\">Contoh Penggunaan CASE OF\u003C/h2>\n\u003Cp>Sekarang kita akan coba memodifikasi kode yang kita buat sebelumnya. Tetap dengan nilai dan predikat yang ada, namun kita coba menggunakan kondisi CASE OF. Kira kira bagaimana? Bisa kalian lihat pada kode berikut ini.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20InputNilai%3B%0Auses%20crt%3B%0Avar%0A%20%20nilai%3A%20char%3B%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%20%20write('Masukkan%20Nilai%3A%20')%3B%20readln(nilai)%3B%0A%20%20write('Predikat%3A%20')%3B%0A%20%20%2F%2F%20menggunakan%20kondisi%20case%20of%0A%20%20case%20(nilai)%20of%0A%20%20%20%20'A'%3A%20writeln('Sangat%20Baik')%3B%0A%20%20%20%20'B'%3A%20writeln('Baik')%3B%0A%20%20%20%20'C'%3A%20writeln('Cukup')%3B%0A%20%20%20%20'D'%3A%20writeln('Buruk')%3B%0A%20%20%20%20'E'%3A%20writeln('Sangat%20Buruk')%3B%0A%20%20%20%20else%20writeln('Nilai%20tidak%20valid')%3B%0A%20%20end%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program InputNilai;\nuses crt;\nvar\n  nilai: char;\nbegin\n  clrscr;\n  write('Masukkan Nilai: '); readln(nilai);\n  write('Predikat: ');\n  // menggunakan kondisi case of\n  case (nilai) of\n    'A': writeln('Sangat Baik');\n    'B': writeln('Baik');\n    'C': writeln('Cukup');\n    'D': writeln('Buruk');\n    'E': writeln('Sangat Buruk');\n    else writeln('Nilai tidak valid');\n  end;\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Kalau kalian coba jalankan pasti outputnya akan sama seperti program yang kita buat sebelmunya. Tapi jelas dengan menggunakan CASE OF, penulisan kode bisa lebih mudah dibaca, dan pastinya lebih singkat dari menggunakan IF ELSE.\u003C/p>\n\u003Cp>Walaupun lebih singkat dan lebih simpel, tetapi \u003Cstrong>tidak semua\u003C/strong> kodisi dapat dituliskan dengan CASE OF. Jika kita menginginkan kodisi yang menggunakan \u003Ca href=\"https://invasikode.com/operasi-logika-pascal/\">expresi boolean\u003C/a> maka tetap harus menggunakan perintah IF ELSE.\u003C/p>\n\u003Cp>Yah saya kira kalian sudah dapat konsepnya hehe...\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"penutup\">Penutup\u003C/h2>\n\u003Cp>Cukup sekian untuk tutorial kali ini semoga bermanfaat :D Pada tutorial selanjutnya kita akan coba untuk membuat \u003Ca href=\"https://invasikode.com/piramida-bintang-pascal/\">program sederhana\u003C/a> dengan memanfaatkan perulangan dan kondisi yang telah kita pelajari sebelumnya.\u003C/p>\n","",[136,149,164,176],{"id":137,"title":138,"slug":139,"excerpt":140,"thumbnail_image":141,"tags":143},"46","Mengapa C Mulai Ditinggalkan: Duel Filosofi Keamanan Rust vs Kesederhanaan Zig","mengapa-c-mulai-ditinggalkan-duel-filosofi-rust-vs-zig","Pernah denger kalau sekitar 70% celah keamanan kritis software modern itu asalnya dari bahasa C? Iya, bahasa yang udah jadi fondasi internet ini 😅. Yuk, kita bedah duel filosofi Rust vs Zig dan cari tahu mana yang pas buat proyek kalian!",{"id":142},"1942a5c9-c1f6-476d-9913-768f78d9d8eb",[144,145,146,147,148],"system-programming","rust","zig","c","memory-safety",{"id":150,"title":151,"slug":152,"excerpt":153,"thumbnail_image":154,"tags":156},"45","Rate Limiting Algorithms: Token Bucket vs Leaky Bucket vs Sliding Window","rate-limiting-algorithms-token-bucket-leaky-bucket-sliding-window","Udah tahu kenapa *rate limiting* itu wajib, tapi masih bingung beda Token Bucket, Leaky Bucket, Fixed Window, dan Sliding Window? Yuk, kita adu empat algoritma ini bareng-bareng dan cari tahu mana yang paling pas buat API kalian!",{"id":155},"0e0ed26d-20c6-443c-bde1-4a6200f6f801",[157,158,159,160,161,162,163],"backend","system-design","rate-limiting","redis","api-gateway","architecture","traffict-management",{"id":165,"title":166,"slug":167,"excerpt":168,"thumbnail_image":169,"tags":171},"44","Transactional Outbox Pattern: Solusi Konsistensi Database dan Message Broker Tanpa 2PC","transactional-outbox-pattern-konsistensi-database-message-broker","Pernah nggak kalian lihat pesanan udah masuk database, tapi email konfirmasinya nggak pernah kekirim? Itu gejala *dual-write problem*. Yuk, kita bedah Transactional Outbox Pattern biar data dan *event* kalian nggak lagi berselisih paham!",{"id":170},"e3c617fd-1486-4b82-b937-94fbec846c77",[157,172,162,173,174,158,175],"microservices","database","message-broker","postgresql",{"id":177,"title":178,"slug":179,"excerpt":180,"thumbnail_image":181,"tags":183},"43","Dead Letter Queue (DLQ) & Retry Policy: Menyelamatkan Pesan Nyasar di RabbitMQ Tanpa Bikin Worker Macet","dead-letter-queue-retry-policy-rabbitmq-resilient-messaging","Pernah nggak sih, *worker* kalian nolak satu pesan terus-terusan sampai CPU melonjak 100%? Itu namanya *poison message loop*, jebakan klasik di RabbitMQ. Yuk, kita bahas cara pasang *retry policy* dan *dead letter queue* yang bener!",{"id":182},"6c0a7ead-4841-4073-b29e-df7ae0f2aa3c",[184,174,157,162,172,185,186],"rabbitmq","async","python",[188,192,195,198],{"text":189,"depth":190,"id":191},"Tentang Percabangan CASE OF",2,"tentang-percabangan-case-of",{"text":193,"depth":190,"id":194},"Format Penulisan CASE OF","format-penulisan-case-of",{"text":196,"depth":190,"id":197},"Contoh Penggunaan CASE OF","contoh-penggunaan-case-of",{"text":199,"depth":190,"id":200},"Penutup","penutup",1791045069950]