[{"data":1,"prerenderedAt":185},["ShallowReactive",2],{"site-header":3,"site-footer-license":37,"article-penggunaan-dan-penulisan-procedure-pada-pascal-with-latest":41},{"navigations":4},[5,20],{"collection":6,"item":7},"series",{"__typename":6,"title":8,"slug":9,"children_series":10},"Artikel","all",[11,14,17],{"title":12,"slug":13},"Algoritma dan Struktur Data","algoritma-struktur-data",{"title":15,"slug":16},"Konsep Dasar Pemrograman","konsep-dasar-pemrograman",{"title":18,"slug":19},"Kecerdasan Artifisial","kecerdasan-artifisial",{"collection":6,"item":21},{"__typename":6,"title":22,"slug":23,"children_series":24},"Tutorial","tutorial",[25,28,31,34],{"title":26,"slug":27},"Belajar Java","belajar-java",{"title":29,"slug":30},"Belajar Pascal","belajar-pascal",{"title":32,"slug":33},"Belajar Python","belajar-python",{"title":35,"slug":36},"Belajar Golang","belajar-golang",{"name":38,"url":39,"show":40},"CC BY-SA","https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/",false,{"article":42,"renderedBody":108,"renderedTakeaway":109,"latestArticles":110,"toc":162},{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"published_at":47,"thumbnail_image":48,"tags":50,"reading_time":54,"takeway":55,"body":56,"authors":57,"series":63},"78","Penggunaan dan Penulisan PROCEDURE pada Pascal","penggunaan-dan-penulisan-procedure-pada-pascal","Bagian utama dari sebuah PROCEDURE adalah nama dan tubuh PROCEDURE. Ada juga bagian opsional yaitu parameter dan deklarasi lokal.","2021-04-15T12:54:14.000Z",{"id":49},"8e0a8b3a-8158-45d7-837e-cb0d74f59d08",[51,52,53],"pascal","prosedur","sub-program",3,null,"Setelah sebelumnya kita membahas tentang pemrograman prosedural pada Pascal, pada kesempatan kali ini kita akan lanjut membahas tentang penggunaan dan penulisan PROCEDURE pada Pascal.\n\n## Deklarasi dan Struktur PROCEDURE pada Pascal\n\nSebuah PROCEDURE dideklarasikan tepat **sebelum** bagian `BEGIN` dari program utama, dan **setelah** deklarasi variable.\n\nSebagai sub program, PROCEDURE memiliki komponen yang kurang lebih sama seperti program utama.\n\nBagian utama dari sebuah PROCEDURE adalah **nama** dan **tubuh** PROCEDURE. Ada juga bagian opsional yaitu **parameter** dan **deklarasi lokal**.\n\n```\nprocedure \u003Cnama-procedure>(\u003Cparameter>: \u003Ctipe-data>);\n// deklarasi lokal\nbegin\n  // tubuh procedure\nend;\n```\n\nBerikut ini adalah contoh PROCEDURE yang berfungsi untuk mencetak karakter bintang sebanyak n-kali.\n\n```pascal\nprocedure cetakBintang(n: integer);\nvar\n  i: integer;\nbegin\n  for i:=1 to n do\n    write('*');\nend;\n```\n\nUntuk penggunaan PROCEDURE tersebut akan kita bahas nanti. Sekarang kita bahas terlebih dahulu tentang bagian-bagiannya.\n\n### 1. Nama PROCEDURE\n\nNama PROCEDURE merupakan nama yang kita gunakan untuk mengidentifikasi dan memanggil PROCEDURE.\n\nNama PROCEDURE terletak setelah keyword `procedure`, dan diikuti oleh tanda kurung buka (jika terdapat deklarasi parameter). Sebisa mungkin nama sebuah PROCEDURE harus menggambarkan tujuan spesifiknya.\n\nSeperti contoh di atas, karena fungsinya adalah untuk mencetak karakter bintang sebanyak n-kali maka nama PROCEDURE-nya adalah `cetakBintang`.\n\n### 2. Parameter\n\nParameter merupakan sebuah **variable** yang dapat diisikan dari program utama. Fungsi dari parameter adalah untuk mengatur keluaran dari PROCEDURE tersebut.\n\nLetak penulisan parameter ini berada di **dalam kurung** setelah nama PROCEDURE.\n\nKarena parameter ini merupakan sebuah variable, maka penulisannya juga sama dengan [penulisan variable](https://invasikode.com/tipe-data-pascal/#Deklarasi_Variable_var).\n\nPada contoh sebelumnya kita mendeklarasikan sebuah parameter dengan nama **n** yang bertipe **integer**.\n\nApabila kita ingin membuat beberapa parameter pada sebuah PROCEDURE maka dapat digunakan tanda koma. Seperti berikut\n\n```pascal\nprocedure contoh(a, b: integer, c: string);\nbegin\n  // tubuh procedure\nend;\n```\n\nApabila kita ingin membuat sebuah PROCEDURE tanpa parameter, maka tanda kurung tidak perlu dituliskan.\n\n```pascal\nprocedure contoh;\nbegin\n  // tubuh procedure\nend;\n```\n\n### 3. Deklarasi Lokal\n\nDeklarasi lokal, sama seperti bagian [deklarasi program utama](https://invasikode.com/tipe-data-pascal/). Pada deklarasi lokal ini kita dapat mendeklarasikan **varibale**, **constant**, dan **type**.\n\nPada contoh sebelumnya kita telah membuat deklarasi variable lokal bernama **i** dengan tipe data integer.\n\nVariable **i** ini hanya memiliki cakupan di dalam PROCEDURE ini saja. Jika kita mencoba menggunakannya pada program utama maka akan terjadi error.\n\n### 4. Tubuh PROCEDURE\n\nyang terakhir dan merupakan bagian terpenting dari PROCEDURE adalah **tubuh**. Pada bagian ini, kita bisa menuliskan logika program seperti yang kita tuliskan pada bagian **[program utama](https://invasikode.com/struktur-pascal/#Bagian_Program_Utama)**.\n\nTubuh PROCEDURE diawali dengan keyword `begin` dan diakhiri dengan keyword `end;` (menggunakan **titik koma** bukan titik).\n\n## Penggunaan PROCEDURE pada Pascal\n\nSetelah mengetahui bagian-bagian dari PROCEDURE, sekarang kita akan mencoba membuat program utuh dengan menggunakan PROCEDURE yang sebelumnya kita buat.\n\nSialahkan ketikkan kode berikut ini pada Free Pascal.\n\n```pascal\nprogram prosedural;\nuses crt;\n\nprocedure cetakBintang(n: integer);\nvar\n  i: integer;\nbegin\n  writeln('mencetak * sebanyak ', n, ' kali');\n  for i:=0 to n do\n    write('*');\nend;\n\nbegin\n  clrscr;\n  cetakBintang(10);\n  readln;\nend. \n```\n\nSekarang coba jalankan, maka kurang lebih akan muncul output seperti ini\n\n```\nmencetak * sebanyak 10 kali\n**********\n```\n\n**Apa yang terjadi?**\n\nPertama ktia fokus dulu ke bagian program utama.\n\n```pascal\n...\nbegin\n  clrscr;\n  cetakBintang(10);\n  readln;\nend. \n```\n\nPada program utama kita melakukan pemanggilan terhadap PROCEDURE `cetakBintang` dengan cara mengetikkan nama PROCEDURE diikuti dengan nilai parameter yang ada di dalam kurung.\n\nSelanjutnya Pascal akan mencari PROCEDURE yang namanya dipanggil. Karena kita memberikan nilai 10 (yang ada di dalam kurung), maka sekarang nilai n pada PROCEDURE cetakBintang bernilai 10.\n\n```pascal\n...\n// cetakBintang(10) -> nilai n sekarang adalah 10\nprocedure cetakBintang(n: integer);\nvar\n  i: integer;\nbegin\n  writeln('mencetak * sebanyak ', n, ' kali');\n  for i:=0 to n do\n    write('*');\nend;\n...\n```\n\nSelanjutnya program akan menjalankan tubuh PROCEDURE sesuai perintah yang telah kita tuliskan. Karena nilai variable n adalah 10, sesuai logika program maka karakter bintang akan dicetak sebanyak 10 kali.\n\nSilahkan coba mengubah nilai parameter pada saat pemanggilan PROCEDURE cetakBintang, nantinya jumlah karakter bintang yang dicetak juga akan berubah.\n\n## Penutup\n\nSekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat :D\n\nPada kesempatan selanjutnya kita akan membahas satu jenis sub program lagi yaitu tentang [penulisan dan penggunaan FUNCTION](https://invasikode.com/function-pascal/) pada Pascal.\n\nSee ya...",[58],{"authors_id":59},{"name":60,"slug":61,"role":62,"profile_picture":55},"Daffa Izzuddin","izzudd","Writer",{"id":64,"title":65,"slug":66,"articles":67,"parent_series":90},"26","Pemrograman Prosedural","pascal-pemrograman-prosedural",[68,78,81],{"id":69,"title":70,"slug":71,"excerpt":72,"thumbnail_image":73,"tags":75},"77","Tentang Pemrograman Prosedural pada Pascal","tentang-pemrograman-prosedural-pada-pascal","Pemrograman peosedural merupakan salah satu paradigma pemrograman dimana beberapa perintah digabungkan menjadi satu dalam sebuah prosedur.",{"id":74},"ed098695-35de-42a9-9a45-5de92ecc1ad6",[51,76,52,77],"pemrograman","konsep",{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"thumbnail_image":79,"tags":80},{"id":49},[51,52,53],{"id":82,"title":83,"slug":84,"excerpt":85,"thumbnail_image":86,"tags":88},"79","Penggunaan dan Penulisan FUNCTION pada Pascal","penggunaan-dan-penulisan-function-pada-pascal","Sub program yang tidak mengembalikan nilai dinamakan PROCEDURE, sedangkan yang mengembalikan nilai dinamakan FUNCTION.",{"id":87},"b81e26a6-f8e9-4fc4-bb89-02d9bad60cb0",[51,89,53],"fungsi",{"id":91,"title":29,"slug":30,"parent_series":92,"children_series":94},"14",{"id":93,"title":22,"slug":23,"parent_series":55},"1",[95,99,103,107],{"id":96,"title":97,"slug":98,"cover_image":55},"23","Berkenalan dengan Bahasa Pascal","pascal-intro",{"id":100,"title":101,"slug":102,"cover_image":55},"24","Struktur Kontrol","pascal-struktur-kontrol",{"id":104,"title":105,"slug":106,"cover_image":55},"25","Tipe Data Bentukan","pascal-tipe-data-bentukan",{"id":64,"title":65,"slug":66,"cover_image":55},"\u003Cp>Setelah sebelumnya kita membahas tentang pemrograman prosedural pada Pascal, pada kesempatan kali ini kita akan lanjut membahas tentang penggunaan dan penulisan PROCEDURE pada Pascal.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"deklarasi-dan-struktur-procedure-pada-pascal\">Deklarasi dan Struktur PROCEDURE pada Pascal\u003C/h2>\n\u003Cp>Sebuah PROCEDURE dideklarasikan tepat \u003Cstrong>sebelum\u003C/strong> bagian \u003Ccode>BEGIN\u003C/code> dari program utama, dan \u003Cstrong>setelah\u003C/strong> deklarasi variable.\u003C/p>\n\u003Cp>Sebagai sub program, PROCEDURE memiliki komponen yang kurang lebih sama seperti program utama.\u003C/p>\n\u003Cp>Bagian utama dari sebuah PROCEDURE adalah \u003Cstrong>nama\u003C/strong> dan \u003Cstrong>tubuh\u003C/strong> PROCEDURE. Ada juga bagian opsional yaitu \u003Cstrong>parameter\u003C/strong> dan \u003Cstrong>deklarasi lokal\u003C/strong>.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"procedure%20%3Cnama-procedure%3E(%3Cparameter%3E%3A%20%3Ctipe-data%3E)%3B%0A%2F%2F%20deklarasi%20lokal%0Abegin%0A%20%20%2F%2F%20tubuh%20procedure%0Aend%3B\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>procedure &lt;nama-procedure&gt;(&lt;parameter&gt;: &lt;tipe-data&gt;);\n// deklarasi lokal\nbegin\n  // tubuh procedure\nend;\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Berikut ini adalah contoh PROCEDURE yang berfungsi untuk mencetak karakter bintang sebanyak n-kali.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"procedure%20cetakBintang(n%3A%20integer)%3B%0Avar%0A%20%20i%3A%20integer%3B%0Abegin%0A%20%20for%20i%3A%3D1%20to%20n%20do%0A%20%20%20%20write('*')%3B%0Aend%3B\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>procedure cetakBintang(n: integer);\nvar\n  i: integer;\nbegin\n  for i:=1 to n do\n    write('*');\nend;\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Untuk penggunaan PROCEDURE tersebut akan kita bahas nanti. Sekarang kita bahas terlebih dahulu tentang bagian-bagiannya.\u003C/p>\n\u003Ch3 id=\"1-nama-procedure\">1. Nama PROCEDURE\u003C/h3>\n\u003Cp>Nama PROCEDURE merupakan nama yang kita gunakan untuk mengidentifikasi dan memanggil PROCEDURE.\u003C/p>\n\u003Cp>Nama PROCEDURE terletak setelah keyword \u003Ccode>procedure\u003C/code>, dan diikuti oleh tanda kurung buka (jika terdapat deklarasi parameter). Sebisa mungkin nama sebuah PROCEDURE harus menggambarkan tujuan spesifiknya.\u003C/p>\n\u003Cp>Seperti contoh di atas, karena fungsinya adalah untuk mencetak karakter bintang sebanyak n-kali maka nama PROCEDURE-nya adalah \u003Ccode>cetakBintang\u003C/code>.\u003C/p>\n\u003Ch3 id=\"2-parameter\">2. Parameter\u003C/h3>\n\u003Cp>Parameter merupakan sebuah \u003Cstrong>variable\u003C/strong> yang dapat diisikan dari program utama. Fungsi dari parameter adalah untuk mengatur keluaran dari PROCEDURE tersebut.\u003C/p>\n\u003Cp>Letak penulisan parameter ini berada di \u003Cstrong>dalam kurung\u003C/strong> setelah nama PROCEDURE.\u003C/p>\n\u003Cp>Karena parameter ini merupakan sebuah variable, maka penulisannya juga sama dengan \u003Ca href=\"https://invasikode.com/tipe-data-pascal/#Deklarasi_Variable_var\">penulisan variable\u003C/a>.\u003C/p>\n\u003Cp>Pada contoh sebelumnya kita mendeklarasikan sebuah parameter dengan nama \u003Cstrong>n\u003C/strong> yang bertipe \u003Cstrong>integer\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>Apabila kita ingin membuat beberapa parameter pada sebuah PROCEDURE maka dapat digunakan tanda koma. Seperti berikut\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"procedure%20contoh(a%2C%20b%3A%20integer%2C%20c%3A%20string)%3B%0Abegin%0A%20%20%2F%2F%20tubuh%20procedure%0Aend%3B\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>procedure contoh(a, b: integer, c: string);\nbegin\n  // tubuh procedure\nend;\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Apabila kita ingin membuat sebuah PROCEDURE tanpa parameter, maka tanda kurung tidak perlu dituliskan.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"procedure%20contoh%3B%0Abegin%0A%20%20%2F%2F%20tubuh%20procedure%0Aend%3B\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>procedure contoh;\nbegin\n  // tubuh procedure\nend;\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Ch3 id=\"3-deklarasi-lokal\">3. Deklarasi Lokal\u003C/h3>\n\u003Cp>Deklarasi lokal, sama seperti bagian \u003Ca href=\"https://invasikode.com/tipe-data-pascal/\">deklarasi program utama\u003C/a>. Pada deklarasi lokal ini kita dapat mendeklarasikan \u003Cstrong>varibale\u003C/strong>, \u003Cstrong>constant\u003C/strong>, dan \u003Cstrong>type\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>Pada contoh sebelumnya kita telah membuat deklarasi variable lokal bernama \u003Cstrong>i\u003C/strong> dengan tipe data integer.\u003C/p>\n\u003Cp>Variable \u003Cstrong>i\u003C/strong> ini hanya memiliki cakupan di dalam PROCEDURE ini saja. Jika kita mencoba menggunakannya pada program utama maka akan terjadi error.\u003C/p>\n\u003Ch3 id=\"4-tubuh-procedure\">4. Tubuh PROCEDURE\u003C/h3>\n\u003Cp>yang terakhir dan merupakan bagian terpenting dari PROCEDURE adalah \u003Cstrong>tubuh\u003C/strong>. Pada bagian ini, kita bisa menuliskan logika program seperti yang kita tuliskan pada bagian \u003Cstrong>\u003Ca href=\"https://invasikode.com/struktur-pascal/#Bagian_Program_Utama\">program utama\u003C/a>\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>Tubuh PROCEDURE diawali dengan keyword \u003Ccode>begin\u003C/code> dan diakhiri dengan keyword \u003Ccode>end;\u003C/code> (menggunakan \u003Cstrong>titik koma\u003C/strong> bukan titik).\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"penggunaan-procedure-pada-pascal\">Penggunaan PROCEDURE pada Pascal\u003C/h2>\n\u003Cp>Setelah mengetahui bagian-bagian dari PROCEDURE, sekarang kita akan mencoba membuat program utuh dengan menggunakan PROCEDURE yang sebelumnya kita buat.\u003C/p>\n\u003Cp>Sialahkan ketikkan kode berikut ini pada Free Pascal.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20prosedural%3B%0Auses%20crt%3B%0A%0Aprocedure%20cetakBintang(n%3A%20integer)%3B%0Avar%0A%20%20i%3A%20integer%3B%0Abegin%0A%20%20writeln('mencetak%20*%20sebanyak%20'%2C%20n%2C%20'%20kali')%3B%0A%20%20for%20i%3A%3D0%20to%20n%20do%0A%20%20%20%20write('*')%3B%0Aend%3B%0A%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%20%20cetakBintang(10)%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.%20\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program prosedural;\nuses crt;\n\nprocedure cetakBintang(n: integer);\nvar\n  i: integer;\nbegin\n  writeln('mencetak * sebanyak ', n, ' kali');\n  for i:=0 to n do\n    write('*');\nend;\n\nbegin\n  clrscr;\n  cetakBintang(10);\n  readln;\nend. \u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Sekarang coba jalankan, maka kurang lebih akan muncul output seperti ini\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"mencetak%20*%20sebanyak%2010%20kali%0A**********\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>mencetak * sebanyak 10 kali\n**********\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>\u003Cstrong>Apa yang terjadi?\u003C/strong>\u003C/p>\n\u003Cp>Pertama ktia fokus dulu ke bagian program utama.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"...%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%20%20cetakBintang(10)%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.%20\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>...\nbegin\n  clrscr;\n  cetakBintang(10);\n  readln;\nend. \u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Pada program utama kita melakukan pemanggilan terhadap PROCEDURE \u003Ccode>cetakBintang\u003C/code> dengan cara mengetikkan nama PROCEDURE diikuti dengan nilai parameter yang ada di dalam kurung.\u003C/p>\n\u003Cp>Selanjutnya Pascal akan mencari PROCEDURE yang namanya dipanggil. Karena kita memberikan nilai 10 (yang ada di dalam kurung), maka sekarang nilai n pada PROCEDURE cetakBintang bernilai 10.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"...%0A%2F%2F%20cetakBintang(10)%20-%3E%20nilai%20n%20sekarang%20adalah%2010%0Aprocedure%20cetakBintang(n%3A%20integer)%3B%0Avar%0A%20%20i%3A%20integer%3B%0Abegin%0A%20%20writeln('mencetak%20*%20sebanyak%20'%2C%20n%2C%20'%20kali')%3B%0A%20%20for%20i%3A%3D0%20to%20n%20do%0A%20%20%20%20write('*')%3B%0Aend%3B%0A...\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>...\n// cetakBintang(10) -&gt; nilai n sekarang adalah 10\nprocedure cetakBintang(n: integer);\nvar\n  i: integer;\nbegin\n  writeln('mencetak * sebanyak ', n, ' kali');\n  for i:=0 to n do\n    write('*');\nend;\n...\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Selanjutnya program akan menjalankan tubuh PROCEDURE sesuai perintah yang telah kita tuliskan. Karena nilai variable n adalah 10, sesuai logika program maka karakter bintang akan dicetak sebanyak 10 kali.\u003C/p>\n\u003Cp>Silahkan coba mengubah nilai parameter pada saat pemanggilan PROCEDURE cetakBintang, nantinya jumlah karakter bintang yang dicetak juga akan berubah.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"penutup\">Penutup\u003C/h2>\n\u003Cp>Sekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat :D\u003C/p>\n\u003Cp>Pada kesempatan selanjutnya kita akan membahas satu jenis sub program lagi yaitu tentang \u003Ca href=\"https://invasikode.com/function-pascal/\">penulisan dan penggunaan FUNCTION\u003C/a> pada Pascal.\u003C/p>\n\u003Cp>See ya...\u003C/p>\n","",[111,124,139,151],{"id":112,"title":113,"slug":114,"excerpt":115,"thumbnail_image":116,"tags":118},"46","Mengapa C Mulai Ditinggalkan: Duel Filosofi Keamanan Rust vs Kesederhanaan Zig","mengapa-c-mulai-ditinggalkan-duel-filosofi-rust-vs-zig","Pernah denger kalau sekitar 70% celah keamanan kritis software modern itu asalnya dari bahasa C? Iya, bahasa yang udah jadi fondasi internet ini 😅. Yuk, kita bedah duel filosofi Rust vs Zig dan cari tahu mana yang pas buat proyek kalian!",{"id":117},"1942a5c9-c1f6-476d-9913-768f78d9d8eb",[119,120,121,122,123],"system-programming","rust","zig","c","memory-safety",{"id":125,"title":126,"slug":127,"excerpt":128,"thumbnail_image":129,"tags":131},"45","Rate Limiting Algorithms: Token Bucket vs Leaky Bucket vs Sliding Window","rate-limiting-algorithms-token-bucket-leaky-bucket-sliding-window","Udah tahu kenapa *rate limiting* itu wajib, tapi masih bingung beda Token Bucket, Leaky Bucket, Fixed Window, dan Sliding Window? Yuk, kita adu empat algoritma ini bareng-bareng dan cari tahu mana yang paling pas buat API kalian!",{"id":130},"0e0ed26d-20c6-443c-bde1-4a6200f6f801",[132,133,134,135,136,137,138],"backend","system-design","rate-limiting","redis","api-gateway","architecture","traffict-management",{"id":140,"title":141,"slug":142,"excerpt":143,"thumbnail_image":144,"tags":146},"44","Transactional Outbox Pattern: Solusi Konsistensi Database dan Message Broker Tanpa 2PC","transactional-outbox-pattern-konsistensi-database-message-broker","Pernah nggak kalian lihat pesanan udah masuk database, tapi email konfirmasinya nggak pernah kekirim? Itu gejala *dual-write problem*. Yuk, kita bedah Transactional Outbox Pattern biar data dan *event* kalian nggak lagi berselisih paham!",{"id":145},"e3c617fd-1486-4b82-b937-94fbec846c77",[132,147,137,148,149,133,150],"microservices","database","message-broker","postgresql",{"id":152,"title":153,"slug":154,"excerpt":155,"thumbnail_image":156,"tags":158},"43","Dead Letter Queue (DLQ) & Retry Policy: Menyelamatkan Pesan Nyasar di RabbitMQ Tanpa Bikin Worker Macet","dead-letter-queue-retry-policy-rabbitmq-resilient-messaging","Pernah nggak sih, *worker* kalian nolak satu pesan terus-terusan sampai CPU melonjak 100%? Itu namanya *poison message loop*, jebakan klasik di RabbitMQ. Yuk, kita bahas cara pasang *retry policy* dan *dead letter queue* yang bener!",{"id":157},"6c0a7ead-4841-4073-b29e-df7ae0f2aa3c",[159,149,132,137,147,160,161],"rabbitmq","async","python",[163,167,170,173,176,179,182],{"text":164,"depth":165,"id":166},"Deklarasi dan Struktur PROCEDURE pada Pascal",2,"deklarasi-dan-struktur-procedure-pada-pascal",{"text":168,"depth":54,"id":169},"1. Nama PROCEDURE","1-nama-procedure",{"text":171,"depth":54,"id":172},"2. Parameter","2-parameter",{"text":174,"depth":54,"id":175},"3. Deklarasi Lokal","3-deklarasi-lokal",{"text":177,"depth":54,"id":178},"4. Tubuh PROCEDURE","4-tubuh-procedure",{"text":180,"depth":165,"id":181},"Penggunaan PROCEDURE pada Pascal","penggunaan-procedure-pada-pascal",{"text":183,"depth":165,"id":184},"Penutup","penutup",1791045067726]