[{"data":1,"prerenderedAt":173},["ShallowReactive",2],{"site-header":3,"site-footer-license":37,"article-penggunaan-dan-penulisan-function-pada-pascal-with-latest":41},{"navigations":4},[5,20],{"collection":6,"item":7},"series",{"__typename":6,"title":8,"slug":9,"children_series":10},"Artikel","all",[11,14,17],{"title":12,"slug":13},"Algoritma dan Struktur Data","algoritma-struktur-data",{"title":15,"slug":16},"Konsep Dasar Pemrograman","konsep-dasar-pemrograman",{"title":18,"slug":19},"Kecerdasan Artifisial","kecerdasan-artifisial",{"collection":6,"item":21},{"__typename":6,"title":22,"slug":23,"children_series":24},"Tutorial","tutorial",[25,28,31,34],{"title":26,"slug":27},"Belajar Java","belajar-java",{"title":29,"slug":30},"Belajar Pascal","belajar-pascal",{"title":32,"slug":33},"Belajar Python","belajar-python",{"title":35,"slug":36},"Belajar Golang","belajar-golang",{"name":38,"url":39,"show":40},"CC BY-SA","https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/",false,{"article":42,"renderedBody":108,"renderedTakeaway":109,"latestArticles":110,"toc":162},{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"published_at":47,"thumbnail_image":48,"tags":50,"reading_time":54,"takeway":55,"body":56,"authors":57,"series":63},"79","Penggunaan dan Penulisan FUNCTION pada Pascal","penggunaan-dan-penulisan-function-pada-pascal","Sub program yang tidak mengembalikan nilai dinamakan PROCEDURE, sedangkan yang mengembalikan nilai dinamakan FUNCTION.","2021-04-21T13:01:16.000Z",{"id":49},"b81e26a6-f8e9-4fc4-bb89-02d9bad60cb0",[51,52,53],"pascal","fungsi","sub-program",3,null,"Setelah sebelumnya kita membahas tentang PROCEDURE pada Pascal, pada kesempatan kali ini kita akan membahas penggunaan dan penulisan FUNCTION pada bahasa Pascal.\n\n## Deklarasi dan Struktur FUNCTION pada Pascal\n\nTempat mendeklarasikan FUNCTION sama seperti deklarasi [PROCEDURE](https://invasikode.com/procedure-pascal/), yaitu tepat sebelum bagian `begin` dari program utama. Keduanya memiliki struktur yang kurang lebih sama. Hanya satu hal yang membedakan, yaitu **tipe data nilai kembailan** pada FUNCTION.\n\nFormat penulisan FUNCTION pada Pascal.\n\n```\nprocedure \u003Cnama-function>(\u003Cparameter>: \u003Ctipe-data>): \u003Ctipe-data-kembalian>;\n// deklarasi lokal\nbegin\n  // tubuh function\nend;\n```\n\nPerbedaan mendasar dari PROCEDURE dan FUNCTION ada pada **data kembaliannya**. Sub program yang tidak mengembalikan nilai dinamakan PROCEDURE, sedangkan yang mengembalikan nilai dinamakan FUNCTION. Seperti yang pernah kita bahas [sebelumnya](https://invasikode.com/pascal-prosedural/).\n\n**Apa itu data kembalian? dan kenapa harus ada?**\n\nMari kita jawab dengan membuat program sederhana.\n\n## Penggunaan FUNCTION pada Pascal\n\nKali ini kita akan coba membuat program sederhana untuk mencari hasil dari suatu bilangan bulat **b** dipangkatkan dengan bilangan bulat **n**.\n\n\\\\[ hasil = b^n \\]\n\nJika kita tidak menggunakan sub program (FUNCTION) maka penyelesaiannya kurang lebih seperti ini.\n\n```pascal\nprogram cariPangkat;\nuses crt;\nvar\n  b, n: integer;\n  hasil: integer;\n\nbegin\n  clrscr;\n\n  n := 5; // nilai n=5\n  b := 2; // nilai b=2\n  hasil := 1;\n\n  // melakukan perulangan while\n  // untuk mengalikan bilangan b sebanyak n kali\n  while n > 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    hasil := hasil * b;\n  end;\n\n  // output hasil\n  writeln('hasil: ', hasil);\n  readln;\nend.\n```\n\nPada program tersebut kita menghitung nilai dari 25 yang hasilnya adalah 32.\n\nMetode yang kita gunakan untuk mencari hasil pangkat adalah dengan mengalikan bilangan **b** sebanyak **n** kali dengan menggunakan perulangan.\n\nKode tersbut memang tidak salah, tetapi apa jadinya jika kita ingin mencetak beberapa bilangan pangkat?\n\nDengan kekuatan copas, ketika kita ingin mencari hasil dari 25 dan 52 kodenya akan berubah menjadi seperti ini.\n\n```pascal\nprogram cariPangkat;\nuses crt;\nvar\n  b, n: integer;\n  hasil: integer;\n\nbegin\n  clrscr;\n\n  n := 5; // nilai n=5\n  b := 2; // nilai b=2\n  hasil := 1;\n\n  // melakukan perulangan while\n  // untuk mengalikan hasil dengan b sebanyak n kali\n  while n > 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    hasil := hasil *b;\n  end;\n\n  // output hasil\n  writeln('hasil: ', hasil);\n\n  n := 2; // nilai n=2\n  b := 5; // nilai b=5\n  hasil := 1;\n\n  // melakukan perulangan while\n  // untuk mengalikan hasil dengan b sebanyak n kali\n  while n > 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    hasil := hasil *b;\n  end;\n\n  // output hasil\n  writeln('hasil: ', hasil);\n  readln;\nend.\n```\n\nKode tersebut jadi terlihat sangat panjang, rumit, dan tidak enak dilihat.\n\nDi sinilah FUNCTION dapat digunakan, mari kita format ulang kode tersebut dengan menggunakan sub program berupa FUNCTION.\n\n```pascal\nprogram cariPangkat;\nuses crt;\nvar\n  hasil: integer;\n\nfunction hitungPangkat(b, n: integer): integer;\nvar\n  h: integer;\nbegin\n  h := 1;\n  while n > 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    h := h*b;\n  end;\n  hitungPangkat := h;\nend;\n\nbegin\n  clrscr;\n\n  // menghitung 2^5\n  hasil := hitungPangkat(2, 5);\n  writeln('hasil: ', hasil);\n\n  // menghitung 5^2\n  hasil := hitungPangkat(5, 2);\n  writeln('hasil: ', hasil);\n\n  readln;\nend.\n```\n\nSekarang coba jalankan program tersebut. Nantinya akan keluar output yang sama seperti sebelumnya.\n\nPada program tersebut, FUNCTION `hitungPangkat` memiliki logika yang sama seperti kode kita sebelumnya. Yaitu menggunakan perulangan untuk mengalikan bilangan **b** sebanyak **n** kali.\n\nHasil dari perkalian berulang kita masukkan kedalam variable lokal **h**. Setelah perulangan selesai, selanjutnya nilai dari variable **h** dimasukkan kedalam nama FUNCTION yaitu **hitungPangkat**. Nama FUNCTION tersebut seakan-akan berfungsi sebagai variable dengan tipe integer (tipe kembalian).\n\nSelanjutnya, pada program utama kita melakukan pemanggilan FUNCTION sekaligus *assignment* ke dalam variable **hasil**. Dan jadilah output seperti yang diinginkan.\n\nSupaya lebih simepl lagi, kita dapat menghapus variable **hasil** dan langsung memanggil FUNCTION `hitungPangkat` sebagai parameter dalam perintah PRINTLN.\n\n```pascal\nprogram cariPangkat;\nuses crt;\n\nfunction hitungPangkat(b, n: integer): integer;\nvar\n  h: integer;\nbegin\n  h := 1;\n  while n > 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    h := h*b;\n  end;\n  hitungPangkat := h;\nend;\n\nbegin\n  clrscr;\n  writeln('hasil: ', hitungPangkat(2, 5));\n  writeln('hasil: ', hitungPangkat(5, 2));\n  writeln('hasil: ', hitungPangkat(5, 5));\n  writeln('hasil: ', hitungPangkat(2, 2));\n  readln;\nend.\n```\n\n## Penutup\n\nCukup sekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat :D\n\nPada kesempatan selanjutnya kita akan membahas tentang FUNCTION dan PROCEDURE yang memanggil dirinya sendiri. Atau yang biasa disebut konsep fungsi **rekursi** pada Pascal.",[58],{"authors_id":59},{"name":60,"slug":61,"role":62,"profile_picture":55},"Daffa Izzuddin","izzudd","Writer",{"id":64,"title":65,"slug":66,"articles":67,"parent_series":90},"26","Pemrograman Prosedural","pascal-pemrograman-prosedural",[68,79,87],{"id":69,"title":70,"slug":71,"excerpt":72,"thumbnail_image":73,"tags":75},"77","Tentang Pemrograman Prosedural pada Pascal","tentang-pemrograman-prosedural-pada-pascal","Pemrograman peosedural merupakan salah satu paradigma pemrograman dimana beberapa perintah digabungkan menjadi satu dalam sebuah prosedur.",{"id":74},"ed098695-35de-42a9-9a45-5de92ecc1ad6",[51,76,77,78],"pemrograman","prosedur","konsep",{"id":80,"title":81,"slug":82,"excerpt":83,"thumbnail_image":84,"tags":86},"78","Penggunaan dan Penulisan PROCEDURE pada Pascal","penggunaan-dan-penulisan-procedure-pada-pascal","Bagian utama dari sebuah PROCEDURE adalah nama dan tubuh PROCEDURE. Ada juga bagian opsional yaitu parameter dan deklarasi lokal.",{"id":85},"8e0a8b3a-8158-45d7-837e-cb0d74f59d08",[51,77,53],{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"thumbnail_image":88,"tags":89},{"id":49},[51,52,53],{"id":91,"title":29,"slug":30,"parent_series":92,"children_series":94},"14",{"id":93,"title":22,"slug":23,"parent_series":55},"1",[95,99,103,107],{"id":96,"title":97,"slug":98,"cover_image":55},"23","Berkenalan dengan Bahasa Pascal","pascal-intro",{"id":100,"title":101,"slug":102,"cover_image":55},"24","Struktur Kontrol","pascal-struktur-kontrol",{"id":104,"title":105,"slug":106,"cover_image":55},"25","Tipe Data Bentukan","pascal-tipe-data-bentukan",{"id":64,"title":65,"slug":66,"cover_image":55},"\u003Cp>Setelah sebelumnya kita membahas tentang PROCEDURE pada Pascal, pada kesempatan kali ini kita akan membahas penggunaan dan penulisan FUNCTION pada bahasa Pascal.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"deklarasi-dan-struktur-function-pada-pascal\">Deklarasi dan Struktur FUNCTION pada Pascal\u003C/h2>\n\u003Cp>Tempat mendeklarasikan FUNCTION sama seperti deklarasi \u003Ca href=\"https://invasikode.com/procedure-pascal/\">PROCEDURE\u003C/a>, yaitu tepat sebelum bagian \u003Ccode>begin\u003C/code> dari program utama. Keduanya memiliki struktur yang kurang lebih sama. Hanya satu hal yang membedakan, yaitu \u003Cstrong>tipe data nilai kembailan\u003C/strong> pada FUNCTION.\u003C/p>\n\u003Cp>Format penulisan FUNCTION pada Pascal.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"procedure%20%3Cnama-function%3E(%3Cparameter%3E%3A%20%3Ctipe-data%3E)%3A%20%3Ctipe-data-kembalian%3E%3B%0A%2F%2F%20deklarasi%20lokal%0Abegin%0A%20%20%2F%2F%20tubuh%20function%0Aend%3B\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>procedure &lt;nama-function&gt;(&lt;parameter&gt;: &lt;tipe-data&gt;): &lt;tipe-data-kembalian&gt;;\n// deklarasi lokal\nbegin\n  // tubuh function\nend;\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Perbedaan mendasar dari PROCEDURE dan FUNCTION ada pada \u003Cstrong>data kembaliannya\u003C/strong>. Sub program yang tidak mengembalikan nilai dinamakan PROCEDURE, sedangkan yang mengembalikan nilai dinamakan FUNCTION. Seperti yang pernah kita bahas \u003Ca href=\"https://invasikode.com/pascal-prosedural/\">sebelumnya\u003C/a>.\u003C/p>\n\u003Cp>\u003Cstrong>Apa itu data kembalian? dan kenapa harus ada?\u003C/strong>\u003C/p>\n\u003Cp>Mari kita jawab dengan membuat program sederhana.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"penggunaan-function-pada-pascal\">Penggunaan FUNCTION pada Pascal\u003C/h2>\n\u003Cp>Kali ini kita akan coba membuat program sederhana untuk mencari hasil dari suatu bilangan bulat \u003Cstrong>b\u003C/strong> dipangkatkan dengan bilangan bulat \u003Cstrong>n\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>\\[ hasil = b^n ]\u003C/p>\n\u003Cp>Jika kita tidak menggunakan sub program (FUNCTION) maka penyelesaiannya kurang lebih seperti ini.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20cariPangkat%3B%0Auses%20crt%3B%0Avar%0A%20%20b%2C%20n%3A%20integer%3B%0A%20%20hasil%3A%20integer%3B%0A%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%0A%20%20n%20%3A%3D%205%3B%20%2F%2F%20nilai%20n%3D5%0A%20%20b%20%3A%3D%202%3B%20%2F%2F%20nilai%20b%3D2%0A%20%20hasil%20%3A%3D%201%3B%0A%0A%20%20%2F%2F%20melakukan%20perulangan%20while%0A%20%20%2F%2F%20untuk%20mengalikan%20bilangan%20b%20sebanyak%20n%20kali%0A%20%20while%20n%20%3E%200%20do%0A%20%20begin%0A%20%20%20%20n%20%3A%3D%20n-1%3B%0A%20%20%20%20hasil%20%3A%3D%20hasil%20*%20b%3B%0A%20%20end%3B%0A%0A%20%20%2F%2F%20output%20hasil%0A%20%20writeln('hasil%3A%20'%2C%20hasil)%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program cariPangkat;\nuses crt;\nvar\n  b, n: integer;\n  hasil: integer;\n\nbegin\n  clrscr;\n\n  n := 5; // nilai n=5\n  b := 2; // nilai b=2\n  hasil := 1;\n\n  // melakukan perulangan while\n  // untuk mengalikan bilangan b sebanyak n kali\n  while n &gt; 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    hasil := hasil * b;\n  end;\n\n  // output hasil\n  writeln('hasil: ', hasil);\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Pada program tersebut kita menghitung nilai dari 25 yang hasilnya adalah 32.\u003C/p>\n\u003Cp>Metode yang kita gunakan untuk mencari hasil pangkat adalah dengan mengalikan bilangan \u003Cstrong>b\u003C/strong> sebanyak \u003Cstrong>n\u003C/strong> kali dengan menggunakan perulangan.\u003C/p>\n\u003Cp>Kode tersbut memang tidak salah, tetapi apa jadinya jika kita ingin mencetak beberapa bilangan pangkat?\u003C/p>\n\u003Cp>Dengan kekuatan copas, ketika kita ingin mencari hasil dari 25 dan 52 kodenya akan berubah menjadi seperti ini.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20cariPangkat%3B%0Auses%20crt%3B%0Avar%0A%20%20b%2C%20n%3A%20integer%3B%0A%20%20hasil%3A%20integer%3B%0A%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%0A%20%20n%20%3A%3D%205%3B%20%2F%2F%20nilai%20n%3D5%0A%20%20b%20%3A%3D%202%3B%20%2F%2F%20nilai%20b%3D2%0A%20%20hasil%20%3A%3D%201%3B%0A%0A%20%20%2F%2F%20melakukan%20perulangan%20while%0A%20%20%2F%2F%20untuk%20mengalikan%20hasil%20dengan%20b%20sebanyak%20n%20kali%0A%20%20while%20n%20%3E%200%20do%0A%20%20begin%0A%20%20%20%20n%20%3A%3D%20n-1%3B%0A%20%20%20%20hasil%20%3A%3D%20hasil%20*b%3B%0A%20%20end%3B%0A%0A%20%20%2F%2F%20output%20hasil%0A%20%20writeln('hasil%3A%20'%2C%20hasil)%3B%0A%0A%20%20n%20%3A%3D%202%3B%20%2F%2F%20nilai%20n%3D2%0A%20%20b%20%3A%3D%205%3B%20%2F%2F%20nilai%20b%3D5%0A%20%20hasil%20%3A%3D%201%3B%0A%0A%20%20%2F%2F%20melakukan%20perulangan%20while%0A%20%20%2F%2F%20untuk%20mengalikan%20hasil%20dengan%20b%20sebanyak%20n%20kali%0A%20%20while%20n%20%3E%200%20do%0A%20%20begin%0A%20%20%20%20n%20%3A%3D%20n-1%3B%0A%20%20%20%20hasil%20%3A%3D%20hasil%20*b%3B%0A%20%20end%3B%0A%0A%20%20%2F%2F%20output%20hasil%0A%20%20writeln('hasil%3A%20'%2C%20hasil)%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program cariPangkat;\nuses crt;\nvar\n  b, n: integer;\n  hasil: integer;\n\nbegin\n  clrscr;\n\n  n := 5; // nilai n=5\n  b := 2; // nilai b=2\n  hasil := 1;\n\n  // melakukan perulangan while\n  // untuk mengalikan hasil dengan b sebanyak n kali\n  while n &gt; 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    hasil := hasil *b;\n  end;\n\n  // output hasil\n  writeln('hasil: ', hasil);\n\n  n := 2; // nilai n=2\n  b := 5; // nilai b=5\n  hasil := 1;\n\n  // melakukan perulangan while\n  // untuk mengalikan hasil dengan b sebanyak n kali\n  while n &gt; 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    hasil := hasil *b;\n  end;\n\n  // output hasil\n  writeln('hasil: ', hasil);\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Kode tersebut jadi terlihat sangat panjang, rumit, dan tidak enak dilihat.\u003C/p>\n\u003Cp>Di sinilah FUNCTION dapat digunakan, mari kita format ulang kode tersebut dengan menggunakan sub program berupa FUNCTION.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20cariPangkat%3B%0Auses%20crt%3B%0Avar%0A%20%20hasil%3A%20integer%3B%0A%0Afunction%20hitungPangkat(b%2C%20n%3A%20integer)%3A%20integer%3B%0Avar%0A%20%20h%3A%20integer%3B%0Abegin%0A%20%20h%20%3A%3D%201%3B%0A%20%20while%20n%20%3E%200%20do%0A%20%20begin%0A%20%20%20%20n%20%3A%3D%20n-1%3B%0A%20%20%20%20h%20%3A%3D%20h*b%3B%0A%20%20end%3B%0A%20%20hitungPangkat%20%3A%3D%20h%3B%0Aend%3B%0A%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%0A%20%20%2F%2F%20menghitung%202%5E5%0A%20%20hasil%20%3A%3D%20hitungPangkat(2%2C%205)%3B%0A%20%20writeln('hasil%3A%20'%2C%20hasil)%3B%0A%0A%20%20%2F%2F%20menghitung%205%5E2%0A%20%20hasil%20%3A%3D%20hitungPangkat(5%2C%202)%3B%0A%20%20writeln('hasil%3A%20'%2C%20hasil)%3B%0A%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program cariPangkat;\nuses crt;\nvar\n  hasil: integer;\n\nfunction hitungPangkat(b, n: integer): integer;\nvar\n  h: integer;\nbegin\n  h := 1;\n  while n &gt; 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    h := h*b;\n  end;\n  hitungPangkat := h;\nend;\n\nbegin\n  clrscr;\n\n  // menghitung 2^5\n  hasil := hitungPangkat(2, 5);\n  writeln('hasil: ', hasil);\n\n  // menghitung 5^2\n  hasil := hitungPangkat(5, 2);\n  writeln('hasil: ', hasil);\n\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Sekarang coba jalankan program tersebut. Nantinya akan keluar output yang sama seperti sebelumnya.\u003C/p>\n\u003Cp>Pada program tersebut, FUNCTION \u003Ccode>hitungPangkat\u003C/code> memiliki logika yang sama seperti kode kita sebelumnya. Yaitu menggunakan perulangan untuk mengalikan bilangan \u003Cstrong>b\u003C/strong> sebanyak \u003Cstrong>n\u003C/strong> kali.\u003C/p>\n\u003Cp>Hasil dari perkalian berulang kita masukkan kedalam variable lokal \u003Cstrong>h\u003C/strong>. Setelah perulangan selesai, selanjutnya nilai dari variable \u003Cstrong>h\u003C/strong> dimasukkan kedalam nama FUNCTION yaitu \u003Cstrong>hitungPangkat\u003C/strong>. Nama FUNCTION tersebut seakan-akan berfungsi sebagai variable dengan tipe integer (tipe kembalian).\u003C/p>\n\u003Cp>Selanjutnya, pada program utama kita melakukan pemanggilan FUNCTION sekaligus \u003Cem>assignment\u003C/em> ke dalam variable \u003Cstrong>hasil\u003C/strong>. Dan jadilah output seperti yang diinginkan.\u003C/p>\n\u003Cp>Supaya lebih simepl lagi, kita dapat menghapus variable \u003Cstrong>hasil\u003C/strong> dan langsung memanggil FUNCTION \u003Ccode>hitungPangkat\u003C/code> sebagai parameter dalam perintah PRINTLN.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20cariPangkat%3B%0Auses%20crt%3B%0A%0Afunction%20hitungPangkat(b%2C%20n%3A%20integer)%3A%20integer%3B%0Avar%0A%20%20h%3A%20integer%3B%0Abegin%0A%20%20h%20%3A%3D%201%3B%0A%20%20while%20n%20%3E%200%20do%0A%20%20begin%0A%20%20%20%20n%20%3A%3D%20n-1%3B%0A%20%20%20%20h%20%3A%3D%20h*b%3B%0A%20%20end%3B%0A%20%20hitungPangkat%20%3A%3D%20h%3B%0Aend%3B%0A%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%20%20writeln('hasil%3A%20'%2C%20hitungPangkat(2%2C%205))%3B%0A%20%20writeln('hasil%3A%20'%2C%20hitungPangkat(5%2C%202))%3B%0A%20%20writeln('hasil%3A%20'%2C%20hitungPangkat(5%2C%205))%3B%0A%20%20writeln('hasil%3A%20'%2C%20hitungPangkat(2%2C%202))%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program cariPangkat;\nuses crt;\n\nfunction hitungPangkat(b, n: integer): integer;\nvar\n  h: integer;\nbegin\n  h := 1;\n  while n &gt; 0 do\n  begin\n    n := n-1;\n    h := h*b;\n  end;\n  hitungPangkat := h;\nend;\n\nbegin\n  clrscr;\n  writeln('hasil: ', hitungPangkat(2, 5));\n  writeln('hasil: ', hitungPangkat(5, 2));\n  writeln('hasil: ', hitungPangkat(5, 5));\n  writeln('hasil: ', hitungPangkat(2, 2));\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Ch2 id=\"penutup\">Penutup\u003C/h2>\n\u003Cp>Cukup sekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat :D\u003C/p>\n\u003Cp>Pada kesempatan selanjutnya kita akan membahas tentang FUNCTION dan PROCEDURE yang memanggil dirinya sendiri. Atau yang biasa disebut konsep fungsi \u003Cstrong>rekursi\u003C/strong> pada Pascal.\u003C/p>\n","",[111,124,139,151],{"id":112,"title":113,"slug":114,"excerpt":115,"thumbnail_image":116,"tags":118},"46","Mengapa C Mulai Ditinggalkan: Duel Filosofi Keamanan Rust vs Kesederhanaan Zig","mengapa-c-mulai-ditinggalkan-duel-filosofi-rust-vs-zig","Pernah denger kalau sekitar 70% celah keamanan kritis software modern itu asalnya dari bahasa C? Iya, bahasa yang udah jadi fondasi internet ini 😅. Yuk, kita bedah duel filosofi Rust vs Zig dan cari tahu mana yang pas buat proyek kalian!",{"id":117},"1942a5c9-c1f6-476d-9913-768f78d9d8eb",[119,120,121,122,123],"system-programming","rust","zig","c","memory-safety",{"id":125,"title":126,"slug":127,"excerpt":128,"thumbnail_image":129,"tags":131},"45","Rate Limiting Algorithms: Token Bucket vs Leaky Bucket vs Sliding Window","rate-limiting-algorithms-token-bucket-leaky-bucket-sliding-window","Udah tahu kenapa *rate limiting* itu wajib, tapi masih bingung beda Token Bucket, Leaky Bucket, Fixed Window, dan Sliding Window? Yuk, kita adu empat algoritma ini bareng-bareng dan cari tahu mana yang paling pas buat API kalian!",{"id":130},"0e0ed26d-20c6-443c-bde1-4a6200f6f801",[132,133,134,135,136,137,138],"backend","system-design","rate-limiting","redis","api-gateway","architecture","traffict-management",{"id":140,"title":141,"slug":142,"excerpt":143,"thumbnail_image":144,"tags":146},"44","Transactional Outbox Pattern: Solusi Konsistensi Database dan Message Broker Tanpa 2PC","transactional-outbox-pattern-konsistensi-database-message-broker","Pernah nggak kalian lihat pesanan udah masuk database, tapi email konfirmasinya nggak pernah kekirim? Itu gejala *dual-write problem*. Yuk, kita bedah Transactional Outbox Pattern biar data dan *event* kalian nggak lagi berselisih paham!",{"id":145},"e3c617fd-1486-4b82-b937-94fbec846c77",[132,147,137,148,149,133,150],"microservices","database","message-broker","postgresql",{"id":152,"title":153,"slug":154,"excerpt":155,"thumbnail_image":156,"tags":158},"43","Dead Letter Queue (DLQ) & Retry Policy: Menyelamatkan Pesan Nyasar di RabbitMQ Tanpa Bikin Worker Macet","dead-letter-queue-retry-policy-rabbitmq-resilient-messaging","Pernah nggak sih, *worker* kalian nolak satu pesan terus-terusan sampai CPU melonjak 100%? Itu namanya *poison message loop*, jebakan klasik di RabbitMQ. Yuk, kita bahas cara pasang *retry policy* dan *dead letter queue* yang bener!",{"id":157},"6c0a7ead-4841-4073-b29e-df7ae0f2aa3c",[159,149,132,137,147,160,161],"rabbitmq","async","python",[163,167,170],{"text":164,"depth":165,"id":166},"Deklarasi dan Struktur FUNCTION pada Pascal",2,"deklarasi-dan-struktur-function-pada-pascal",{"text":168,"depth":165,"id":169},"Penggunaan FUNCTION pada Pascal","penggunaan-function-pada-pascal",{"text":171,"depth":165,"id":172},"Penutup","penutup",1791045068540]