[{"data":1,"prerenderedAt":206},["ShallowReactive",2],{"site-header":3,"site-footer-license":37,"article-mengenal-tipe-data-pada-python-3-with-latest":41},{"navigations":4},[5,20],{"collection":6,"item":7},"series",{"__typename":6,"title":8,"slug":9,"children_series":10},"Artikel","all",[11,14,17],{"title":12,"slug":13},"Algoritma dan Struktur Data","algoritma-struktur-data",{"title":15,"slug":16},"Konsep Dasar Pemrograman","konsep-dasar-pemrograman",{"title":18,"slug":19},"Kecerdasan Artifisial","kecerdasan-artifisial",{"collection":6,"item":21},{"__typename":6,"title":22,"slug":23,"children_series":24},"Tutorial","tutorial",[25,28,31,34],{"title":26,"slug":27},"Belajar Java","belajar-java",{"title":29,"slug":30},"Belajar Pascal","belajar-pascal",{"title":32,"slug":33},"Belajar Python","belajar-python",{"title":35,"slug":36},"Belajar Golang","belajar-golang",{"name":38,"url":39,"show":40},"CC BY-SA","https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/",false,{"article":42,"renderedBody":140,"renderedTakeaway":141,"latestArticles":142,"toc":193},{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"published_at":47,"thumbnail_image":48,"tags":50,"reading_time":55,"takeway":56,"body":57,"authors":58,"series":64},"85","Mengenal Tipe Data pada Python 3","mengenal-tipe-data-pada-python-3","Tipe data merupakan atribut yang menandakan perlakuan apa saja yang dapat dilakukan terhadap variabel tersebut.","2021-02-09T04:08:46.000Z",{"id":49},"89348b31-9609-44b9-b5a7-4a7bc3a00624",[51,52,53,54],"python","tipe-data","dasar","konsep",2,null,"Pada kesempatan sebelumnya kita telah membahas tentang [penulisan variable pada Python](https://invasikode.com/penulisan-dan-penggunaan-variable-python/). Nah pada kesempatan kali ini, kita akan coba bahas lebih lanjut tentang tipe data yang akan kita gunakan pada variable Python.\n\nLanjutt...\n\n## Apa itu Tipe Data?\n\nTipe data merupakan sebuah atribut yang diberikan kepada variable untuk menandakan perlakuan apa saja yang dapat dilakukan terhadap variable tersebut.\n\nSebuah variable dengan tipe data tertentu tidak akan mau disandingkan dengan variable bertipe data lain. Contoh sederhananya adalah ketika kita mencoba menjumlahkan **angka** dengan **teks** semisal 1 + \"satu\". Secara langsung kode yang kita susun akan mengalami error.\n\n```\n>>> a = 1 + \"satu\"\nTraceback (most recent call last):\n  File \"\u003Cstdin>\", line 1, in \u003Cmodule>\nTypeError: unsupported operand type(s) for +: 'int' and 'str'\n```\n\nTerlihat ya, bagian yang disorot menunjukkan _error unsuported operand_. Ini disebabkan karena tanda operasi penjumlhan (+) tidak mendukung operasi antara angka dan teks.\n\n## Jenis Tipe data Pada Python\n\nPython mengenal bebrapa tipe data, diantaranya:\n\n*   Tipe Numerik: `int`, `float`, `complex`\n*   Tipe Teks: `str`\n*   Tipe Logika: `bool`\n*   Tipe Daftar: `tuple`, `range`, `list`, `dict`\n\nSementara ini kita cukup tahu saja tentang jenis tipe data pada Python, untuk detil lebih lanjut tentang masing-masing tipe data akan kita bahas pada kesempatan lain.\n\n## Cara Mengetahui Tipe Data Variable\n\nUntuk mengetahui tipe data dari variable yang kita buat, kita bisa menggunakan perintah `type()`. Perintah ini menerima masukan berupa variable atau nilai yang ingin kita tahu tipe datanya.\n\n```\n>>> nama = \"Budi\"\n>>> bulat = 3\n>>> pecahan = 0.9\n>>> type(nama)\n\u003Cclass 'str'>\n>>> type(bulat)\n\u003Cclass 'int'>\n>>> type(pecahan)\n\u003Cclass 'float'>\n```\n\nOutput dari fungsi tersebut adalah tipe data dari variable yang kita masukkan. Bisa dilihat ya, kurang lebih seperti itu. Tipe data berada di dalam tanda petik, setelah keyword class.\n\n## Penutup\n\nCukup sekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat...\n\nPada kesempatan selanjutnya kita akan coba membahas lebih lanjut tentang [data numerik pada Python](https://invasikode.com/tipe-data-numerasi-python/). See ya...",[59],{"authors_id":60},{"name":61,"slug":62,"role":63,"profile_picture":56},"Daffa Izzuddin","izzudd","Writer",{"id":65,"title":66,"slug":67,"articles":68,"parent_series":118},"17","Variabel, Tipe Data, dan Operasi","python-variabel-tipe-data",[69,78,81,91,100,109],{"id":70,"title":71,"slug":72,"excerpt":73,"thumbnail_image":74,"tags":76},"84","Membuat dan Menggunakan Variabel pada Python","membuat-dan-menggunakan-variabel-pada-python","Saking simpelnya, bahasa python tidak memiliki aturan khusus untuk membuat variable. Variabel otomatis terbuat ketika melakukan assignment.",{"id":75},"0baa43ef-35ab-49f0-8bcb-f02689edad1c",[51,77,53],"variabel",{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"thumbnail_image":79,"tags":80},{"id":49},[51,52,53,54],{"id":82,"title":83,"slug":84,"excerpt":85,"thumbnail_image":86,"tags":88},"86","Tipe Data Numerik pada Python 3","tipe-data-numerik-pada-python-3","Pada python ada beberapa tipe data numerik. Seperti int, float, dan complex. Mari kita bahas lebih lanjut.",{"id":87},"08ffa42a-54a8-4180-b6a4-4b92bb4792b5",[51,52,89,90],"integer","float",{"id":92,"title":93,"slug":94,"excerpt":95,"thumbnail_image":96,"tags":98},"87","Tipe Data String pada Python 3","tipe-data-string-pada-python-3","String pada Python merupakan tipe data yang memuat sebuah atau sekumpulan karakter. String ditandai dengan tanda petik.",{"id":97},"7c605edf-c8bd-4b23-b505-7e9882897e2c",[51,52,99],"string",{"id":101,"title":102,"slug":103,"excerpt":104,"thumbnail_image":105,"tags":107},"88","Tipe Data Boolean pada Python 3","tipe-data-boolean-pada-python-3","Boolean adalah tipe data yang hanya dapat memuat 2 nilai yaitu true dan false. Tipe data ini berguna saat kita berurusan dengan struktur kontrol.",{"id":106},"5ac49a12-9fa1-4642-be34-7b0a4c509587",[51,52,108],"boolean",{"id":110,"title":111,"slug":112,"excerpt":113,"thumbnail_image":114,"tags":116},"89","Tipe Data List pada Python 3","tipe-data-list-pada-python-3","Pada Python, list merupakan tipe data yang dapat memuat banyak nilai. Dalam bahasa lain mungkin lebih familiar dengan sebutan array.",{"id":115},"0273fee7-cfd4-4035-81a8-9de49586fee7",[51,52,117],"list",{"id":119,"title":32,"slug":33,"parent_series":120,"children_series":122},"10",{"id":121,"title":22,"slug":23,"parent_series":56},"1",[123,127,128,132,136],{"id":124,"title":125,"slug":126,"cover_image":56},"16","Berkenalan dengan Bahasa Python","python-intro",{"id":65,"title":66,"slug":67,"cover_image":56},{"id":129,"title":130,"slug":131,"cover_image":56},"18","Menggunakan Script Python","python-pemrograman-dengan-script",{"id":133,"title":134,"slug":135,"cover_image":56},"19","Struktur Kontrol","python-struktur-kontrol",{"id":137,"title":138,"slug":139,"cover_image":56},"20","Pemrograman Fungsional dengan Python","python-pemrograman-fungsional","\u003Cp>Pada kesempatan sebelumnya kita telah membahas tentang \u003Ca href=\"https://invasikode.com/penulisan-dan-penggunaan-variable-python/\">penulisan variable pada Python\u003C/a>. Nah pada kesempatan kali ini, kita akan coba bahas lebih lanjut tentang tipe data yang akan kita gunakan pada variable Python.\u003C/p>\n\u003Cp>Lanjutt...\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"apa-itu-tipe-data\">Apa itu Tipe Data?\u003C/h2>\n\u003Cp>Tipe data merupakan sebuah atribut yang diberikan kepada variable untuk menandakan perlakuan apa saja yang dapat dilakukan terhadap variable tersebut.\u003C/p>\n\u003Cp>Sebuah variable dengan tipe data tertentu tidak akan mau disandingkan dengan variable bertipe data lain. Contoh sederhananya adalah ketika kita mencoba menjumlahkan \u003Cstrong>angka\u003C/strong> dengan \u003Cstrong>teks\u003C/strong> semisal 1 + &quot;satu&quot;. Secara langsung kode yang kita susun akan mengalami error.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%20a%20%3D%201%20%2B%20%22satu%22%0ATraceback%20(most%20recent%20call%20last)%3A%0A%20%20File%20%22%3Cstdin%3E%22%2C%20line%201%2C%20in%20%3Cmodule%3E%0ATypeError%3A%20unsupported%20operand%20type(s)%20for%20%2B%3A%20'int'%20and%20'str'\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; a = 1 + \"satu\"\nTraceback (most recent call last):\n  File \"&lt;stdin&gt;\", line 1, in &lt;module&gt;\nTypeError: unsupported operand type(s) for +: 'int' and 'str'\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Terlihat ya, bagian yang disorot menunjukkan \u003Cem>error unsuported operand\u003C/em>. Ini disebabkan karena tanda operasi penjumlhan (+) tidak mendukung operasi antara angka dan teks.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"jenis-tipe-data-pada-python\">Jenis Tipe data Pada Python\u003C/h2>\n\u003Cp>Python mengenal bebrapa tipe data, diantaranya:\u003C/p>\n\u003Cul>\n\u003Cli>Tipe Numerik: \u003Ccode>int\u003C/code>, \u003Ccode>float\u003C/code>, \u003Ccode>complex\u003C/code>\u003C/li>\n\u003Cli>Tipe Teks: \u003Ccode>str\u003C/code>\u003C/li>\n\u003Cli>Tipe Logika: \u003Ccode>bool\u003C/code>\u003C/li>\n\u003Cli>Tipe Daftar: \u003Ccode>tuple\u003C/code>, \u003Ccode>range\u003C/code>, \u003Ccode>list\u003C/code>, \u003Ccode>dict\u003C/code>\u003C/li>\n\u003C/ul>\n\u003Cp>Sementara ini kita cukup tahu saja tentang jenis tipe data pada Python, untuk detil lebih lanjut tentang masing-masing tipe data akan kita bahas pada kesempatan lain.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"cara-mengetahui-tipe-data-variable\">Cara Mengetahui Tipe Data Variable\u003C/h2>\n\u003Cp>Untuk mengetahui tipe data dari variable yang kita buat, kita bisa menggunakan perintah \u003Ccode>type()\u003C/code>. Perintah ini menerima masukan berupa variable atau nilai yang ingin kita tahu tipe datanya.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%20nama%20%3D%20%22Budi%22%0A%3E%3E%3E%20bulat%20%3D%203%0A%3E%3E%3E%20pecahan%20%3D%200.9%0A%3E%3E%3E%20type(nama)%0A%3Cclass%20'str'%3E%0A%3E%3E%3E%20type(bulat)%0A%3Cclass%20'int'%3E%0A%3E%3E%3E%20type(pecahan)%0A%3Cclass%20'float'%3E\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; nama = \"Budi\"\n&gt;&gt;&gt; bulat = 3\n&gt;&gt;&gt; pecahan = 0.9\n&gt;&gt;&gt; type(nama)\n&lt;class 'str'&gt;\n&gt;&gt;&gt; type(bulat)\n&lt;class 'int'&gt;\n&gt;&gt;&gt; type(pecahan)\n&lt;class 'float'&gt;\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Output dari fungsi tersebut adalah tipe data dari variable yang kita masukkan. Bisa dilihat ya, kurang lebih seperti itu. Tipe data berada di dalam tanda petik, setelah keyword class.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"penutup\">Penutup\u003C/h2>\n\u003Cp>Cukup sekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat...\u003C/p>\n\u003Cp>Pada kesempatan selanjutnya kita akan coba membahas lebih lanjut tentang \u003Ca href=\"https://invasikode.com/tipe-data-numerasi-python/\">data numerik pada Python\u003C/a>. See ya...\u003C/p>\n","",[143,156,171,183],{"id":144,"title":145,"slug":146,"excerpt":147,"thumbnail_image":148,"tags":150},"46","Mengapa C Mulai Ditinggalkan: Duel Filosofi Keamanan Rust vs Kesederhanaan Zig","mengapa-c-mulai-ditinggalkan-duel-filosofi-rust-vs-zig","Pernah denger kalau sekitar 70% celah keamanan kritis software modern itu asalnya dari bahasa C? Iya, bahasa yang udah jadi fondasi internet ini 😅. Yuk, kita bedah duel filosofi Rust vs Zig dan cari tahu mana yang pas buat proyek kalian!",{"id":149},"1942a5c9-c1f6-476d-9913-768f78d9d8eb",[151,152,153,154,155],"system-programming","rust","zig","c","memory-safety",{"id":157,"title":158,"slug":159,"excerpt":160,"thumbnail_image":161,"tags":163},"45","Rate Limiting Algorithms: Token Bucket vs Leaky Bucket vs Sliding Window","rate-limiting-algorithms-token-bucket-leaky-bucket-sliding-window","Udah tahu kenapa *rate limiting* itu wajib, tapi masih bingung beda Token Bucket, Leaky Bucket, Fixed Window, dan Sliding Window? Yuk, kita adu empat algoritma ini bareng-bareng dan cari tahu mana yang paling pas buat API kalian!",{"id":162},"0e0ed26d-20c6-443c-bde1-4a6200f6f801",[164,165,166,167,168,169,170],"backend","system-design","rate-limiting","redis","api-gateway","architecture","traffict-management",{"id":172,"title":173,"slug":174,"excerpt":175,"thumbnail_image":176,"tags":178},"44","Transactional Outbox Pattern: Solusi Konsistensi Database dan Message Broker Tanpa 2PC","transactional-outbox-pattern-konsistensi-database-message-broker","Pernah nggak kalian lihat pesanan udah masuk database, tapi email konfirmasinya nggak pernah kekirim? Itu gejala *dual-write problem*. Yuk, kita bedah Transactional Outbox Pattern biar data dan *event* kalian nggak lagi berselisih paham!",{"id":177},"e3c617fd-1486-4b82-b937-94fbec846c77",[164,179,169,180,181,165,182],"microservices","database","message-broker","postgresql",{"id":184,"title":185,"slug":186,"excerpt":187,"thumbnail_image":188,"tags":190},"43","Dead Letter Queue (DLQ) & Retry Policy: Menyelamatkan Pesan Nyasar di RabbitMQ Tanpa Bikin Worker Macet","dead-letter-queue-retry-policy-rabbitmq-resilient-messaging","Pernah nggak sih, *worker* kalian nolak satu pesan terus-terusan sampai CPU melonjak 100%? Itu namanya *poison message loop*, jebakan klasik di RabbitMQ. Yuk, kita bahas cara pasang *retry policy* dan *dead letter queue* yang bener!",{"id":189},"6c0a7ead-4841-4073-b29e-df7ae0f2aa3c",[191,181,164,169,179,192,51],"rabbitmq","async",[194,197,200,203],{"text":195,"depth":55,"id":196},"Apa itu Tipe Data?","apa-itu-tipe-data",{"text":198,"depth":55,"id":199},"Jenis Tipe data Pada Python","jenis-tipe-data-pada-python",{"text":201,"depth":55,"id":202},"Cara Mengetahui Tipe Data Variable","cara-mengetahui-tipe-data-variable",{"text":204,"depth":55,"id":205},"Penutup","penutup",1791045067731]