[{"data":1,"prerenderedAt":195},["ShallowReactive",2],{"site-header":3,"site-footer-license":37,"article-mengenal-sintaks-dasar-bahasa-python-with-latest":41},{"navigations":4},[5,20],{"collection":6,"item":7},"series",{"__typename":6,"title":8,"slug":9,"children_series":10},"Artikel","all",[11,14,17],{"title":12,"slug":13},"Algoritma dan Struktur Data","algoritma-struktur-data",{"title":15,"slug":16},"Konsep Dasar Pemrograman","konsep-dasar-pemrograman",{"title":18,"slug":19},"Kecerdasan Artifisial","kecerdasan-artifisial",{"collection":6,"item":21},{"__typename":6,"title":22,"slug":23,"children_series":24},"Tutorial","tutorial",[25,28,31,34],{"title":26,"slug":27},"Belajar Java","belajar-java",{"title":29,"slug":30},"Belajar Pascal","belajar-pascal",{"title":32,"slug":33},"Belajar Python","belajar-python",{"title":35,"slug":36},"Belajar Golang","belajar-golang",{"name":38,"url":39,"show":40},"CC BY-SA","https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/",false,{"article":42,"renderedBody":122,"renderedTakeaway":123,"latestArticles":124,"toc":175},{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"published_at":47,"thumbnail_image":48,"tags":50,"reading_time":54,"takeway":55,"body":56,"authors":57,"series":63},"83","Mengenal Sintaks Dasar Bahasa Python","mengenal-sintaks-dasar-bahasa-python","Penulisan kode python tidak sembarangan, ada beberapa aturan sintaks yang harus kita ikuti agar program tidak error.","2021-02-07T03:56:55.000Z",{"id":49},"238b7ebc-6c79-4848-836c-fbb9f4aa1976",[51,52,53],"python","syntax","dasar",3,null,"Seperti yang telah kita bahas [sebelumnya](https://invasikode.com/bermain-dengan-interpreter-python/), kode Python dapat langsung dijalankan menggunakan Terminal. Oleh karena itu untuk sementara kita akan coba mengenal sintaks Python dengan menggunakan terminal terlebih dahulu.\n\n## Mencetak Teks (*Output*)\n\nKita sudah mencoba mencetak teks pada kesempatan sebelumnya. Untuk mencetak teks kita menggunakan pertintah `print()`\n\n```\n>>> print(\"Hello World\")\nHello World\n>>> print(\"Belajar Python di Invasikode\")\nBelajar Python di Invasikode\n```\n\nSemua karakter yang ada dalam tanda kurung akan dicetak seperti yang terlihat di atas.\n\n**Kenapa ada tanda kutipnya?**\n\nTanda kutip pada Python berfungsi sebagai penanda bahwa yang ada di antara tanda kutip tersebut adalah kata atau kalimat, bukan sebuah nama variable. Kita akan membircarakan tentang variable lebih lanjut nanti.\n\n## Menuliskan Komentar (*Comments*)\n\nSelanjutnya adalah komentar. Komentar merupakan baris kode yang **tidak akan dibaca** oleh interpreter. Dengan kata lain komentar ini tidak akan dieksekusi.\n\nPenulisan komentar diawali dengan tanda tagar (#) selanjutnya diikuti dengan kalimat komentar yang diinginkan.\n\n```\n>>> # Hello World\n>>> # Belajar Python di Invasikode\n```\n\nLihat, tidak ada teks yang dikeluarkan.\n\n**Lah terus apa fungsinya?**\n\nSekarang mungkin seperti tidak ada fungsinya, tetapi kalau kalian sedang membuat kode Python yang cukup rumit, komentar ini akan sangat berguna. Komentar berfungsi sebagai pengingat bagi programmer tentang apa yang mereka tulis—semacam catatan. Selain itu, komentar juga berfungsi ketika kita sedang *debugging* atau saat ingin bereksperimen dengan fitur baru.\n\n## Melakukan Perhitungan Matematika\n\nInterpreter Python ini juga bisa digunakan sebagai kalkulator. Caranya adalah dengan mengetikkan operasi yang kalian inginkan pada terminal, dan hasilnya otomatis keluar.\n\nContoh:\n\n```\n>>> 12+90\n102\n>>> 120-60\n60\n>>> 190*67\n12730\n>>> 90/9\n10.0\n```\n\nPython mengikuti urutan aturan dasar pada aritmatika dengan urutan sebagai berikut (urut dari yang paling prioritas).\n\n1. Operasi dalam kurung\n2. Operasi perpangkatan atau eksponen\n3. Operasi perkalian dan pembagian\n4. Operasi penjumlahan dan pengurangan\n\nConoth:\n\n```\n>>> 5*2+1 # operasi perkalian didahulukan\n11\n>>> 5*(2+1) # operasi dalam kurung didahulukan\n15\n>>> 5**2 # operasi ** artinya adalah pangkat\n25\n```\n\n**Bagaimana dengan bilangan desimal?**\n\nUntuk menuliskan bilangan desimal, kita perlu menggunakan tanda titik ('.'). Ingat bukan tanda koma (','), karena fungsinya sudah beda lagi.\n\nContoh:\n\n```\n>>> 1.5*2\n3.0\n>>> 1,5*2\n(2, 10)\n```\n\nTerlihat ya perbedaannya. Jika kita menggunakan tanda koma, maka python akan membacanya sebagai 2 bilangan yang berbeda. Hal ini dinamakan ***[tuples](https://invasikode.com/tipe-data-list-python/)***. Untuk pembahasan mengenai tuples ini aka kita bahas pada kesempatan lain.\n\n> **Sekilas Tentang Tuples:** Tuples merupakan salah satu tipe data di Python yang memungkinkan programmer untuk menuliskan beberapa nilai dalam satu variable\n\n## Deklarasi Variable pada Python\n\n[Variable](https://invasikode.com/variable-dan-tipe-data/) merupakan hal penting dalam pemrograman. Variable ini berguna dalam proses manipulasi data dan memudahkan programmer dalam menyusun logika.\n\nDalam bahasa Python, variable dideklarasikan dengan langsung menuliskan nama variable diikuti dengan nilainya. Nah, untuk mengambil nilai dari variable, kita dapat langsung memanggil nama dari variable tersebut.\n\n```\n>>> a = 10 # variable a bernilai 10\n>>> print(a)\n10\n>>> b = \"Makan Nasi\"\n>>> print(b)\nMakan Nasi\n```\n\nUntuk variable akan kita bahas lebih lanjut pada kesempatan selanjutnya.\n\n## Penggunaan Indentasi pada Python\n\nPython mengenal penggunaan indentasi (spasi) sebagai tanda suatu blok program. Pada bahasa pemrograman lain seperti C++, satu blok program ditandai dengan kurung kurawal.\n\n```\n>>> for i in range(0, 10):\n...     print(i)\n0\n1\n2\n3\n4\n5\n6\n7\n8\n9\n```\n\nKode program tersebut akan mencetak bilangan mulai dari 0 sampai 9. perintah `print(i)` berada dalam blok program dari perintah `for`.\n\nJika kita tidak memberikan indentasi pada kode tersebut, maka akan terjadi error seperti ini.\n\n```\n>>> for i in range(0,9): \n... print(i) \n  File \"\u003Cstdin>\", line 2 \n    print(i) \n    ^ \nIndentationError: expected an indented block\n```\n\nWah error pertama kita nih, selamat yayy...\n\nIndentasi ini merupakan suatu hal yang penting dalam sintaks Python, kalau sampai salah akibatnya bisa error seperti itu. Selanjutnya kita akan banyak menggunakan indentasi ini saat mulai berurusan dengan file python.\n\n## Selanjutnya\n\nSintaks dalam bahasa Python tidak terlalu rumit memang, sehingga tidak banyak yang harus dipelajari tentang sintaks ini. Ini juga merupakan alasan mengapa python adalah bahasa yang manusiawi.\n\nCukup sekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat. Pada kesempatan selanjutnya kita akan coba mendalami lagi tentang [penulisan dan penggunaan variable pada python 3](https://invasikode.com/penulisan-dan-penggunaan-variable-python/).\n\nSee ya...",[58],{"authors_id":59},{"name":60,"slug":61,"role":62,"profile_picture":55},"Daffa Izzuddin","izzudd","Writer",{"id":64,"title":65,"slug":66,"articles":67,"parent_series":100},"16","Berkenalan dengan Bahasa Python","python-intro",[68,78,88,97],{"id":69,"title":70,"slug":71,"excerpt":72,"thumbnail_image":73,"tags":75},"80","Mengenal Bahasa Pemrograman Python","mengenal-bahasa-pemrograman-python","Python didesain sedemikian rupa sehingga sintaksnya mudah terbaca dan sangat manusiawi. Tidak seperti bahasa lain yang punya banyak simbol asing.",{"id":74},"5991bbf8-ba17-4afd-bd6f-20e59d5fc84e",[51,76,77,53],"intro","pemrograman",{"id":79,"title":80,"slug":81,"excerpt":82,"thumbnail_image":83,"tags":85},"81","Instalasi Python 3 di Windows dan Linux","instalasi-python-3-di-windows-dan-linux","Python 3 ini fungsinya sebagai interpreter dari *script* python agar kode yang kita buat bisa dijalankan.",{"id":84},"cd603384-0f8d-43e9-81c4-49a2cbc8ecf5",[51,86,87],"instalasi","tooling",{"id":89,"title":90,"slug":91,"excerpt":92,"thumbnail_image":93,"tags":95},"82","Bermain dengan Interpreter Python","bermain-dengan-interpreter-python","Python punya interpreter interaktif yang dapat kita gunakan untuk mengeksekusi kode python secara langsung di terminal.",{"id":94},"cd64368d-e008-4c1e-911c-c5184bd4ebb6",[51,96,87,23],"cli",{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"thumbnail_image":98,"tags":99},{"id":49},[51,52,53],{"id":101,"title":32,"slug":33,"parent_series":102,"children_series":104},"10",{"id":103,"title":22,"slug":23,"parent_series":55},"1",[105,106,110,114,118],{"id":64,"title":65,"slug":66,"cover_image":55},{"id":107,"title":108,"slug":109,"cover_image":55},"17","Variabel, Tipe Data, dan Operasi","python-variabel-tipe-data",{"id":111,"title":112,"slug":113,"cover_image":55},"18","Menggunakan Script Python","python-pemrograman-dengan-script",{"id":115,"title":116,"slug":117,"cover_image":55},"19","Struktur Kontrol","python-struktur-kontrol",{"id":119,"title":120,"slug":121,"cover_image":55},"20","Pemrograman Fungsional dengan Python","python-pemrograman-fungsional","\u003Cp>Seperti yang telah kita bahas \u003Ca href=\"https://invasikode.com/bermain-dengan-interpreter-python/\">sebelumnya\u003C/a>, kode Python dapat langsung dijalankan menggunakan Terminal. Oleh karena itu untuk sementara kita akan coba mengenal sintaks Python dengan menggunakan terminal terlebih dahulu.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"mencetak-teks-output\">Mencetak Teks (\u003Cem>Output\u003C/em>)\u003C/h2>\n\u003Cp>Kita sudah mencoba mencetak teks pada kesempatan sebelumnya. Untuk mencetak teks kita menggunakan pertintah \u003Ccode>print()\u003C/code>\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%20print(%22Hello%20World%22)%0AHello%20World%0A%3E%3E%3E%20print(%22Belajar%20Python%20di%20Invasikode%22)%0ABelajar%20Python%20di%20Invasikode\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; print(\"Hello World\")\nHello World\n&gt;&gt;&gt; print(\"Belajar Python di Invasikode\")\nBelajar Python di Invasikode\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Semua karakter yang ada dalam tanda kurung akan dicetak seperti yang terlihat di atas.\u003C/p>\n\u003Cp>\u003Cstrong>Kenapa ada tanda kutipnya?\u003C/strong>\u003C/p>\n\u003Cp>Tanda kutip pada Python berfungsi sebagai penanda bahwa yang ada di antara tanda kutip tersebut adalah kata atau kalimat, bukan sebuah nama variable. Kita akan membircarakan tentang variable lebih lanjut nanti.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"menuliskan-komentar-comments\">Menuliskan Komentar (\u003Cem>Comments\u003C/em>)\u003C/h2>\n\u003Cp>Selanjutnya adalah komentar. Komentar merupakan baris kode yang \u003Cstrong>tidak akan dibaca\u003C/strong> oleh interpreter. Dengan kata lain komentar ini tidak akan dieksekusi.\u003C/p>\n\u003Cp>Penulisan komentar diawali dengan tanda tagar (#) selanjutnya diikuti dengan kalimat komentar yang diinginkan.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%20%23%20Hello%20World%0A%3E%3E%3E%20%23%20Belajar%20Python%20di%20Invasikode\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; # Hello World\n&gt;&gt;&gt; # Belajar Python di Invasikode\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Lihat, tidak ada teks yang dikeluarkan.\u003C/p>\n\u003Cp>\u003Cstrong>Lah terus apa fungsinya?\u003C/strong>\u003C/p>\n\u003Cp>Sekarang mungkin seperti tidak ada fungsinya, tetapi kalau kalian sedang membuat kode Python yang cukup rumit, komentar ini akan sangat berguna. Komentar berfungsi sebagai pengingat bagi programmer tentang apa yang mereka tulis—semacam catatan. Selain itu, komentar juga berfungsi ketika kita sedang \u003Cem>debugging\u003C/em> atau saat ingin bereksperimen dengan fitur baru.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"melakukan-perhitungan-matematika\">Melakukan Perhitungan Matematika\u003C/h2>\n\u003Cp>Interpreter Python ini juga bisa digunakan sebagai kalkulator. Caranya adalah dengan mengetikkan operasi yang kalian inginkan pada terminal, dan hasilnya otomatis keluar.\u003C/p>\n\u003Cp>Contoh:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%2012%2B90%0A102%0A%3E%3E%3E%20120-60%0A60%0A%3E%3E%3E%20190*67%0A12730%0A%3E%3E%3E%2090%2F9%0A10.0\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; 12+90\n102\n&gt;&gt;&gt; 120-60\n60\n&gt;&gt;&gt; 190*67\n12730\n&gt;&gt;&gt; 90/9\n10.0\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Python mengikuti urutan aturan dasar pada aritmatika dengan urutan sebagai berikut (urut dari yang paling prioritas).\u003C/p>\n\u003Col>\n\u003Cli>Operasi dalam kurung\u003C/li>\n\u003Cli>Operasi perpangkatan atau eksponen\u003C/li>\n\u003Cli>Operasi perkalian dan pembagian\u003C/li>\n\u003Cli>Operasi penjumlahan dan pengurangan\u003C/li>\n\u003C/ol>\n\u003Cp>Conoth:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%205*2%2B1%20%23%20operasi%20perkalian%20didahulukan%0A11%0A%3E%3E%3E%205*(2%2B1)%20%23%20operasi%20dalam%20kurung%20didahulukan%0A15%0A%3E%3E%3E%205**2%20%23%20operasi%20**%20artinya%20adalah%20pangkat%0A25\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; 5*2+1 # operasi perkalian didahulukan\n11\n&gt;&gt;&gt; 5*(2+1) # operasi dalam kurung didahulukan\n15\n&gt;&gt;&gt; 5**2 # operasi ** artinya adalah pangkat\n25\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>\u003Cstrong>Bagaimana dengan bilangan desimal?\u003C/strong>\u003C/p>\n\u003Cp>Untuk menuliskan bilangan desimal, kita perlu menggunakan tanda titik (&#39;.&#39;). Ingat bukan tanda koma (&#39;,&#39;), karena fungsinya sudah beda lagi.\u003C/p>\n\u003Cp>Contoh:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%201.5*2%0A3.0%0A%3E%3E%3E%201%2C5*2%0A(2%2C%2010)\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; 1.5*2\n3.0\n&gt;&gt;&gt; 1,5*2\n(2, 10)\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Terlihat ya perbedaannya. Jika kita menggunakan tanda koma, maka python akan membacanya sebagai 2 bilangan yang berbeda. Hal ini dinamakan \u003Cem>\u003Cstrong>\u003Ca href=\"https://invasikode.com/tipe-data-list-python/\">tuples\u003C/a>\u003C/strong>\u003C/em>. Untuk pembahasan mengenai tuples ini aka kita bahas pada kesempatan lain.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>\u003Cstrong>Sekilas Tentang Tuples:\u003C/strong> Tuples merupakan salah satu tipe data di Python yang memungkinkan programmer untuk menuliskan beberapa nilai dalam satu variable\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Ch2 id=\"deklarasi-variable-pada-python\">Deklarasi Variable pada Python\u003C/h2>\n\u003Cp>\u003Ca href=\"https://invasikode.com/variable-dan-tipe-data/\">Variable\u003C/a> merupakan hal penting dalam pemrograman. Variable ini berguna dalam proses manipulasi data dan memudahkan programmer dalam menyusun logika.\u003C/p>\n\u003Cp>Dalam bahasa Python, variable dideklarasikan dengan langsung menuliskan nama variable diikuti dengan nilainya. Nah, untuk mengambil nilai dari variable, kita dapat langsung memanggil nama dari variable tersebut.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%20a%20%3D%2010%20%23%20variable%20a%20bernilai%2010%0A%3E%3E%3E%20print(a)%0A10%0A%3E%3E%3E%20b%20%3D%20%22Makan%20Nasi%22%0A%3E%3E%3E%20print(b)%0AMakan%20Nasi\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; a = 10 # variable a bernilai 10\n&gt;&gt;&gt; print(a)\n10\n&gt;&gt;&gt; b = \"Makan Nasi\"\n&gt;&gt;&gt; print(b)\nMakan Nasi\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Untuk variable akan kita bahas lebih lanjut pada kesempatan selanjutnya.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"penggunaan-indentasi-pada-python\">Penggunaan Indentasi pada Python\u003C/h2>\n\u003Cp>Python mengenal penggunaan indentasi (spasi) sebagai tanda suatu blok program. Pada bahasa pemrograman lain seperti C++, satu blok program ditandai dengan kurung kurawal.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%20for%20i%20in%20range(0%2C%2010)%3A%0A...%20%20%20%20%20print(i)%0A0%0A1%0A2%0A3%0A4%0A5%0A6%0A7%0A8%0A9\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; for i in range(0, 10):\n...     print(i)\n0\n1\n2\n3\n4\n5\n6\n7\n8\n9\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Kode program tersebut akan mencetak bilangan mulai dari 0 sampai 9. perintah \u003Ccode>print(i)\u003C/code> berada dalam blok program dari perintah \u003Ccode>for\u003C/code>.\u003C/p>\n\u003Cp>Jika kita tidak memberikan indentasi pada kode tersebut, maka akan terjadi error seperti ini.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%20for%20i%20in%20range(0%2C9)%3A%20%0A...%20print(i)%20%0A%20%C2%A0File%20%22%3Cstdin%3E%22%2C%20line%202%20%0A%20%C2%A0%C2%A0%C2%A0print(i)%20%0A%20%C2%A0%C2%A0%C2%A0%5E%20%0AIndentationError%3A%20expected%20an%20indented%20block\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; for i in range(0,9): \n... print(i) \n  File \"&lt;stdin&gt;\", line 2 \n    print(i) \n    ^ \nIndentationError: expected an indented block\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Wah error pertama kita nih, selamat yayy...\u003C/p>\n\u003Cp>Indentasi ini merupakan suatu hal yang penting dalam sintaks Python, kalau sampai salah akibatnya bisa error seperti itu. Selanjutnya kita akan banyak menggunakan indentasi ini saat mulai berurusan dengan file python.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"selanjutnya\">Selanjutnya\u003C/h2>\n\u003Cp>Sintaks dalam bahasa Python tidak terlalu rumit memang, sehingga tidak banyak yang harus dipelajari tentang sintaks ini. Ini juga merupakan alasan mengapa python adalah bahasa yang manusiawi.\u003C/p>\n\u003Cp>Cukup sekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat. Pada kesempatan selanjutnya kita akan coba mendalami lagi tentang \u003Ca href=\"https://invasikode.com/penulisan-dan-penggunaan-variable-python/\">penulisan dan penggunaan variable pada python 3\u003C/a>.\u003C/p>\n\u003Cp>See ya...\u003C/p>\n","",[125,138,153,165],{"id":126,"title":127,"slug":128,"excerpt":129,"thumbnail_image":130,"tags":132},"46","Mengapa C Mulai Ditinggalkan: Duel Filosofi Keamanan Rust vs Kesederhanaan Zig","mengapa-c-mulai-ditinggalkan-duel-filosofi-rust-vs-zig","Pernah denger kalau sekitar 70% celah keamanan kritis software modern itu asalnya dari bahasa C? Iya, bahasa yang udah jadi fondasi internet ini 😅. Yuk, kita bedah duel filosofi Rust vs Zig dan cari tahu mana yang pas buat proyek kalian!",{"id":131},"1942a5c9-c1f6-476d-9913-768f78d9d8eb",[133,134,135,136,137],"system-programming","rust","zig","c","memory-safety",{"id":139,"title":140,"slug":141,"excerpt":142,"thumbnail_image":143,"tags":145},"45","Rate Limiting Algorithms: Token Bucket vs Leaky Bucket vs Sliding Window","rate-limiting-algorithms-token-bucket-leaky-bucket-sliding-window","Udah tahu kenapa *rate limiting* itu wajib, tapi masih bingung beda Token Bucket, Leaky Bucket, Fixed Window, dan Sliding Window? Yuk, kita adu empat algoritma ini bareng-bareng dan cari tahu mana yang paling pas buat API kalian!",{"id":144},"0e0ed26d-20c6-443c-bde1-4a6200f6f801",[146,147,148,149,150,151,152],"backend","system-design","rate-limiting","redis","api-gateway","architecture","traffict-management",{"id":154,"title":155,"slug":156,"excerpt":157,"thumbnail_image":158,"tags":160},"44","Transactional Outbox Pattern: Solusi Konsistensi Database dan Message Broker Tanpa 2PC","transactional-outbox-pattern-konsistensi-database-message-broker","Pernah nggak kalian lihat pesanan udah masuk database, tapi email konfirmasinya nggak pernah kekirim? Itu gejala *dual-write problem*. Yuk, kita bedah Transactional Outbox Pattern biar data dan *event* kalian nggak lagi berselisih paham!",{"id":159},"e3c617fd-1486-4b82-b937-94fbec846c77",[146,161,151,162,163,147,164],"microservices","database","message-broker","postgresql",{"id":166,"title":167,"slug":168,"excerpt":169,"thumbnail_image":170,"tags":172},"43","Dead Letter Queue (DLQ) & Retry Policy: Menyelamatkan Pesan Nyasar di RabbitMQ Tanpa Bikin Worker Macet","dead-letter-queue-retry-policy-rabbitmq-resilient-messaging","Pernah nggak sih, *worker* kalian nolak satu pesan terus-terusan sampai CPU melonjak 100%? Itu namanya *poison message loop*, jebakan klasik di RabbitMQ. Yuk, kita bahas cara pasang *retry policy* dan *dead letter queue* yang bener!",{"id":171},"6c0a7ead-4841-4073-b29e-df7ae0f2aa3c",[173,163,146,151,161,174,51],"rabbitmq","async",[176,180,183,186,189,192],{"text":177,"depth":178,"id":179},"Mencetak Teks (Output)",2,"mencetak-teks-output",{"text":181,"depth":178,"id":182},"Menuliskan Komentar (Comments)","menuliskan-komentar-comments",{"text":184,"depth":178,"id":185},"Melakukan Perhitungan Matematika","melakukan-perhitungan-matematika",{"text":187,"depth":178,"id":188},"Deklarasi Variable pada Python","deklarasi-variable-pada-python",{"text":190,"depth":178,"id":191},"Penggunaan Indentasi pada Python","penggunaan-indentasi-pada-python",{"text":193,"depth":178,"id":194},"Selanjutnya","selanjutnya",1791045068948]