[{"data":1,"prerenderedAt":241},["ShallowReactive",2],{"site-header":3,"site-footer-license":37,"article-membuat-program-hello-world-pada-pascal-with-latest":41},{"navigations":4},[5,20],{"collection":6,"item":7},"series",{"__typename":6,"title":8,"slug":9,"children_series":10},"Artikel","all",[11,14,17],{"title":12,"slug":13},"Algoritma dan Struktur Data","algoritma-struktur-data",{"title":15,"slug":16},"Konsep Dasar Pemrograman","konsep-dasar-pemrograman",{"title":18,"slug":19},"Kecerdasan Artifisial","kecerdasan-artifisial",{"collection":6,"item":21},{"__typename":6,"title":22,"slug":23,"children_series":24},"Tutorial","tutorial",[25,28,31,34],{"title":26,"slug":27},"Belajar Java","belajar-java",{"title":29,"slug":30},"Belajar Pascal","belajar-pascal",{"title":32,"slug":33},"Belajar Python","belajar-python",{"title":35,"slug":36},"Belajar Golang","belajar-golang",{"name":38,"url":39,"show":40},"CC BY-SA","https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/",false,{"article":42,"renderedBody":170,"renderedTakeaway":171,"latestArticles":172,"toc":224},{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"published_at":47,"thumbnail_image":48,"tags":50,"reading_time":53,"takeway":54,"body":55,"authors":56,"series":62},"103","Membuat Program Hello World pada Pascal","membuat-program-hello-world-pada-pascal","Setelah melakukan instalasi Free Pascal baik pada windows atau linux, kali ini kita akan belajar untuk membuat program pertama kita. Sekaligus kenalan sedikit dengan Program Free Pascal.","2020-10-02T13:06:35.000Z",{"id":49},"81fde45a-bbc8-4080-8167-4717eef59014",[51,23,52],"pascal","dasar",4,null,"Setelah melakukan instalasi Free Pascal baik pada [windows](/p/menginstal-free-pascal-pada-windows) atau [linux](/p/menginstall-free-pascal-pada-linux), kali ini kita akan coba membuat kodingan pertama kita sekaligus kenalan sedikit dengan Program Free Pascal.\n\nTanpa basa-basi lagi, langsung saja buka program Free Pascal-nya.\n\nUntuk yang memakai sistem operasi Windows bisa langsung ***double click*** pada ikon Free Pascal di *desktop*.\n\nUntuk Linux bisa langsung buka terminal dengan cara tekan kombinasi tombol **ctrl+alt+t** dan ketikkan *command* `fp` lalu tekan **Enter**.\n\nBagi pengguna Windows, antarmuka Free Pascal tampil dalam jendela aplikasi mandiri berlatar biru khas sistem DOS.\n\n> 📷 *Ilustrasi: tampilan antarmuka jendela Free Pascal IDE pada sistem operasi Windows.*\n\nSedangkan untuk pengguna Linux, Free Pascal berjalan langsung di dalam lingkungan terminal dengan tampilan yang serupa.\n\n> 📷 *Ilustrasi: tampilan antarmuka Free Pascal IDE yang berjalan di dalam terminal Linux.*\n\nPada dasarnya, Free Pascal yang ada di Windows dan Linux memiliki fungsi yang sama. Yang membedakan hanya tampilan awalnya saja. Nanti kalau sudah memasuki tahap pembuatan berkas hingga menjalankan program, tampilannya bakal sama kok.\n\n## Membuat File Baru\n\nSetelah jendela Free Pascal terbuka, hal pertama yang harus kita lakukan adalah membuat file Pascal baru.\n\nUntuk membuat file baru pada Free Pascal, caranya mirip seperti membuat dokumen baru di Microsoft Word, yaitu dengan klik **File -> New** di bagian pojok kiri atas.\n\n> 📷 *Ilustrasi: menu bar Free Pascal dengan opsi File lalu New untuk membuat berkas program baru.*\n\nSetelah itu, jendela editor Free Pascal akan membuka lembar kerja baru berwarna biru dengan nama berkas sementara di bagian tengah atas, yaitu **\"noname01.pas\"**.\n\n**noname01** merupakan **nama sementara** dari file yang telah dibuat, sedangkan **.pas** merupakan ekstensi berkas untuk bahasa Pascal.\n\nNama ini hanyalah nama sementara ya. Nanti kita akan menggantinya saat proses penyimpanan file. Analoginya sama seperti saat kita membuat dokumen di Ms. Word yang otomatis bernama **Document.docx**.\n\n## Menuliskan Kode Program Pascal\n\nKode Pascal yang kita ketik kali ini adalah kode yang sangat sederhana. Pada bahasa pemrograman apa pun, kemungkinan besar kita akan menemukan kode pemula yang namanya **\"Hello World\"**.\n\nLangsung saja coba ketikkan kode berikut di jendela Free Pascal:\n\n```pascal\nprogram HelloWorld;\nuses crt;\nbegin\n  clrscr;\n  writeln('Hello World');\n  readln;\nend.\n```\n\nSip, kalau sudah diketik coba dicek ulang lagi ya. Jangan sampai ada ketikan yang salah. Soalnya kalau salah sedikit saja, program bakal *error* dan nggak bisa dijalankan.\n\nSemua baris kode program *Hello World* tersebut nantinya tertulis rapi di dalam editor Free Pascal.\n\n> 📷 *Ilustrasi: kode program Hello World yang telah diketik lengkap di dalam editor Free Pascal.*\n\nPembahasan kodenya bakal kita lakukan di kesempatan selanjutnya ya. Saat ini cukup ketik saja apa yang ada, kita akan fokus berkenalan dengan cara kerja Free Pascal terlebih dahulu.\n\n## Menyimpan File\n\nSetelah kode selesai ditulis, langkah selanjutnya adalah menyimpan file kodingan kita. Untuk menyimpan file, langsung saja klik menu **File -> Save**.\n\n> 📷 *Ilustrasi: menu bar Free Pascal yang menampilkan opsi File lalu Save untuk menyimpan berkas.*\n\nSetelah opsi *Save* diklik, akan muncul kotak dialog kecil *Save File As* di tengah layar.\n\n> 📷 *Ilustrasi: kotak dialog Save File As di Free Pascal untuk menentukan nama berkas yang akan disimpan.*\n\nSelanjutnya tinggal memberi nama file. Langsung saja ketikkan nama berkas pada kolom input yang tersedia di bawah tulisan *Name*. Pada contoh kali ini, kita beri nama **\"hello\"**. Kalau sudah, klik tombol **OK**.\n\n> 📷 *Ilustrasi: pengisian nama berkas hello pada kolom Name di kotak dialog penyimpanan Free Pascal.*\n\nSetelah kita klik **OK**, maka secara otomatis nama file yang sebelumnya **noname01.pas** berubah menjadi **hello.pas**. Jika kalian memberi nama lain, namanya akan berubah menjadi **\u003Cnama>.pas**.\n\n> 📷 *Ilustrasi: bilah judul editor Free Pascal yang kini menampilkan nama berkas baru hello.pas.*\n\nOkee... sekarang file sudah berhasil disimpan dengan aman. Lanjut ke langkah terakhir nih :D\n\n## Menjalankan Program Pascal\n\nLangkah terakhir nih, menjalankan kode program yang telah kita ketik. Untuk menjalankan program Pascal, langsung klik **Run -> Run**.\n\n> 📷 *Ilustrasi: menu Run pada bilah menu Free Pascal untuk mengeksekusi program.*\n\nSetelah klik **Run**, maka proses kompilasi akan dimulai. Free Pascal akan menerjemahkan bahasa Pascal menjadi perintah dalam bahasa mesin. Lalu mesin membaca perintah itu dan keluarlah *output* di layar konsol berupa tulisan **\"Hello World\"**.\n\n> 📷 *Ilustrasi: jendela konsol output yang menampilkan teks Hello World hasil eksekusi program Pascal.*\n\nUntuk kembali ke jendela Free Pascal, kalian cukup tekan tombol **Enter**.\n\n## Selanjutnya\n\nSelalu ingat langkah-langkah di atas, mulai dari **membuat file baru**, **menyimpan file**, sampai **menjalankan program**. Langkah-langkah ini akan selalu kita gunakan setiap membuat program Pascal. Kalau lupa, kalian bisa kembali lagi ke sini hehe.\n\nSemoga tutorial kali ini bermanfaat. Pada tutorial selanjutnya kita akan melakukan bedah kode **Hello World** ini, dan kita akan mempelajari [struktur penulisan bahasa pascal.](/p/mengenal-bagian-dan-struktur-bahasa-pascal)",[57],{"authors_id":58},{"name":59,"slug":60,"role":61,"profile_picture":54},"Daffa Izzuddin","izzudd","Writer",{"id":63,"title":64,"slug":65,"articles":66,"parent_series":152},"23","Berkenalan dengan Bahasa Pascal","pascal-intro",[67,76,86,96,103,106,115,125,133,143],{"id":68,"title":64,"slug":69,"excerpt":70,"thumbnail_image":71,"tags":73},"59","berkenalan-dengan-bahasa-pascal","Pascal merupakan bahasa pemrograman dengan sintaks sederhana, ekspresif, dan mudah dibaca. Ini membuatnya menjadi bahasa pemrograman yang baik untuk pemula.",{"id":72},"ed6e86a1-9928-4571-b812-1228b8742067",[51,74,75,52],"intro","pemrograman",{"id":77,"title":78,"slug":79,"excerpt":80,"thumbnail_image":81,"tags":83},"60","Sistem Input dengan Read dan Readln pada Bahasa Pascal","sistem-input-dengan-read-dan-readln-pada-bahasa-pascal","Pada kesempatan kali ini kita akan belajar tentang proses masukan dari keyboard dengan menggunakan perintah read dan readln pada Bahasa Pascal.",{"id":82},"cd7ff963-992f-49cc-8520-a7a6685d7546",[51,84,85],"input-output","syntax",{"id":87,"title":88,"slug":89,"excerpt":90,"thumbnail_image":91,"tags":93},"102","Menginstal Free Pascal pada Windows","menginstal-free-pascal-pada-windows","Untuk menjalankan kode Pascal pada sistem operasi Windows kita perlu compiler. Kali ini kita akan mengunakan Free Pascal sebagai compiler sekaligus code editor kita.",{"id":92},"2c84752c-6726-4126-bfd7-ae7f311be684",[51,94,95],"instalasi","tooling",{"id":97,"title":98,"slug":99,"excerpt":90,"thumbnail_image":100,"tags":102},"61","Menginstall Free Pascal pada Linux","menginstall-free-pascal-pada-linux",{"id":101},"36758a2e-8f5d-4485-af44-ac5c17d6b438",[51,94,95],{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"thumbnail_image":104,"tags":105},{"id":49},[51,23,52],{"id":107,"title":108,"slug":109,"excerpt":110,"thumbnail_image":111,"tags":113},"62","Mengenal Bagian dan Struktur Bahasa Pascal","mengenal-bagian-dan-struktur-bahasa-pascal","Ibarat menulis surat mulai dari kepala surat sampai tanda tangan, kode Pascal juga memiliki aturan penulisan dan struktur yang harus dipenuhi. Mari kita bahas lebih lanjut.",{"id":112},"d003025e-345c-426d-b499-d76da7a8ee72",[51,85,52,114],"konsep",{"id":116,"title":117,"slug":118,"excerpt":119,"thumbnail_image":120,"tags":122},"63","Penulisan Komentar pada Bahasa Pascal","penulisan-komentar-pada-bahasa-pascal","Kali ini kita akan membahas tentang penulisan komentar pada bahasa Pascal. Komentar adalah bagian dar kode yang tidak akan dibaca oleh komputer.",{"id":121},"a1fb41b3-5d8d-4c47-b0d3-0f344ad33107",[51,123,85,124],"komentar","best-practice",{"id":126,"title":127,"slug":128,"excerpt":129,"thumbnail_image":130,"tags":132},"64","Output dengan Write dan Writeln pada Bahasa Pascal","output-dengan-write-dan-writeln-pada-bahasa-pascal","Sistem output merupakan suatu yang sangat penting dalam pemrograman. Bukan cuma pemrograman, bahkan semua hal pasti berorientasi pada output.",{"id":131},"234ec268-ef60-4f16-837f-b0cf86471406",[51,84,85],{"id":134,"title":135,"slug":136,"excerpt":137,"thumbnail_image":138,"tags":140},"65","Variable, Konstanta, dan Tipe Data pada Pascal","variable-konstanta-dan-tipe-data-pada-pascal","Variable, konstanta, dan tipe data merupakan jantung dari pemrograman yang akan kita gunakan untuk melakukan manipulasi data.",{"id":139},"52b80649-eebb-4321-990e-c8f34b547c9b",[51,141,142,52],"variabel","tipe-data",{"id":144,"title":145,"slug":146,"excerpt":147,"thumbnail_image":148,"tags":150},"66","Operasi Aritmatika pada Bahasa Pascal","operasi-aritmatika-pada-bahasa-pascal","Setelah tahu tentang apa itu tipe data, sekarang kita akan coba belajar tentang operasi apa saja yang dapat dilakukan pada setiap tipe data dalam bahasa Pascal.",{"id":149},"20365e59-b759-4ac3-9e1d-6f9c1ddc6ac7",[51,151,52],"operator",{"id":153,"title":29,"slug":30,"parent_series":154,"children_series":156},"14",{"id":155,"title":22,"slug":23,"parent_series":54},"1",[157,158,162,166],{"id":63,"title":64,"slug":65,"cover_image":54},{"id":159,"title":160,"slug":161,"cover_image":54},"24","Struktur Kontrol","pascal-struktur-kontrol",{"id":163,"title":164,"slug":165,"cover_image":54},"25","Tipe Data Bentukan","pascal-tipe-data-bentukan",{"id":167,"title":168,"slug":169,"cover_image":54},"26","Pemrograman Prosedural","pascal-pemrograman-prosedural","\u003Cp>Setelah melakukan instalasi Free Pascal baik pada \u003Ca href=\"/p/menginstal-free-pascal-pada-windows\">windows\u003C/a> atau \u003Ca href=\"/p/menginstall-free-pascal-pada-linux\">linux\u003C/a>, kali ini kita akan coba membuat kodingan pertama kita sekaligus kenalan sedikit dengan Program Free Pascal.\u003C/p>\n\u003Cp>Tanpa basa-basi lagi, langsung saja buka program Free Pascal-nya.\u003C/p>\n\u003Cp>Untuk yang memakai sistem operasi Windows bisa langsung \u003Cem>\u003Cstrong>double click\u003C/strong>\u003C/em> pada ikon Free Pascal di \u003Cem>desktop\u003C/em>.\u003C/p>\n\u003Cp>Untuk Linux bisa langsung buka terminal dengan cara tekan kombinasi tombol \u003Cstrong>ctrl+alt+t\u003C/strong> dan ketikkan \u003Cem>command\u003C/em> \u003Ccode>fp\u003C/code> lalu tekan \u003Cstrong>Enter\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>Bagi pengguna Windows, antarmuka Free Pascal tampil dalam jendela aplikasi mandiri berlatar biru khas sistem DOS.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: tampilan antarmuka jendela Free Pascal IDE pada sistem operasi Windows.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Sedangkan untuk pengguna Linux, Free Pascal berjalan langsung di dalam lingkungan terminal dengan tampilan yang serupa.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: tampilan antarmuka Free Pascal IDE yang berjalan di dalam terminal Linux.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Pada dasarnya, Free Pascal yang ada di Windows dan Linux memiliki fungsi yang sama. Yang membedakan hanya tampilan awalnya saja. Nanti kalau sudah memasuki tahap pembuatan berkas hingga menjalankan program, tampilannya bakal sama kok.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"membuat-file-baru\">Membuat File Baru\u003C/h2>\n\u003Cp>Setelah jendela Free Pascal terbuka, hal pertama yang harus kita lakukan adalah membuat file Pascal baru.\u003C/p>\n\u003Cp>Untuk membuat file baru pada Free Pascal, caranya mirip seperti membuat dokumen baru di Microsoft Word, yaitu dengan klik \u003Cstrong>File -&gt; New\u003C/strong> di bagian pojok kiri atas.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: menu bar Free Pascal dengan opsi File lalu New untuk membuat berkas program baru.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Setelah itu, jendela editor Free Pascal akan membuka lembar kerja baru berwarna biru dengan nama berkas sementara di bagian tengah atas, yaitu \u003Cstrong>&quot;noname01.pas&quot;\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>\u003Cstrong>noname01\u003C/strong> merupakan \u003Cstrong>nama sementara\u003C/strong> dari file yang telah dibuat, sedangkan \u003Cstrong>.pas\u003C/strong> merupakan ekstensi berkas untuk bahasa Pascal.\u003C/p>\n\u003Cp>Nama ini hanyalah nama sementara ya. Nanti kita akan menggantinya saat proses penyimpanan file. Analoginya sama seperti saat kita membuat dokumen di Ms. Word yang otomatis bernama \u003Cstrong>Document.docx\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"menuliskan-kode-program-pascal\">Menuliskan Kode Program Pascal\u003C/h2>\n\u003Cp>Kode Pascal yang kita ketik kali ini adalah kode yang sangat sederhana. Pada bahasa pemrograman apa pun, kemungkinan besar kita akan menemukan kode pemula yang namanya \u003Cstrong>&quot;Hello World&quot;\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>Langsung saja coba ketikkan kode berikut di jendela Free Pascal:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20HelloWorld%3B%0Auses%20crt%3B%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%20%20writeln('Hello%20World')%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program HelloWorld;\nuses crt;\nbegin\n  clrscr;\n  writeln('Hello World');\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Sip, kalau sudah diketik coba dicek ulang lagi ya. Jangan sampai ada ketikan yang salah. Soalnya kalau salah sedikit saja, program bakal \u003Cem>error\u003C/em> dan nggak bisa dijalankan.\u003C/p>\n\u003Cp>Semua baris kode program \u003Cem>Hello World\u003C/em> tersebut nantinya tertulis rapi di dalam editor Free Pascal.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: kode program Hello World yang telah diketik lengkap di dalam editor Free Pascal.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Pembahasan kodenya bakal kita lakukan di kesempatan selanjutnya ya. Saat ini cukup ketik saja apa yang ada, kita akan fokus berkenalan dengan cara kerja Free Pascal terlebih dahulu.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"menyimpan-file\">Menyimpan File\u003C/h2>\n\u003Cp>Setelah kode selesai ditulis, langkah selanjutnya adalah menyimpan file kodingan kita. Untuk menyimpan file, langsung saja klik menu \u003Cstrong>File -&gt; Save\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: menu bar Free Pascal yang menampilkan opsi File lalu Save untuk menyimpan berkas.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Setelah opsi \u003Cem>Save\u003C/em> diklik, akan muncul kotak dialog kecil \u003Cem>Save File As\u003C/em> di tengah layar.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: kotak dialog Save File As di Free Pascal untuk menentukan nama berkas yang akan disimpan.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Selanjutnya tinggal memberi nama file. Langsung saja ketikkan nama berkas pada kolom input yang tersedia di bawah tulisan \u003Cem>Name\u003C/em>. Pada contoh kali ini, kita beri nama \u003Cstrong>&quot;hello&quot;\u003C/strong>. Kalau sudah, klik tombol \u003Cstrong>OK\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: pengisian nama berkas hello pada kolom Name di kotak dialog penyimpanan Free Pascal.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Setelah kita klik \u003Cstrong>OK\u003C/strong>, maka secara otomatis nama file yang sebelumnya \u003Cstrong>noname01.pas\u003C/strong> berubah menjadi \u003Cstrong>hello.pas\u003C/strong>. Jika kalian memberi nama lain, namanya akan berubah menjadi \u003Cstrong>\u003Cnama>.pas\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: bilah judul editor Free Pascal yang kini menampilkan nama berkas baru hello.pas.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Okee... sekarang file sudah berhasil disimpan dengan aman. Lanjut ke langkah terakhir nih :D\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"menjalankan-program-pascal\">Menjalankan Program Pascal\u003C/h2>\n\u003Cp>Langkah terakhir nih, menjalankan kode program yang telah kita ketik. Untuk menjalankan program Pascal, langsung klik \u003Cstrong>Run -&gt; Run\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: menu Run pada bilah menu Free Pascal untuk mengeksekusi program.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Setelah klik \u003Cstrong>Run\u003C/strong>, maka proses kompilasi akan dimulai. Free Pascal akan menerjemahkan bahasa Pascal menjadi perintah dalam bahasa mesin. Lalu mesin membaca perintah itu dan keluarlah \u003Cem>output\u003C/em> di layar konsol berupa tulisan \u003Cstrong>&quot;Hello World&quot;\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: jendela konsol output yang menampilkan teks Hello World hasil eksekusi program Pascal.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Untuk kembali ke jendela Free Pascal, kalian cukup tekan tombol \u003Cstrong>Enter\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"selanjutnya\">Selanjutnya\u003C/h2>\n\u003Cp>Selalu ingat langkah-langkah di atas, mulai dari \u003Cstrong>membuat file baru\u003C/strong>, \u003Cstrong>menyimpan file\u003C/strong>, sampai \u003Cstrong>menjalankan program\u003C/strong>. Langkah-langkah ini akan selalu kita gunakan setiap membuat program Pascal. Kalau lupa, kalian bisa kembali lagi ke sini hehe.\u003C/p>\n\u003Cp>Semoga tutorial kali ini bermanfaat. Pada tutorial selanjutnya kita akan melakukan bedah kode \u003Cstrong>Hello World\u003C/strong> ini, dan kita akan mempelajari \u003Ca href=\"/p/mengenal-bagian-dan-struktur-bahasa-pascal\">struktur penulisan bahasa pascal.\u003C/a>\u003C/p>\n","",[173,186,201,213],{"id":174,"title":175,"slug":176,"excerpt":177,"thumbnail_image":178,"tags":180},"46","Mengapa C Mulai Ditinggalkan: Duel Filosofi Keamanan Rust vs Kesederhanaan Zig","mengapa-c-mulai-ditinggalkan-duel-filosofi-rust-vs-zig","Pernah denger kalau sekitar 70% celah keamanan kritis software modern itu asalnya dari bahasa C? Iya, bahasa yang udah jadi fondasi internet ini 😅. Yuk, kita bedah duel filosofi Rust vs Zig dan cari tahu mana yang pas buat proyek kalian!",{"id":179},"1942a5c9-c1f6-476d-9913-768f78d9d8eb",[181,182,183,184,185],"system-programming","rust","zig","c","memory-safety",{"id":187,"title":188,"slug":189,"excerpt":190,"thumbnail_image":191,"tags":193},"45","Rate Limiting Algorithms: Token Bucket vs Leaky Bucket vs Sliding Window","rate-limiting-algorithms-token-bucket-leaky-bucket-sliding-window","Udah tahu kenapa *rate limiting* itu wajib, tapi masih bingung beda Token Bucket, Leaky Bucket, Fixed Window, dan Sliding Window? Yuk, kita adu empat algoritma ini bareng-bareng dan cari tahu mana yang paling pas buat API kalian!",{"id":192},"0e0ed26d-20c6-443c-bde1-4a6200f6f801",[194,195,196,197,198,199,200],"backend","system-design","rate-limiting","redis","api-gateway","architecture","traffict-management",{"id":202,"title":203,"slug":204,"excerpt":205,"thumbnail_image":206,"tags":208},"44","Transactional Outbox Pattern: Solusi Konsistensi Database dan Message Broker Tanpa 2PC","transactional-outbox-pattern-konsistensi-database-message-broker","Pernah nggak kalian lihat pesanan udah masuk database, tapi email konfirmasinya nggak pernah kekirim? Itu gejala *dual-write problem*. Yuk, kita bedah Transactional Outbox Pattern biar data dan *event* kalian nggak lagi berselisih paham!",{"id":207},"e3c617fd-1486-4b82-b937-94fbec846c77",[194,209,199,210,211,195,212],"microservices","database","message-broker","postgresql",{"id":214,"title":215,"slug":216,"excerpt":217,"thumbnail_image":218,"tags":220},"43","Dead Letter Queue (DLQ) & Retry Policy: Menyelamatkan Pesan Nyasar di RabbitMQ Tanpa Bikin Worker Macet","dead-letter-queue-retry-policy-rabbitmq-resilient-messaging","Pernah nggak sih, *worker* kalian nolak satu pesan terus-terusan sampai CPU melonjak 100%? Itu namanya *poison message loop*, jebakan klasik di RabbitMQ. Yuk, kita bahas cara pasang *retry policy* dan *dead letter queue* yang bener!",{"id":219},"6c0a7ead-4841-4073-b29e-df7ae0f2aa3c",[221,211,194,199,209,222,223],"rabbitmq","async","python",[225,229,232,235,238],{"text":226,"depth":227,"id":228},"Membuat File Baru",2,"membuat-file-baru",{"text":230,"depth":227,"id":231},"Menuliskan Kode Program Pascal","menuliskan-kode-program-pascal",{"text":233,"depth":227,"id":234},"Menyimpan File","menyimpan-file",{"text":236,"depth":227,"id":237},"Menjalankan Program Pascal","menjalankan-program-pascal",{"text":239,"depth":227,"id":240},"Selanjutnya","selanjutnya",1791045069750]