[{"data":1,"prerenderedAt":201},["ShallowReactive",2],{"site-footer-license":3,"site-header":7,"article-expresi-boolean-dan-operasi-logika-pada-bahasa-pascal-with-latest":41},{"name":4,"url":5,"show":6},"CC BY-SA","https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/",false,{"navigations":8},[9,24],{"collection":10,"item":11},"series",{"__typename":10,"title":12,"slug":13,"children_series":14},"Artikel","all",[15,18,21],{"title":16,"slug":17},"Algoritma dan Struktur Data","algoritma-struktur-data",{"title":19,"slug":20},"Konsep Dasar Pemrograman","konsep-dasar-pemrograman",{"title":22,"slug":23},"Kecerdasan Artifisial","kecerdasan-artifisial",{"collection":10,"item":25},{"__typename":10,"title":26,"slug":27,"children_series":28},"Tutorial","tutorial",[29,32,35,38],{"title":30,"slug":31},"Belajar Java","belajar-java",{"title":33,"slug":34},"Belajar Pascal","belajar-pascal",{"title":36,"slug":37},"Belajar Python","belajar-python",{"title":39,"slug":40},"Belajar Golang","belajar-golang",{"article":42,"renderedBody":133,"renderedTakeaway":134,"latestArticles":135,"toc":187},{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"published_at":47,"thumbnail_image":48,"tags":50,"reading_time":55,"takeway":56,"body":57,"authors":58,"series":64},"67","Expresi Boolean dan Operasi Logika pada Bahasa Pascal","expresi-boolean-dan-operasi-logika-pada-bahasa-pascal","Dalam penyusunan algoritma pemrograman, perlu yang namanya expresi boolean. Expresi boolean dapat berupa operasi logika dan perbandingan.","2020-11-05T14:29:24.000Z",{"id":49},"0d7b8bac-d407-4c10-adac-9629c054e44a",[51,52,53,54],"pascal","boolean","operator","struktur-kontrol",4,null,"Dalam penyusunan algoritma pemrograman, perlu yang namanya expresi boolean. Expresi boolean dapat berupa operasi **logika** dan **perbandingan**. Expresi boolean ini akan sangat berguna dalam penyusunan kondisi dan perulangan yang akan kita bahas pada kesempatan selanjutnya.\n\nNah pada kesempatan kali ini kita akan coba belajar tentang operasi logika dan perbandingan pada Pascal. Tapi sebelumnya kita perlu tahu tentang tipe data boolean dulu.\n\n## Tipe Data Boolean pada Pascal\n\nOperasi logika sangat erat kaitannya dengan **kondisi logis**. Nah kondisi logis ini punya tipe datanya sendiri yaitu **Boolean**. [Tipe data](https://invasikode.com/tipe-data-pascal/) boolean hanya dapat berisi 2 nilai yaitu `true` dan `false`.\n\nOperasi yang ada pada tipe data boolean disebut **ekspresi boolean** yang singkatnya terdiri dari 2 jenis yaitu **operasi perbandingan** dan **operasi logika**.\n\nKira kira apa itu operasi perbandingan dan logika? Sebelumnya coba kalian ketikkan kode berikut ini terlebih dahulu.\n\n```pascal\nprogram OperasiLogika;\nuses crt;\nvar\n  a, b: boolean;\nbegin\n  clrscr;\n  a := true;\n  b := false;\n  writeln('a: ', a);\n  writeln('b: ', b);\n  readln;\nend.\n```\n\nJika kalian jalankan maka outputnya akan seperti ini\n\n```\na: true\nb: false\n```\n\nSudah jelas terlihat bahwa nilai **a** adalah `true` dan **b** adalah `false`. Jadi kurang lebih seperti itu cara penulisan variable boolean. Jangan dihapus dulu kodenya nanti akan kita modifikasi lagi, sekarang lanjut ke operasi perbandingan pada Pascal.\n\n## Operasi Perbandingan pada Pascal\n\nOperasi perbandingan merupakan operasi untuk membandingkan sesuatu yang ada pada **ruas kiri** dengan yang ada pada **ruas kanan** dan mengembalikan **kondisi logisnya**. Dari kecil kalian pasti sudah tau apa itu operasi perbandingan.\n\nOperator perbandingan ada 6 yaitu **kurang dari**, **lebih dari**, **kurang dari** **sama dengan**, **lebih dari sama dengan**, **sama dengan**, dan **tidak sama dengan**. Untuk lebih jelasnya tentang simbol dan Keterangan bisa kalian lihat pada tabel berikut.\n\n| Operasi                 | Operator | Keterangan                                                             |\n| ----------------------- | -------- | ---------------------------------------------------------------------- |\n| Kurang dari             | `\u003C`      | true jika ruas kiri kurang dari ruas kanan                             |\n| Lebih dari              | `>`      | true jika ruas kiri lebih dari ruas kanan                              |\n| Kurang dari sama dengan | `>=`     | seperti kurang dari, namun jika kiri dan kanan sama akan bernilai true |\n| Lebih dari sama dengan  | `\u003C=`     | seperti lebih dari, namun jika kiri dan kanan sama akan bernilai true  |\n| Sama dengan             | `=`      | true jika ruas kiri dan kanan sama                                     |\n| Tidak sama dengan       | `\u003C>`     | true jika ruas kiri dan kanan tidak sama                               |\n\nFungsi operator perbandingan sama seperti operator artimatika. Kita bisa menggunakannya dalam pengisian nilai variable. Hanya saja nilai yang dikembalikan dalam bentuk `true` dan `false`.\n\nUntuk tahu lebih lanjut coba kita modifikasi sedikit kode yang telah kita buat sebelumnya. Coba kalian ganti isi dari variable **a** dan **b**\n\n```pascal\nprogram OperasiLogika;\nuses crt;\nvar\n  a, b: boolean;\nbegin\n  clrscr;\n  a := 9 > 10; // false karena 9 tidak lebih dari 10\n  b := 8 = 8; // true karena 8 sama dengan 8\n  writeln('a: ', a);\n  writeln('b: ', b);\n  readln;\nend.\n```\n\nJika kalian jalankan maka outputnya akan terlihat seperti ini\n\n```\na: false\nb: true\n```\n\nVariable **a** dan **b** tersebut kita isikan dengan menggunakan konsisi perbandingan. variable **a** bernilai `false` karena `9 > 10` itu **salah**, sedangkan variable **b** bernilai `true` karena `8 = 8` itu **benar**.\n\nUntuk eksperimen, kalian bisa coba coba ganti angka dan operator perbandingannya.\n\n## Operasi Logika pada Pascal\n\nOperasi logika merupakan operasi yang berguna untuk mengambil kesimpulan dari 2 **kondisi logis** (true atau false).\n\nOperator pada operasi logika ada 4 yaitu `AND`, `OR`, `XOR`, dan `NOT`. Mungkin operator ini juga ada pada matematika logika seperti **konjungsi**, **disjungsi**, **implikasi**, dan **negasi**.\n\nUntuk lebih jelasnya tentang operator pada bahasa pascal bisa lihat pada tabel berikut ini.\n\n| Operator | Padanan            | Keterangan                                       |\n| -------- | ------------------ | ------------------------------------------------ |\n| `AND`    | konjungsi          | True jika ruas kiri dan ruas kanan bernilai true |\n| `OR`     | disjungsi          | False jika kedua ruas bernilai false             |\n| `XOR`    | negasi biimplikasi | False jika kedua ruas bernilai sama              |\n| `NOT`    | negasi             | Membalikkan nilai (true menjadi false)           |\n\nPenulisan operasi logika sama seperti operasi perbandingan, hanya saja kedua ruas sudah harus bertipe boolean. Untuk lebih jelasnya coba modifikasi lagi kode yang telah kita buat sebelumnya. Silahkan tambahkan 2 variable lagi bertipe boolean dengan nama **c** dan **d**. Selanjutnya isikan nilai variable seperti contoh dibawah.\n\n```pascal\nprogram OperasiLogika;\nuses crt;\nvar\n  a, b: boolean;\n  c, d: boolean; // tambahkan variable baru\nbegin\n  clrscr;\n  a := 9 > 10; // false\n  b := 8 = 8; // true\n  c := a AND b; // true AND false = false\n  d := a OR b; // true OR false = true\n  writeln('a: ', a);\n  writeln('b: ', b);\n  writeln('c: ', c);\n  writeln('d: ', d);\n  readln;\nend.\n```\n\nJika sudah coba kalian jalankan maka kurang lebih outputnya akan seperti ini.\n\n```\na: false\nb: true\nc: false\nd: true\n```\n\nPada contoh tersebut variable **a** bernilai `true`, variable **b** bernilai `false`. Lalu kita menggunakan nilai tersebut untuk melakukan operasi logika pada variable **c** dan **d**.\n\nPada variable **c** kita melakukan operasi `AND`. Sehingga `a AND b` bisa kita terjemahkan menjadi `true AND false`, hasilnya adalah `false`.\n\nUntuk variable **d** kita melakukan operasi `OR`. Sehingga `a OR b` bisa kita terjemahkan menjadi `true OR false`, hasilnya adalah `true`.\n\n> Operasi `not` hanya membutuhkan satu operand di kanan tanda (fungsi dan penulisannya seperti tanda negatif)\n\n## Penutup\n\nCukup sekian untuk tutorial kali ini semoga bermanfaat :D Ekspresi boolean ini akan banyak kita gunakan pada tutorial selanjutnya dalam penyusunan konsidisi dan perulangan. Pada tutorial selanjutnya kita akan belajar tentang [kondisi percabangan dengan if else](https://invasikode.com/if-else-pascal/).",[59],{"authors_id":60},{"name":61,"slug":62,"role":63,"profile_picture":56},"Daffa Izzuddin","izzudd","Writer",{"id":65,"title":66,"slug":67,"articles":68,"parent_series":115},"24","Struktur Kontrol","pascal-struktur-kontrol",[69,72,81,91,99,107],{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"thumbnail_image":70,"tags":71},{"id":49},[51,52,53,54],{"id":73,"title":74,"slug":75,"excerpt":76,"thumbnail_image":77,"tags":79},"68","Percabangan dengan Kondisi IF dan ELSE pada Pascal","percabangan-dengan-kondisi-if-dan-else-pada-pascal","Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah kondisi percabangan dengan menggunakan keyword IF ELSE.",{"id":78},"12176154-b51a-40f7-92c9-76bd22f27edd",[51,80,54],"percabangan",{"id":82,"title":83,"slug":84,"excerpt":85,"thumbnail_image":86,"tags":88},"69","Perulangan dengan FOR loop pada Pascal","perulangan-dengan-for-loop-pada-pascal","Pada FOR loop kita menginstruksikan komputer untuk menjalankan suatu perintah sebanyak berapa kali secara explisit.",{"id":87},"add308c3-92a3-46cf-b748-c088955b16ac",[51,89,90,54],"perulangan","loop",{"id":92,"title":93,"slug":94,"excerpt":95,"thumbnail_image":96,"tags":98},"70","Perulangan dengan WHILE DO loop pada Pascal","perulangan-dengan-while-do-loop-pada-pascal","WHILE DO loop merupakan perulangan pada Pascal yang menggunakan kondisi berupa ekspresi boolean sebagai penanda perulangannya.",{"id":97},"a0a6e8a4-08ae-448f-b8a1-b3ca3b24c559",[51,89,90,54],{"id":100,"title":101,"slug":102,"excerpt":103,"thumbnail_image":104,"tags":106},"71","Perulangan dengan REPEAT UNTIL loop pada Pascal","perulangan-dengan-repeat-until-loop-pada-pascal","Pada REPEAT UNTIL loop, pengecekan kondisi dilakukan pada akhir perintah dan perulangan akan terus berjalan selama kondisi masih bernilai `false`.",{"id":105},"7c6b59b4-5fc4-432f-9bb2-388b761240b4",[51,89,90,54],{"id":108,"title":109,"slug":110,"excerpt":111,"thumbnail_image":112,"tags":114},"72","Percabangan dengan CASE OF pada Pascal","percabangan-dengan-case-of-pada-pascal","CASE OF pada Pascal merupakan percabangan yang menggunakan variable dan nilainya untuk menentukan sebuah kondisi",{"id":113},"7e66c22e-799f-4e20-bccb-f386d45987ba",[51,80,54],{"id":116,"title":33,"slug":34,"parent_series":117,"children_series":119},"14",{"id":118,"title":26,"slug":27,"parent_series":56},"1",[120,124,125,129],{"id":121,"title":122,"slug":123,"cover_image":56},"23","Berkenalan dengan Bahasa Pascal","pascal-intro",{"id":65,"title":66,"slug":67,"cover_image":56},{"id":126,"title":127,"slug":128,"cover_image":56},"25","Tipe Data Bentukan","pascal-tipe-data-bentukan",{"id":130,"title":131,"slug":132,"cover_image":56},"26","Pemrograman Prosedural","pascal-pemrograman-prosedural","\u003Cp>Dalam penyusunan algoritma pemrograman, perlu yang namanya expresi boolean. Expresi boolean dapat berupa operasi \u003Cstrong>logika\u003C/strong> dan \u003Cstrong>perbandingan\u003C/strong>. Expresi boolean ini akan sangat berguna dalam penyusunan kondisi dan perulangan yang akan kita bahas pada kesempatan selanjutnya.\u003C/p>\n\u003Cp>Nah pada kesempatan kali ini kita akan coba belajar tentang operasi logika dan perbandingan pada Pascal. Tapi sebelumnya kita perlu tahu tentang tipe data boolean dulu.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"tipe-data-boolean-pada-pascal\">Tipe Data Boolean pada Pascal\u003C/h2>\n\u003Cp>Operasi logika sangat erat kaitannya dengan \u003Cstrong>kondisi logis\u003C/strong>. Nah kondisi logis ini punya tipe datanya sendiri yaitu \u003Cstrong>Boolean\u003C/strong>. \u003Ca href=\"https://invasikode.com/tipe-data-pascal/\">Tipe data\u003C/a> boolean hanya dapat berisi 2 nilai yaitu \u003Ccode>true\u003C/code> dan \u003Ccode>false\u003C/code>.\u003C/p>\n\u003Cp>Operasi yang ada pada tipe data boolean disebut \u003Cstrong>ekspresi boolean\u003C/strong> yang singkatnya terdiri dari 2 jenis yaitu \u003Cstrong>operasi perbandingan\u003C/strong> dan \u003Cstrong>operasi logika\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>Kira kira apa itu operasi perbandingan dan logika? Sebelumnya coba kalian ketikkan kode berikut ini terlebih dahulu.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20OperasiLogika%3B%0Auses%20crt%3B%0Avar%0A%20%20a%2C%20b%3A%20boolean%3B%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%20%20a%20%3A%3D%20true%3B%0A%20%20b%20%3A%3D%20false%3B%0A%20%20writeln('a%3A%20'%2C%20a)%3B%0A%20%20writeln('b%3A%20'%2C%20b)%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program OperasiLogika;\nuses crt;\nvar\n  a, b: boolean;\nbegin\n  clrscr;\n  a := true;\n  b := false;\n  writeln('a: ', a);\n  writeln('b: ', b);\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Jika kalian jalankan maka outputnya akan seperti ini\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"a%3A%20true%0Ab%3A%20false\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>a: true\nb: false\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Sudah jelas terlihat bahwa nilai \u003Cstrong>a\u003C/strong> adalah \u003Ccode>true\u003C/code> dan \u003Cstrong>b\u003C/strong> adalah \u003Ccode>false\u003C/code>. Jadi kurang lebih seperti itu cara penulisan variable boolean. Jangan dihapus dulu kodenya nanti akan kita modifikasi lagi, sekarang lanjut ke operasi perbandingan pada Pascal.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"operasi-perbandingan-pada-pascal\">Operasi Perbandingan pada Pascal\u003C/h2>\n\u003Cp>Operasi perbandingan merupakan operasi untuk membandingkan sesuatu yang ada pada \u003Cstrong>ruas kiri\u003C/strong> dengan yang ada pada \u003Cstrong>ruas kanan\u003C/strong> dan mengembalikan \u003Cstrong>kondisi logisnya\u003C/strong>. Dari kecil kalian pasti sudah tau apa itu operasi perbandingan.\u003C/p>\n\u003Cp>Operator perbandingan ada 6 yaitu \u003Cstrong>kurang dari\u003C/strong>, \u003Cstrong>lebih dari\u003C/strong>, \u003Cstrong>kurang dari\u003C/strong> \u003Cstrong>sama dengan\u003C/strong>, \u003Cstrong>lebih dari sama dengan\u003C/strong>, \u003Cstrong>sama dengan\u003C/strong>, dan \u003Cstrong>tidak sama dengan\u003C/strong>. Untuk lebih jelasnya tentang simbol dan Keterangan bisa kalian lihat pada tabel berikut.\u003C/p>\n\u003Ctable>\n\u003Cthead>\n\u003Ctr>\n\u003Cth>Operasi\u003C/th>\n\u003Cth>Operator\u003C/th>\n\u003Cth>Keterangan\u003C/th>\n\u003C/tr>\n\u003C/thead>\n\u003Ctbody>\u003Ctr>\n\u003Ctd>Kurang dari\u003C/td>\n\u003Ctd>\u003Ccode>&lt;\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>true jika ruas kiri kurang dari ruas kanan\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003Ctr>\n\u003Ctd>Lebih dari\u003C/td>\n\u003Ctd>\u003Ccode>&gt;\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>true jika ruas kiri lebih dari ruas kanan\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003Ctr>\n\u003Ctd>Kurang dari sama dengan\u003C/td>\n\u003Ctd>\u003Ccode>&gt;=\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>seperti kurang dari, namun jika kiri dan kanan sama akan bernilai true\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003Ctr>\n\u003Ctd>Lebih dari sama dengan\u003C/td>\n\u003Ctd>\u003Ccode>&lt;=\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>seperti lebih dari, namun jika kiri dan kanan sama akan bernilai true\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003Ctr>\n\u003Ctd>Sama dengan\u003C/td>\n\u003Ctd>\u003Ccode>=\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>true jika ruas kiri dan kanan sama\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003Ctr>\n\u003Ctd>Tidak sama dengan\u003C/td>\n\u003Ctd>\u003Ccode>&lt;&gt;\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>true jika ruas kiri dan kanan tidak sama\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003C/tbody>\u003C/table>\n\u003Cp>Fungsi operator perbandingan sama seperti operator artimatika. Kita bisa menggunakannya dalam pengisian nilai variable. Hanya saja nilai yang dikembalikan dalam bentuk \u003Ccode>true\u003C/code> dan \u003Ccode>false\u003C/code>.\u003C/p>\n\u003Cp>Untuk tahu lebih lanjut coba kita modifikasi sedikit kode yang telah kita buat sebelumnya. Coba kalian ganti isi dari variable \u003Cstrong>a\u003C/strong> dan \u003Cstrong>b\u003C/strong>\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20OperasiLogika%3B%0Auses%20crt%3B%0Avar%0A%20%20a%2C%20b%3A%20boolean%3B%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%20%20a%20%3A%3D%209%20%3E%2010%3B%20%2F%2F%20false%20karena%209%20tidak%20lebih%20dari%2010%0A%20%20b%20%3A%3D%208%20%3D%208%3B%20%2F%2F%20true%20karena%208%20sama%20dengan%208%0A%20%20writeln('a%3A%20'%2C%20a)%3B%0A%20%20writeln('b%3A%20'%2C%20b)%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program OperasiLogika;\nuses crt;\nvar\n  a, b: boolean;\nbegin\n  clrscr;\n  a := 9 &gt; 10; // false karena 9 tidak lebih dari 10\n  b := 8 = 8; // true karena 8 sama dengan 8\n  writeln('a: ', a);\n  writeln('b: ', b);\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Jika kalian jalankan maka outputnya akan terlihat seperti ini\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"a%3A%20false%0Ab%3A%20true\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>a: false\nb: true\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Variable \u003Cstrong>a\u003C/strong> dan \u003Cstrong>b\u003C/strong> tersebut kita isikan dengan menggunakan konsisi perbandingan. variable \u003Cstrong>a\u003C/strong> bernilai \u003Ccode>false\u003C/code> karena \u003Ccode>9 &gt; 10\u003C/code> itu \u003Cstrong>salah\u003C/strong>, sedangkan variable \u003Cstrong>b\u003C/strong> bernilai \u003Ccode>true\u003C/code> karena \u003Ccode>8 = 8\u003C/code> itu \u003Cstrong>benar\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>Untuk eksperimen, kalian bisa coba coba ganti angka dan operator perbandingannya.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"operasi-logika-pada-pascal\">Operasi Logika pada Pascal\u003C/h2>\n\u003Cp>Operasi logika merupakan operasi yang berguna untuk mengambil kesimpulan dari 2 \u003Cstrong>kondisi logis\u003C/strong> (true atau false).\u003C/p>\n\u003Cp>Operator pada operasi logika ada 4 yaitu \u003Ccode>AND\u003C/code>, \u003Ccode>OR\u003C/code>, \u003Ccode>XOR\u003C/code>, dan \u003Ccode>NOT\u003C/code>. Mungkin operator ini juga ada pada matematika logika seperti \u003Cstrong>konjungsi\u003C/strong>, \u003Cstrong>disjungsi\u003C/strong>, \u003Cstrong>implikasi\u003C/strong>, dan \u003Cstrong>negasi\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>Untuk lebih jelasnya tentang operator pada bahasa pascal bisa lihat pada tabel berikut ini.\u003C/p>\n\u003Ctable>\n\u003Cthead>\n\u003Ctr>\n\u003Cth>Operator\u003C/th>\n\u003Cth>Padanan\u003C/th>\n\u003Cth>Keterangan\u003C/th>\n\u003C/tr>\n\u003C/thead>\n\u003Ctbody>\u003Ctr>\n\u003Ctd>\u003Ccode>AND\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>konjungsi\u003C/td>\n\u003Ctd>True jika ruas kiri dan ruas kanan bernilai true\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003Ctr>\n\u003Ctd>\u003Ccode>OR\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>disjungsi\u003C/td>\n\u003Ctd>False jika kedua ruas bernilai false\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003Ctr>\n\u003Ctd>\u003Ccode>XOR\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>negasi biimplikasi\u003C/td>\n\u003Ctd>False jika kedua ruas bernilai sama\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003Ctr>\n\u003Ctd>\u003Ccode>NOT\u003C/code>\u003C/td>\n\u003Ctd>negasi\u003C/td>\n\u003Ctd>Membalikkan nilai (true menjadi false)\u003C/td>\n\u003C/tr>\n\u003C/tbody>\u003C/table>\n\u003Cp>Penulisan operasi logika sama seperti operasi perbandingan, hanya saja kedua ruas sudah harus bertipe boolean. Untuk lebih jelasnya coba modifikasi lagi kode yang telah kita buat sebelumnya. Silahkan tambahkan 2 variable lagi bertipe boolean dengan nama \u003Cstrong>c\u003C/strong> dan \u003Cstrong>d\u003C/strong>. Selanjutnya isikan nilai variable seperti contoh dibawah.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PASCAL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"program%20OperasiLogika%3B%0Auses%20crt%3B%0Avar%0A%20%20a%2C%20b%3A%20boolean%3B%0A%20%20c%2C%20d%3A%20boolean%3B%20%2F%2F%20tambahkan%20variable%20baru%0Abegin%0A%20%20clrscr%3B%0A%20%20a%20%3A%3D%209%20%3E%2010%3B%20%2F%2F%20false%0A%20%20b%20%3A%3D%208%20%3D%208%3B%20%2F%2F%20true%0A%20%20c%20%3A%3D%20a%20AND%20b%3B%20%2F%2F%20true%20AND%20false%20%3D%20false%0A%20%20d%20%3A%3D%20a%20OR%20b%3B%20%2F%2F%20true%20OR%20false%20%3D%20true%0A%20%20writeln('a%3A%20'%2C%20a)%3B%0A%20%20writeln('b%3A%20'%2C%20b)%3B%0A%20%20writeln('c%3A%20'%2C%20c)%3B%0A%20%20writeln('d%3A%20'%2C%20d)%3B%0A%20%20readln%3B%0Aend.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>program OperasiLogika;\nuses crt;\nvar\n  a, b: boolean;\n  c, d: boolean; // tambahkan variable baru\nbegin\n  clrscr;\n  a := 9 &gt; 10; // false\n  b := 8 = 8; // true\n  c := a AND b; // true AND false = false\n  d := a OR b; // true OR false = true\n  writeln('a: ', a);\n  writeln('b: ', b);\n  writeln('c: ', c);\n  writeln('d: ', d);\n  readln;\nend.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Jika sudah coba kalian jalankan maka kurang lebih outputnya akan seperti ini.\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"a%3A%20false%0Ab%3A%20true%0Ac%3A%20false%0Ad%3A%20true\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>a: false\nb: true\nc: false\nd: true\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Pada contoh tersebut variable \u003Cstrong>a\u003C/strong> bernilai \u003Ccode>true\u003C/code>, variable \u003Cstrong>b\u003C/strong> bernilai \u003Ccode>false\u003C/code>. Lalu kita menggunakan nilai tersebut untuk melakukan operasi logika pada variable \u003Cstrong>c\u003C/strong> dan \u003Cstrong>d\u003C/strong>.\u003C/p>\n\u003Cp>Pada variable \u003Cstrong>c\u003C/strong> kita melakukan operasi \u003Ccode>AND\u003C/code>. Sehingga \u003Ccode>a AND b\u003C/code> bisa kita terjemahkan menjadi \u003Ccode>true AND false\u003C/code>, hasilnya adalah \u003Ccode>false\u003C/code>.\u003C/p>\n\u003Cp>Untuk variable \u003Cstrong>d\u003C/strong> kita melakukan operasi \u003Ccode>OR\u003C/code>. Sehingga \u003Ccode>a OR b\u003C/code> bisa kita terjemahkan menjadi \u003Ccode>true OR false\u003C/code>, hasilnya adalah \u003Ccode>true\u003C/code>.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>Operasi \u003Ccode>not\u003C/code> hanya membutuhkan satu operand di kanan tanda (fungsi dan penulisannya seperti tanda negatif)\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Ch2 id=\"penutup\">Penutup\u003C/h2>\n\u003Cp>Cukup sekian untuk tutorial kali ini semoga bermanfaat :D Ekspresi boolean ini akan banyak kita gunakan pada tutorial selanjutnya dalam penyusunan konsidisi dan perulangan. Pada tutorial selanjutnya kita akan belajar tentang \u003Ca href=\"https://invasikode.com/if-else-pascal/\">kondisi percabangan dengan if else\u003C/a>.\u003C/p>\n","",[136,149,164,176],{"id":137,"title":138,"slug":139,"excerpt":140,"thumbnail_image":141,"tags":143},"46","Mengapa C Mulai Ditinggalkan: Duel Filosofi Keamanan Rust vs Kesederhanaan Zig","mengapa-c-mulai-ditinggalkan-duel-filosofi-rust-vs-zig","Pernah denger kalau sekitar 70% celah keamanan kritis software modern itu asalnya dari bahasa C? Iya, bahasa yang udah jadi fondasi internet ini 😅. Yuk, kita bedah duel filosofi Rust vs Zig dan cari tahu mana yang pas buat proyek kalian!",{"id":142},"1942a5c9-c1f6-476d-9913-768f78d9d8eb",[144,145,146,147,148],"system-programming","rust","zig","c","memory-safety",{"id":150,"title":151,"slug":152,"excerpt":153,"thumbnail_image":154,"tags":156},"45","Rate Limiting Algorithms: Token Bucket vs Leaky Bucket vs Sliding Window","rate-limiting-algorithms-token-bucket-leaky-bucket-sliding-window","Udah tahu kenapa *rate limiting* itu wajib, tapi masih bingung beda Token Bucket, Leaky Bucket, Fixed Window, dan Sliding Window? Yuk, kita adu empat algoritma ini bareng-bareng dan cari tahu mana yang paling pas buat API kalian!",{"id":155},"0e0ed26d-20c6-443c-bde1-4a6200f6f801",[157,158,159,160,161,162,163],"backend","system-design","rate-limiting","redis","api-gateway","architecture","traffict-management",{"id":165,"title":166,"slug":167,"excerpt":168,"thumbnail_image":169,"tags":171},"44","Transactional Outbox Pattern: Solusi Konsistensi Database dan Message Broker Tanpa 2PC","transactional-outbox-pattern-konsistensi-database-message-broker","Pernah nggak kalian lihat pesanan udah masuk database, tapi email konfirmasinya nggak pernah kekirim? Itu gejala *dual-write problem*. Yuk, kita bedah Transactional Outbox Pattern biar data dan *event* kalian nggak lagi berselisih paham!",{"id":170},"e3c617fd-1486-4b82-b937-94fbec846c77",[157,172,162,173,174,158,175],"microservices","database","message-broker","postgresql",{"id":177,"title":178,"slug":179,"excerpt":180,"thumbnail_image":181,"tags":183},"43","Dead Letter Queue (DLQ) & Retry Policy: Menyelamatkan Pesan Nyasar di RabbitMQ Tanpa Bikin Worker Macet","dead-letter-queue-retry-policy-rabbitmq-resilient-messaging","Pernah nggak sih, *worker* kalian nolak satu pesan terus-terusan sampai CPU melonjak 100%? Itu namanya *poison message loop*, jebakan klasik di RabbitMQ. Yuk, kita bahas cara pasang *retry policy* dan *dead letter queue* yang bener!",{"id":182},"6c0a7ead-4841-4073-b29e-df7ae0f2aa3c",[184,174,157,162,172,185,186],"rabbitmq","async","python",[188,192,195,198],{"text":189,"depth":190,"id":191},"Tipe Data Boolean pada Pascal",2,"tipe-data-boolean-pada-pascal",{"text":193,"depth":190,"id":194},"Operasi Perbandingan pada Pascal","operasi-perbandingan-pada-pascal",{"text":196,"depth":190,"id":197},"Operasi Logika pada Pascal","operasi-logika-pada-pascal",{"text":199,"depth":190,"id":200},"Penutup","penutup",1791045064984]