[{"data":1,"prerenderedAt":457},["ShallowReactive",2],{"site-header":3,"site-footer-license":37,"article-buat-powershell-lebih-berwarna-dengan-starship-with-latest":41},{"navigations":4},[5,20],{"collection":6,"item":7},"series",{"__typename":6,"title":8,"slug":9,"children_series":10},"Artikel","all",[11,14,17],{"title":12,"slug":13},"Algoritma dan Struktur Data","algoritma-struktur-data",{"title":15,"slug":16},"Konsep Dasar Pemrograman","konsep-dasar-pemrograman",{"title":18,"slug":19},"Kecerdasan Artifisial","kecerdasan-artifisial",{"collection":6,"item":21},{"__typename":6,"title":22,"slug":23,"children_series":24},"Tutorial","tutorial",[25,28,31,34],{"title":26,"slug":27},"Belajar Java","belajar-java",{"title":29,"slug":30},"Belajar Pascal","belajar-pascal",{"title":32,"slug":33},"Belajar Python","belajar-python",{"title":35,"slug":36},"Belajar Golang","belajar-golang",{"name":38,"url":39,"show":40},"CC BY-SA","https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/",false,{"article":42,"renderedBody":408,"renderedTakeaway":409,"latestArticles":410,"toc":433},{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"published_at":47,"thumbnail_image":48,"tags":50,"reading_time":54,"takeway":55,"body":56,"authors":57,"series":58},"12","Buat PowerShell Lebih Berwarna dengan Starship","buat-powershell-lebih-berwarna-dengan-starship","Bosen sama tampilan PowerShell yang hitam putih dan kaku? Yuk, sulap terminalmu jadi lebih interaktif, estetik, dan berwarna pakai Starship!","2026-06-15T02:37:24.143Z",{"id":49},"c5a8262b-43db-4479-8f6c-5a6a0d61653b",[51,52,53],"shell","windows","powershell",null,"- Starship adalah prompt lintas platform berbasis Rust yang sangat cepat, aman, dan mudah dikustomisasi.\n- Untuk menampilkan ikon dan simbol khusus di Starship, kita wajib menginstal dan mengaktifkan Nerd Font.\n- Proses instalasi Starship di Windows sangat fleksibel, bisa lewat winget, scoop, chocolatey, maupun installer manual.\n- Preset siap pakai seperti Pastel Powerline mempermudah kustomisasi tema terminal tanpa perlu menulis konfigurasi dari nol.","Sebagai programmer, terminal seakan udah jadi senjata utama kita sehari-hari. Mulai dari buat eksekusi program, menjalankan *interpreter* Python, manajemen server, atau bahkan cuma buat gaya-gayaan \"hacking-hacking ceria\" alias meretas secara santai. 😎\n\nTapi, tampilan bawaan terminal yang cuma hitam kosong, dengan baris teks putih dan kursor berkedip-kedip, sering kali terasa kaku dan mengintimidasi penggunanya. Apalagi buat kalian yang baru pertama kali menyentuh dunia pemrograman.\n\nNggak heran kalau hal ini bikin banyak orang—bahkan programmer sekalipun—jadi males pakai terminal. Padahal kalau kalian tahu triknya, lewat terminal tuh kita bisa melakukan banyak hal dengan jauh lebih cepat dan praktis.\n\nCoba bayangkan seandainya ada cara buat bikin terminal jadi terasa lebih ramah (*friendly*) dengan dekorasi warna-warni di sisi kanan dan kiri. Pasti aktivitas mengetik di terminal bakal terasa jauh lebih seru dan menyenangkan!\n\nNah, ada kabar baik nih! 👏 Pakai Starship, kalian bisa menyulap baris perintah terminal yang awalnya cuma teks putih polos di atas latar belakang hitam pekat.\n\n> 📷 *Ilustrasi: tampilan awal PowerShell bawaan Windows dengan prompt teks standar berwarna putih.*\n\nPrompt tersebut bakal disulap jadi lebih hidup dengan paduan warna informatif, ikon status direktori, dan indikator branch Git yang keren.\n\n> 📷 *Ilustrasi: jendela PowerShell setelah dipasangi Starship prompt dengan aksen warna dan ikon direktori interaktif.*\n\nGimana, kelihatan jauh lebih menarik, kan? 😮\n\n## Sekilas Tentang Starship\n\nSebelum kita masuk ke bagian instalasi, yuk kita kenalan singkat dulu sama si Starship ini.\n\nBagi sebagian orang, nama \"starship\" atau kapal bintang mungkin mengingatkan kita sama kendaraan antariksa fiksi buat menjelajah galaksi lain.\n\nTapi tenang aja, yang mau kita bahas sekarang bukan soal teori konspirasi antariksa kok, haha. Yuk, balik lagi ke fokus utama kita.\n\nJadi, [Starship](https://starship.rs) itu sebenarnya adalah sebuah *prompt* lintas platform (*cross-platform*) yang bisa dikustomisasi sesuka hati kita. Dengan bantuan Starship, kalian bisa mengubah tampilan baris perintah di terminal yang tadinya hitam-putih flat menjadi penuh warna-warni informatif.\n\nSecara teknis, Starship ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Rust. Makanya, performanya tergolong sangat cepat, ringan, dan juga aman saat dijalankan di sistem kalian.\n\nKarena sifatnya yang *cross-platform*, kalian bisa memasangnya di sistem operasi mana aja. Mulai dari Linux, macOS, Windows, bahkan di Android lewat Termux.\n\nTapi berhubung pengguna Linux dan macOS udah punya banyak alternatif *shell* populer yang gampang diotak-atik kayak Zsh atau Fish, kali ini kita bakal fokus membahas cara instalasinya di Windows aja. Lebih spesifiknya, kita bakal pasang di Windows PowerShell.\n\n## Langkah Instalasi Starship di Windows PowerShell\n\nAgar Starship bisa tampil dengan sempurna tanpa ada karakter yang rusak, ada tiga komponen utama yang wajib kalian siapkan:\n\n1. **Nerd Font** — Font khusus yang mendukung pencetakan berbagai macam ikon dan karakter dekoratif unik.\n2. **Starship** — Program utama *prompt* yang bakal kita pasang.\n3. **Preset** — Konfigurasi tema siap pakai biar kalian nggak perlu pusing mendesain dari awal.\n\nTanpa perlu berlama-lama lagi, yuk langsung kita eksekusi langkah-langkahnya di bawah ini!\n\n### 1. Unduh dan Pasang Nerd Font\n\nCara pasang *Nerd Font* ini sebenarnya sama aja kayak instalasi font standar pada umumnya kok.\n\nPertama, silakan kunjungi halaman unduhan [Nerd Font](https://www.nerdfonts.com/font-downloads) dan pilih jenis font yang kalian suka. Di panduan ini, aku bakal pakai font terfavorit yaitu `FiraCode Nerd Font`.\n\nSetelah berkas `.zip` selesai diunduh, segera ekstrak berkas tersebut dan buka foldernya. Di dalamnya kalian bakal nemuin banyak sekali berkas dengan format `.ttf` maupun `.otf`.\n\nLangkah berikutnya, pilih semua berkas font berformat `.ttf` dan `.otf` tersebut, lalu klik kanan dan pilih opsi **Install** (atau **Install for all users**). Sistem Windows akan memasang seluruh variasi ketebalan font ke direktori font sistem secara otomatis.\n\n> 📷 *Ilustrasi: menu klik kanan di Windows Explorer saat memilih opsi instalasi kumpulan berkas font FiraCode Nerd Font.*\n\n### 2. Aktifkan Nerd Font di Windows Terminal\n\nSetelah berhasil terpasang di sistem Windows, font tersebut nggak bakal otomatis aktif di terminal kalian. Kita harus mengonfigurasinya terlebih dulu.\n\n> **Catatan:** Di tutorial ini kita bakal pakai aplikasi [Windows Terminal](https://apps.microsoft.com/store/detail/windows-terminal/9N0DX20HK701). Kalau kalian pakai aplikasi terminal lain, silakan sesuaikan pengaturannya di menu konfigurasi masing-masing ya.\n\nBuka Windows Terminal kalian, lalu tekan kombinasi tombol `Ctrl + ,` buat memunculkan halaman pengaturan (*Settings*).\n\nDi menu navigasi sebelah kiri, klik opsi **PowerShell** lalu masuk ke bagian **Appearance**. Di pilihan **Font face**, silakan ganti menjadi `FiraCode Nerd Font` atau nama font lain yang udah kalian pasang tadi.\n\nJangan lupa klik tombol **Save** buat menyimpan perubahan tersebut.\n\n### 3. Pasang Starship Prompt\n\nSekarang mari kita pasang Starship. Kita bisa melakukannya langsung lewat baris perintah di terminal.\n\nBagi pengguna Windows 11 atau Windows 10 versi terbaru yang udah punya *package manager* bawaan, silakan jalankan perintah ini:\n\n```powershell\nwinget install --id Starship.Starship\n```\n\nTunggu beberapa menit hingga proses unduhan dan instalasi otomatisnya selesai dengan sukses.\n\nKalau perintah di atas nggak berhasil karena `winget` belum dikonfigurasi, kalian juga bisa memanfaatkan pengelola paket alternatif seperti Chocolatey atau Scoop.\n\nKalau pakai Chocolatey:\n\n```powershell\nchoco install starship\n```\n\nKalau pakai Scoop:\n\n```powershell\nscoop install starship\n```\n\nBagaimana kalau semua cara di atas masih nggak bisa? Tenang aja, kalian tetap bisa mengunduh berkas pemasang (*installer*) secara manual lewat [laman rilis resmi Starship](https://github.com/starship/starship/releases). Cari berkas dengan format installer `.msi` versi terbaru, unduh, lalu jalankan instalasinya seperti aplikasi biasa.\n\n### 4. Konfigurasi Profil PowerShell\n\nMeskipun program Starship udah sukses terpasang, tampilan terminal kalian mungkin masih kelihatan biasa aja. Hal ini wajar banget karena kita belum menyuruh PowerShell buat memuat modul Starship saat pertama kali dijalankan.\n\nBuat mengatasinya, mari jalankan baris perintah berikut di dalam terminal PowerShell kalian:\n\n```powershell\nif (!(test-path $PROFILE)) {new-item -type file -path $PROFILE -force} `\n\"Invoke-Expression (&starship init powershell)\" >> $PROFILE\n```\n\nSetelah perintah itu dijalankan, coba tutup aplikasi PowerShell kalian dan buka kembali. Kalau konfigurasinya sukses, baris prompt terminal kalian bakal langsung berganti menampilkan lambang panah khas Starship dengan nama direktori aktif.\n\n> 📷 *Ilustrasi: tampilan PowerShell yang baru dimuat dengan konfigurasi prompt Starship bawaan.*\n\nNamun, jika tampilannya nggak berubah dan kalian malah menjumpai pesan *error* seperti ini:\n\n```\nMicrosoft.PowerShell_profile.ps1 cannot be loaded because running scripts\nis disabled on this system. For more information, see about_Execution_Policies at\nhttps:/go.microsoft.com/fwlink/?LinkID=135170.\n```\n\nItu tandanya sistem Windows membatasi PowerShell buat mengeksekusi berkas skrip profil. Untuk memberikan izin eksekusi skrip, jalankan perintah berikut dengan hak akses administrator:\n\n```powershell\nSet-ExecutionPolicy -ExecutionPolicy ByPass -Scope CurrentUser\n```\n\nSetelah itu, keluar dari PowerShell lalu buka kembali. Seharusnya terminal kalian kini sudah berubah mengikuti tema standar Starship.\n\n### 5. Pasang Preset Tema Pilihan\n\nSebenarnya, sampai tahap ini terminal kalian udah siap dipakai buat tempur. Kalau kalian udah merasa cukup puas dengan tampilan default-nya, langkah kelima ini bisa kalian lewati aja.\n\nTapi kalau kalian tipe orang yang bosenan dan pengen coba gaya visual lain yang lebih memukau, kita bisa memanfaatkan fitur *preset*.\n\nCaranya, silakan kunjungi [halaman preset Starship](https://starship.rs/presets/) dan pilih tema yang paling cocok dengan selera kalian. Setelah itu, unduh berkas konfigurasi `.toml` yang disediakan di sana. Di sini, aku bakal mencontohkan penggunaan tema [Pastel Powerline](https://starship.rs/presets/pastel-powerline.html).\n\nLangkah berikutnya, buka terminal PowerShell kalian langsung di folder tempat berkas `.toml` hasil unduhan tadi berada, lalu jalankan perintah ini:\n\n```powershell\nif (!(test-path $HOME\\.config)) {new-item $HOME\\.config -type Directory}\n```\n\nSelanjutnya, tetap di direktori yang sama, pindahkan berkas tersebut ke folder konfigurasi Starship. Pastikan kalian mengganti kata `nama-preset` dengan nama berkas asli yang kalian unduh tadi:\n\n```powershell\nmove-item -path nama-preset.toml -destination $HOME\\.config\\starship.toml -force\n```\n\nSebagai contoh, kalau kalian menggunakan tema Pastel Powerline, perintahnya bakal jadi seperti ini:\n\n```powershell\nmove-item -path pastel-powerline.toml -destination $HOME\\.config\\starship.toml -force\n```\n\nBegitu perintah selesai dijalankan, terminal PowerShell kalian bakal langsung berubah seketika menampilkan desain barunya yang menawan dengan balok segmen warna pastel bertingkat.\n\n> 📷 *Ilustrasi: antarmuka PowerShell dengan tema preset Pastel Powerline yang menampilkan segmen warna-warni dan ikon sistem.*\n\nWah, bener-bener keren banget, kan? 😍\n\nKalau di kemudian hari kalian pengen ganti suasana lagi, kalian tinggal unduh file `.toml` dari tema lain lalu jalankan perintah pemindahan di atas.\n\nSekarang terminal kalian nggak cuma hitam putih kaku lagi, tapi udah penuh warna-warni yang bikin makin betah koding. Buat informasi lebih lengkap tentang kustomisasi mendalam, silakan mampir ke situs resmi [Starship](https://starship.rs/).\n\nSelamat bersenang-senang dan *hacking* santai pakai terminal baru kalian ya! 👋",[],{"id":59,"title":8,"slug":9,"articles":60,"parent_series":54},"9",[61,77,90,102,113,126,138,149,161,172,182,192,195,206,215,226,237,247,255,266,277,288,296,305,314,327,336,347,358,368,377,386,396],{"id":62,"title":63,"slug":64,"excerpt":65,"thumbnail_image":66,"tags":68},"41","Log Aggregation Modern dengan Grafana Loki dan Vector: Hemat Storage Tanpa Indeks Raksasa","log-aggregation-modern-grafana-loki-vector-hemat-storage","Klaster Elasticsearch kalian rakus RAM dan boros storage, ya? Padahal nggak semua kata di log perlu diindeks, lho. Yuk, kita kenalan sama duet Grafana Loki dan Vector yang jauh lebih ramah kantong!",{"id":67},"03c9d1a0-c80a-401d-9f2b-2b3ee7abb115",[69,70,71,72,73,74,75,76],"backend","observa","logging","grafana","loki","vector","devops","system-design",{"id":78,"title":79,"slug":80,"excerpt":81,"thumbnail_image":82,"tags":84},"45","Rate Limiting Algorithms: Token Bucket vs Leaky Bucket vs Sliding Window","rate-limiting-algorithms-token-bucket-leaky-bucket-sliding-window","Udah tahu kenapa *rate limiting* itu wajib, tapi masih bingung beda Token Bucket, Leaky Bucket, Fixed Window, dan Sliding Window? Yuk, kita adu empat algoritma ini bareng-bareng dan cari tahu mana yang paling pas buat API kalian!",{"id":83},"0e0ed26d-20c6-443c-bde1-4a6200f6f801",[69,76,85,86,87,88,89],"rate-limiting","redis","api-gateway","architecture","traffict-management",{"id":91,"title":92,"slug":93,"excerpt":94,"thumbnail_image":95,"tags":97},"16","Menggunakan TypeScript dengan Node.js dan Express","menggunakan-typescript-dengan-node-js-dan-express","Pengen bikin server Express di Node.js tapi pakai fitur-fitur keren TypeScript? Yuk, intip cara setup lengkapnya dari nol di sini!",{"id":96},"798b60f1-9ef5-4f73-8d43-85825fd86acc",[98,99,100,101],"javascript","nodejs","express","typescript",{"id":103,"title":104,"slug":105,"excerpt":106,"thumbnail_image":107,"tags":109},"17","Pemrograman Asynchronous vs Multithreading, Apa Sih Bedanya?","pemrograman-asynchronous-dan-multithreading-apa-bedanya","Sering dengar istilah asynchronous dan multithreading pas ngoding tapi masih bingung bedanya? Yuk, kita bedah perbedaannya lewat analogi bikin mi instan yang gampang dipahami!",{"id":108},"9c05d0ae-e829-4f1b-b9f7-a84f3e0439d3",[110,111,112],"pemrograman","concurrency","tips-coding",{"id":114,"title":115,"slug":116,"excerpt":117,"thumbnail_image":118,"tags":120},"33","Berkenalan dengan RabbitMQ: Si Kurir Pesan Serba Bisa","berkenalan-dengan-rabbitmq-si-kurir-pesan-serba-bisa","Pernah nggak sih kalian klik Bayar Sekarang dan notifikasi suksesnya muncul seketika, padahal email konfirmasi baru nyampe beberapa detik kemudian? Rahasianya ada di satu kurir tak terlihat. Yuk, kita kenalan sama RabbitMQ!",{"id":119},"f6620f79-b3b2-4f9c-8104-283a335e06c4",[121,122,69,123,124,125],"rabbitmq","message-broker","microservices","async","queue",{"id":127,"title":128,"slug":129,"excerpt":130,"thumbnail_image":131,"tags":133},"34","Kenapa Backend Butuh Database Connection Pooling?","kenapa-backend-butuh-database-connection-pooling","Pernah kena error Too many connections padahal CPU server masih santai di angka 30%? Masalahnya bukan di query kalian, tapi di cara aplikasi ngobrol sama database. Yuk, kenalan sama Connection Pooling!",{"id":132},"6f7a2d8c-2a37-4901-a522-50df8d9c0a20",[69,134,135,136,76,137],"database","postgresql","connection-pooling","performance",{"id":139,"title":140,"slug":141,"excerpt":142,"thumbnail_image":143,"tags":145},"27","Background Worker & Task Queue: Jangan Jalankan Proses Berat di Request HTTP!","background-worker-task-queue-jangan-jalankan-proses-berat-di-http","Pernah nggak sih kalian klik Daftar Akun lalu halaman loading muter sampai 15 detik tanpa kepastian? Penyebabnya klasik banget. Yuk, kita bahas kenapa proses berat nggak boleh dijalanin di request HTTP!",{"id":144},"e119c6ad-fc37-4b92-abdc-3eb20f8e34b4",[69,146,147,148,121,86,124],"task-queue","celery","fastapi",{"id":150,"title":151,"slug":152,"excerpt":153,"thumbnail_image":154,"tags":156},"28","Mengatasi N+1 Query Problem: Musuh Tersembunyi Performa Backend","mengatasi-n-plus-1-query-problem-musuh-tersembunyi-backend","Pernah bikin endpoint yang cuma nampilin 50 postingan beserta nama penulisnya, tapi response-nya lambat banget? Bisa jadi kalian kena N+1 Query. Yuk, kita bedah penyebabnya dan cara memberantasnya!",{"id":155},"34b94e14-3e9a-4778-9f1f-6df5898915fb",[134,157,158,159,160,137,69],"sql","orm","sqlalchemy","django",{"id":162,"title":163,"slug":164,"excerpt":165,"thumbnail_image":166,"tags":168},"30","Berkenalan dengan Bahasa Go: Kenapa Banyak Dipakai untuk Backend Modern?","berkenalan-dengan-bahasa-go-untuk-backend-modern","Kok bisa sih Go yang masih muda ini jadi bahasa andalan Docker sampai Kubernetes? Yuk, kita kenalan sama Goroutine, Channel, dan alasan dia hemat memori luar biasa!",{"id":167},"a368631c-f331-4c50-8322-1d0fc44927aa",[169,170,69,111,171,76],"golang","go","goroutine",{"id":173,"title":174,"slug":175,"excerpt":176,"thumbnail_image":177,"tags":179},"13","Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pindah ke Linux","hal-yang-perlu-diperhatikan-sebelum-pindah-ke-linux","Tertarik migrasi dari Windows ke Linux tapi masih ragu? Yuk, pelajari kelebihan, kekurangan, dan persiapan penting sebelum kamu benar-benar pindah!",{"id":178},"ae27713e-5025-4d13-88b6-efb4860cc5b3",[180,52,181],"linux","foss",{"id":183,"title":184,"slug":185,"excerpt":186,"thumbnail_image":187,"tags":189},"11","Apa Kabar JavaScript? Rilis State of JS 2022","apa-kabar-javascript-rilis-state-of-js-2022","Survei State of JS 2022 resmi dirilis dengan lonjakan responden yang luar biasa! Framework dan build tool apa saja yang berhasil mencuri perhatian tahun ini?",{"id":188},"18df5262-d813-43d1-b1f7-5595a7f53602",[98,190,191],"web","news",{"id":43,"title":44,"slug":45,"excerpt":46,"thumbnail_image":193,"tags":194},{"id":49},[51,52,53],{"id":196,"title":197,"slug":198,"excerpt":199,"thumbnail_image":200,"tags":202},"14","Instalasi Java dengan Visual Studio Code","instalasi-java-dengan-visual-studio-code","Mau belajar ngoding Java tapi spek laptop pas-pasan buat buka IDE berat? Yuk, cari tahu cara setup VS Code biar ngoding Java tetap lancar dan enteng!",{"id":201},"99b01cc2-11ac-4449-9927-a1a7116347df",[203,204,205],"howto","java","editor",{"id":207,"title":208,"slug":209,"excerpt":210,"thumbnail_image":211,"tags":213},"15","Kenapa Ada Banyak Sekali Distro Linux?","kenapa-ada-banyak-sekali-distro-linux","Pernah bingung pas mau install Linux tapi malah disuguhi puluhan pilihan distro? Tenang, kalian nggak sendirian. Yuk, cari tahu kenapa distro Linux bisa sebanyak itu dan apa bedanya!",{"id":212},"b5352a4b-f274-4489-aca9-36814947d514",[180,214],"distro",{"id":216,"title":217,"slug":218,"excerpt":219,"thumbnail_image":220,"tags":222},"18","React, Angular, atau Vue: Pilih Framework yang Mana?","react-angular-vue-pilih-framework-yang-mana","Bingung menentukan pilihan di antara React, Angular, dan Vue untuk proyek web kalian berikutnya? Tenang, yuk kita bandingkan kelebihan masing-masing di sini!",{"id":221},"ff111270-80c2-4ccb-83d7-d5ab8c021201",[223,224,225],"web-development","frontend","framework",{"id":227,"title":228,"slug":229,"excerpt":230,"thumbnail_image":231,"tags":233},"19","Static Typing dan Dynamic Typing: Apa Bedanya?","static-typing-dan-dynamic-typing-apa-bedanya","Pernah bingung kenapa di Java tipe data harus dideklarasikan, sementara di Python tinggal pakai aja? Yuk, cari tahu perbedaan static typing dan dynamic typing di sini!",{"id":232},"98e85e76-9e7b-42d1-b989-7c75e7f49abc",[234,235,236],"programming","types","comparison",{"id":238,"title":239,"slug":240,"excerpt":241,"thumbnail_image":242,"tags":244},"20","Tailwind v3.0 Rilis: Ada JIT, Arbitrary Values, dan Banyak Lagi!","tailwind-v3-0-rilis-jit-arbitrary-dan-banyak-lagi","Tailwind CSS v3.0 resmi dirilis dengan segudang peningkatan performa yang bikin proses coding makin asyik. Apa aja sih fitur andalan yang wajib dicoba?",{"id":243},"d5e879fa-5cd0-4015-a155-b0cc69ff12fb",[245,246,223],"tailwind-css","css-framework",{"id":248,"title":249,"slug":250,"excerpt":251,"thumbnail_image":252,"tags":254},"21","TypeScript: JavaScript dengan Gaya dan Tipe Data Statis","typescript-javascript-dengan-gaya","Pernah pusing gara-gara runtime error di JavaScript? Yuk, kenalan dengan TypeScript yang bawa fitur static typing biar kode kalian makin rapi dan aman!",{"id":253},"f615bb1f-8e36-4d6c-9c2c-f1629407173c",[101,98,223],{"id":256,"title":257,"slug":258,"excerpt":259,"thumbnail_image":260,"tags":262},"22","Yang Baru di Nuxt 3: Nitro Engine, Vite, dan Fitur Keren Lainnya","yang-baru-di-nuxt-3-nitro-vite-dan-banyak-lagi","Nuxt 3 hadir membawa perubahan arsitektur besar-besaran untuk menyelaraskan dengan Vue 3. Penasaran apa saja peningkatan performa dan fitur barunya?",{"id":261},"8444bdbc-f60c-4d8b-8593-1b49400e8659",[263,264,265],"nuxt-3","vue-3","frontend-framework",{"id":267,"title":268,"slug":269,"excerpt":270,"thumbnail_image":271,"tags":273},"23","Kenapa Pakai FastAPI dan Kenapa Dia Kenceng Banget?","kenapa-pakai-fastapi-dan-kenapa-dia-kenceng-banget","Sering dengar FastAPI tapi masih bingung kenapa dia bisa ngebut kayak NodeJS dan Go? Yuk, kita bedah bareng rahasia ASGI, sihir Pydantic, sampai dokumentasi otomatisnya!",{"id":272},"84847c9e-70ab-4dcc-bed7-7be50165f7f4",[148,274,69,275,276],"python","asgi","pydantic",{"id":278,"title":279,"slug":280,"excerpt":281,"thumbnail_image":282,"tags":284},"26","REST API vs gRPC: Kapan Sebaiknya Mulai Pindah dari JSON?","rest-api-vs-grpc-kapan-sebaiknya-pindah-dari-json","Pernah nggak sih sistem mikroservis kalian mulai kerasa berat padahal cuma tuker-tukeran data internal? Belum tentu masalah servernya. Yuk, kita bahas kapan REST + JSON masih juara dan kapan gRPC jadi jawabannya!",{"id":283},"487500a0-9e09-469d-8736-1583c5ea83aa",[69,285,286,123,287,76],"grpc","rest-api","protobuf",{"id":289,"title":290,"slug":291,"excerpt":292,"thumbnail_image":293,"tags":295},"38","Optimistic vs Pessimistic Locking: Mengatasi Rebutan Data di Database","optimistic-vs-pessimistic-locking-mengatasi-rebutan-data-di-database","Seribu orang ngeklik \"Beli Sekarang\" di detik yang sama buat rebutan 1 tiket terakhir. Kira-kira apa yang bakal terjadi di server kalian? Yuk, kita banding *pessimistic* sama *optimistic locking*!",{"id":294},"21ab769d-6f82-4a22-be11-17ac16e9fb6b",[69,134,111,135,76,88,157],{"id":297,"title":298,"slug":299,"excerpt":300,"thumbnail_image":301,"tags":303},"24","Kenapa Butuh Rate Limiting?","kenapa-butuh-rate-limiting","Pernah nggak sih endpoint login kalian diserbu bot yang nyoba nembak ribuan password cuma dalam semenit? Yuk, kita bahas kenapa Rate Limiting itu wajib, plus cara masangnya di FastAPI!",{"id":302},"1401f9e5-6359-404a-8d80-273ddee9a372",[69,85,76,304,86,148],"api",{"id":306,"title":307,"slug":308,"excerpt":309,"thumbnail_image":310,"tags":312},"25","Kenapa Event Queue Bikin Backend Kalian Nggak Gampang Tumbang?","kenapa-event-queue-bikin-backend-kamu-nggak-gampang-tumbang","Pernah klik tombol Beli Sekarang dan notifikasi suksesnya muncul dalam sekejap, padahal di belakang layar ada invoice, email, sampai push notification yang harus dibuat? Rahasianya Event Queue. Yuk, kita bedah!",{"id":311},"d9e76018-fbcc-4c69-ad42-8f75ff229ecd",[69,76,313,122,88],"event-queue",{"id":315,"title":316,"slug":317,"excerpt":318,"thumbnail_image":319,"tags":321},"46","Mengapa C Mulai Ditinggalkan: Duel Filosofi Keamanan Rust vs Kesederhanaan Zig","mengapa-c-mulai-ditinggalkan-duel-filosofi-rust-vs-zig","Pernah denger kalau sekitar 70% celah keamanan kritis software modern itu asalnya dari bahasa C? Iya, bahasa yang udah jadi fondasi internet ini 😅. Yuk, kita bedah duel filosofi Rust vs Zig dan cari tahu mana yang pas buat proyek kalian!",{"id":320},"1942a5c9-c1f6-476d-9913-768f78d9d8eb",[322,323,324,325,326],"system-programming","rust","zig","c","memory-safety",{"id":328,"title":329,"slug":330,"excerpt":331,"thumbnail_image":332,"tags":334},"29","Memahami Database Indexing: Rahasia Query Super Cepat","memahami-database-indexing-rahasia-query-super-cepat","Query kalian mulai lelet padahal data baru nembus jutaan baris? Sebelum buru-buru *upgrade* server, yuk cek dulu *index*-nya. Yuk, kita bedah gimana *database indexing* sebenernya kerja!",{"id":333},"b123036f-1779-478c-a545-cf5f189b5fe9",[134,157,135,335,137,69],"indexing",{"id":337,"title":338,"slug":339,"excerpt":340,"thumbnail_image":341,"tags":343},"31","Mengenal Redis: Lebih dari Sekadar In-Memory Cache","mengenal-redis-lebih-dari-sekadar-in-memory-cache","Masih nganggep Redis cuma buat caching? Padahal dia bisa jadi leaderboard, message broker, sampai rate limiter lho. Yuk, kita bedah semua kemampuannya!",{"id":342},"9595b7d7-60e0-48f5-a715-f3cf60f34e1d",[86,69,344,345,346,274],"cache","nosql","in-memory",{"id":348,"title":349,"slug":350,"excerpt":351,"thumbnail_image":352,"tags":354},"32","Docker Compose untuk Developer Santai: Satu Perintah Buat Jalankan Semua Service","docker-compose-untuk-developer-santai","Pernah nggak kalian ngulang-ngulang perintah `docker run` cuma buat nyalain web, database, dan cache satu-satu? Capek, kan? Yuk, kita rapikan semuanya jadi satu file dan satu perintah!",{"id":353},"f4c08f1b-e0d0-410c-b091-c3618944fb3e",[355,356,75,357,69],"docker","docker-compose","containers",{"id":359,"title":360,"slug":361,"excerpt":362,"thumbnail_image":363,"tags":365},"35","Mengenal Idempotency Key: Rahasia Anti-Double Charge di API Pembayaran","mengenal-idempotency-key-rahasia-anti-double-charge-di-api-pembayaran","Pernah internet kalian ngadat pas lagi nekan tombol Bayar, terus panik ngekliknya tiga kali? Kalau endpoint-nya nggak idempotent, saldo bisa kepotong berkali-kali. Yuk, kenalan sama Idempotency Key!",{"id":364},"724cb83a-3ce5-4ee2-b0d7-533e3a0fc7df",[69,304,366,76,367,148,86],"idempotency","payment",{"id":369,"title":370,"slug":371,"excerpt":372,"thumbnail_image":373,"tags":375},"36","Mencegah Efek Domino di Mikroservis dengan Circuit Breaker Pattern","mencegah-efek-domino-di-mikroservis-dengan-circuit-breaker-pattern","Pernah nggak sih, satu fitur minor di aplikasi kalian mendadak lelet, eh malah bikin halaman checkout dan login ikut down total? Itu namanya *cascading failure*. Yuk, kita bahas gimana *circuit breaker pattern* (pemutus arus) nyelametin arsitektur kalian!",{"id":374},"c2e8e37f-8f9a-423f-a09d-74613b3c2924",[69,123,376,76,88],"circuit-breaker",{"id":378,"title":379,"slug":380,"excerpt":381,"thumbnail_image":382,"tags":384},"37","Kenapa Backend Butuh Graceful Shutdown? Jangan Asal Cabut Kabel Server!","kenapa-backend-butuh-graceful-shutdown-jangan-asal-cabut-kabel-server","Pernah nggak sih, abis kalian nge-*deploy* backend, beberapa detik kemudian monitoring malah banjir *alert* **502 Bad Gateway** dari pengguna? Saldo udah kepotong tapi status order belum keburu ter-*update* di *database*. Yuk, kita bahas kenapa *graceful shutdown* itu wajib banget!",{"id":383},"251a54a7-1d24-47fd-8cbc-a46fd42cbb6f",[69,75,148,355,385,76,88],"kubernetes",{"id":387,"title":388,"slug":389,"excerpt":390,"thumbnail_image":391,"tags":393},"39","Database Sharding vs Partitioning: Kapan Data Perlu Dipecah?","database-sharding-vs-partitioning-kapan-data-perlu-dipecah","Tabel transaksi kalian udah nembus miliaran baris dan tiap *query* laporan bikin *CPU* melonjak 100%? Sebelum asal pecah data, yuk kita pahami dulu beda *sharding* sama *partitioning*!",{"id":392},"08ef5fe5-d935-47b3-bbbc-d976948b2a9e",[69,134,135,76,88,394,395],"sharding","scaling",{"id":397,"title":398,"slug":399,"excerpt":400,"thumbnail_image":401,"tags":403},"40","Menyelami Distributed Tracing: Melacak Jejak Request di Balik Keruwetan Microservices","menyelami-distributed-tracing-melacak-jejak-request-microservices","Satu klik Checkout di backend kalian bisa memicu puluhan network call antar-service, tapi pas ada yang lambat, service mana sebenernya yang salah? Log aja nggak cukup buat njawab itu. Yuk, kita bedah Distributed Tracing!",{"id":402},"1ace92fa-b89c-4cef-ab75-4e4cd67a089c",[69,404,405,406,123,88,407],"distributed-systems","observability","open-telemetry","tracing","\u003Cp>Sebagai programmer, terminal seakan udah jadi senjata utama kita sehari-hari. Mulai dari buat eksekusi program, menjalankan \u003Cem>interpreter\u003C/em> Python, manajemen server, atau bahkan cuma buat gaya-gayaan &quot;hacking-hacking ceria&quot; alias meretas secara santai. 😎\u003C/p>\n\u003Cp>Tapi, tampilan bawaan terminal yang cuma hitam kosong, dengan baris teks putih dan kursor berkedip-kedip, sering kali terasa kaku dan mengintimidasi penggunanya. Apalagi buat kalian yang baru pertama kali menyentuh dunia pemrograman.\u003C/p>\n\u003Cp>Nggak heran kalau hal ini bikin banyak orang—bahkan programmer sekalipun—jadi males pakai terminal. Padahal kalau kalian tahu triknya, lewat terminal tuh kita bisa melakukan banyak hal dengan jauh lebih cepat dan praktis.\u003C/p>\n\u003Cp>Coba bayangkan seandainya ada cara buat bikin terminal jadi terasa lebih ramah (\u003Cem>friendly\u003C/em>) dengan dekorasi warna-warni di sisi kanan dan kiri. Pasti aktivitas mengetik di terminal bakal terasa jauh lebih seru dan menyenangkan!\u003C/p>\n\u003Cp>Nah, ada kabar baik nih! 👏 Pakai Starship, kalian bisa menyulap baris perintah terminal yang awalnya cuma teks putih polos di atas latar belakang hitam pekat.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: tampilan awal PowerShell bawaan Windows dengan prompt teks standar berwarna putih.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Prompt tersebut bakal disulap jadi lebih hidup dengan paduan warna informatif, ikon status direktori, dan indikator branch Git yang keren.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: jendela PowerShell setelah dipasangi Starship prompt dengan aksen warna dan ikon direktori interaktif.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Gimana, kelihatan jauh lebih menarik, kan? 😮\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"sekilas-tentang-starship\">Sekilas Tentang Starship\u003C/h2>\n\u003Cp>Sebelum kita masuk ke bagian instalasi, yuk kita kenalan singkat dulu sama si Starship ini.\u003C/p>\n\u003Cp>Bagi sebagian orang, nama &quot;starship&quot; atau kapal bintang mungkin mengingatkan kita sama kendaraan antariksa fiksi buat menjelajah galaksi lain.\u003C/p>\n\u003Cp>Tapi tenang aja, yang mau kita bahas sekarang bukan soal teori konspirasi antariksa kok, haha. Yuk, balik lagi ke fokus utama kita.\u003C/p>\n\u003Cp>Jadi, \u003Ca href=\"https://starship.rs\">Starship\u003C/a> itu sebenarnya adalah sebuah \u003Cem>prompt\u003C/em> lintas platform (\u003Cem>cross-platform\u003C/em>) yang bisa dikustomisasi sesuka hati kita. Dengan bantuan Starship, kalian bisa mengubah tampilan baris perintah di terminal yang tadinya hitam-putih flat menjadi penuh warna-warni informatif.\u003C/p>\n\u003Cp>Secara teknis, Starship ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Rust. Makanya, performanya tergolong sangat cepat, ringan, dan juga aman saat dijalankan di sistem kalian.\u003C/p>\n\u003Cp>Karena sifatnya yang \u003Cem>cross-platform\u003C/em>, kalian bisa memasangnya di sistem operasi mana aja. Mulai dari Linux, macOS, Windows, bahkan di Android lewat Termux.\u003C/p>\n\u003Cp>Tapi berhubung pengguna Linux dan macOS udah punya banyak alternatif \u003Cem>shell\u003C/em> populer yang gampang diotak-atik kayak Zsh atau Fish, kali ini kita bakal fokus membahas cara instalasinya di Windows aja. Lebih spesifiknya, kita bakal pasang di Windows PowerShell.\u003C/p>\n\u003Ch2 id=\"langkah-instalasi-starship-di-windows-powershell\">Langkah Instalasi Starship di Windows PowerShell\u003C/h2>\n\u003Cp>Agar Starship bisa tampil dengan sempurna tanpa ada karakter yang rusak, ada tiga komponen utama yang wajib kalian siapkan:\u003C/p>\n\u003Col>\n\u003Cli>\u003Cstrong>Nerd Font\u003C/strong> — Font khusus yang mendukung pencetakan berbagai macam ikon dan karakter dekoratif unik.\u003C/li>\n\u003Cli>\u003Cstrong>Starship\u003C/strong> — Program utama \u003Cem>prompt\u003C/em> yang bakal kita pasang.\u003C/li>\n\u003Cli>\u003Cstrong>Preset\u003C/strong> — Konfigurasi tema siap pakai biar kalian nggak perlu pusing mendesain dari awal.\u003C/li>\n\u003C/ol>\n\u003Cp>Tanpa perlu berlama-lama lagi, yuk langsung kita eksekusi langkah-langkahnya di bawah ini!\u003C/p>\n\u003Ch3 id=\"1-unduh-dan-pasang-nerd-font\">1. Unduh dan Pasang Nerd Font\u003C/h3>\n\u003Cp>Cara pasang \u003Cem>Nerd Font\u003C/em> ini sebenarnya sama aja kayak instalasi font standar pada umumnya kok.\u003C/p>\n\u003Cp>Pertama, silakan kunjungi halaman unduhan \u003Ca href=\"https://www.nerdfonts.com/font-downloads\">Nerd Font\u003C/a> dan pilih jenis font yang kalian suka. Di panduan ini, aku bakal pakai font terfavorit yaitu \u003Ccode>FiraCode Nerd Font\u003C/code>.\u003C/p>\n\u003Cp>Setelah berkas \u003Ccode>.zip\u003C/code> selesai diunduh, segera ekstrak berkas tersebut dan buka foldernya. Di dalamnya kalian bakal nemuin banyak sekali berkas dengan format \u003Ccode>.ttf\u003C/code> maupun \u003Ccode>.otf\u003C/code>.\u003C/p>\n\u003Cp>Langkah berikutnya, pilih semua berkas font berformat \u003Ccode>.ttf\u003C/code> dan \u003Ccode>.otf\u003C/code> tersebut, lalu klik kanan dan pilih opsi \u003Cstrong>Install\u003C/strong> (atau \u003Cstrong>Install for all users\u003C/strong>). Sistem Windows akan memasang seluruh variasi ketebalan font ke direktori font sistem secara otomatis.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: menu klik kanan di Windows Explorer saat memilih opsi instalasi kumpulan berkas font FiraCode Nerd Font.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Ch3 id=\"2-aktifkan-nerd-font-di-windows-terminal\">2. Aktifkan Nerd Font di Windows Terminal\u003C/h3>\n\u003Cp>Setelah berhasil terpasang di sistem Windows, font tersebut nggak bakal otomatis aktif di terminal kalian. Kita harus mengonfigurasinya terlebih dulu.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>\u003Cstrong>Catatan:\u003C/strong> Di tutorial ini kita bakal pakai aplikasi \u003Ca href=\"https://apps.microsoft.com/store/detail/windows-terminal/9N0DX20HK701\">Windows Terminal\u003C/a>. Kalau kalian pakai aplikasi terminal lain, silakan sesuaikan pengaturannya di menu konfigurasi masing-masing ya.\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Buka Windows Terminal kalian, lalu tekan kombinasi tombol \u003Ccode>Ctrl + ,\u003C/code> buat memunculkan halaman pengaturan (\u003Cem>Settings\u003C/em>).\u003C/p>\n\u003Cp>Di menu navigasi sebelah kiri, klik opsi \u003Cstrong>PowerShell\u003C/strong> lalu masuk ke bagian \u003Cstrong>Appearance\u003C/strong>. Di pilihan \u003Cstrong>Font face\u003C/strong>, silakan ganti menjadi \u003Ccode>FiraCode Nerd Font\u003C/code> atau nama font lain yang udah kalian pasang tadi.\u003C/p>\n\u003Cp>Jangan lupa klik tombol \u003Cstrong>Save\u003C/strong> buat menyimpan perubahan tersebut.\u003C/p>\n\u003Ch3 id=\"3-pasang-starship-prompt\">3. Pasang Starship Prompt\u003C/h3>\n\u003Cp>Sekarang mari kita pasang Starship. Kita bisa melakukannya langsung lewat baris perintah di terminal.\u003C/p>\n\u003Cp>Bagi pengguna Windows 11 atau Windows 10 versi terbaru yang udah punya \u003Cem>package manager\u003C/em> bawaan, silakan jalankan perintah ini:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">POWERSHELL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"winget%20install%20--id%20Starship.Starship\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>winget install --id Starship.Starship\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Tunggu beberapa menit hingga proses unduhan dan instalasi otomatisnya selesai dengan sukses.\u003C/p>\n\u003Cp>Kalau perintah di atas nggak berhasil karena \u003Ccode>winget\u003C/code> belum dikonfigurasi, kalian juga bisa memanfaatkan pengelola paket alternatif seperti Chocolatey atau Scoop.\u003C/p>\n\u003Cp>Kalau pakai Chocolatey:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">POWERSHELL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"choco%20install%20starship\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>choco install starship\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Kalau pakai Scoop:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">POWERSHELL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"scoop%20install%20starship\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>scoop install starship\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Bagaimana kalau semua cara di atas masih nggak bisa? Tenang aja, kalian tetap bisa mengunduh berkas pemasang (\u003Cem>installer\u003C/em>) secara manual lewat \u003Ca href=\"https://github.com/starship/starship/releases\">laman rilis resmi Starship\u003C/a>. Cari berkas dengan format installer \u003Ccode>.msi\u003C/code> versi terbaru, unduh, lalu jalankan instalasinya seperti aplikasi biasa.\u003C/p>\n\u003Ch3 id=\"4-konfigurasi-profil-powershell\">4. Konfigurasi Profil PowerShell\u003C/h3>\n\u003Cp>Meskipun program Starship udah sukses terpasang, tampilan terminal kalian mungkin masih kelihatan biasa aja. Hal ini wajar banget karena kita belum menyuruh PowerShell buat memuat modul Starship saat pertama kali dijalankan.\u003C/p>\n\u003Cp>Buat mengatasinya, mari jalankan baris perintah berikut di dalam terminal PowerShell kalian:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">POWERSHELL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"if%20(!(test-path%20%24PROFILE))%20%7Bnew-item%20-type%20file%20-path%20%24PROFILE%20-force%7D%20%60%0A%22Invoke-Expression%20(%26starship%20init%20powershell)%22%20%3E%3E%20%24PROFILE\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>if (!(test-path $PROFILE)) {new-item -type file -path $PROFILE -force} `\n\"Invoke-Expression (&amp;starship init powershell)\" &gt;&gt; $PROFILE\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Setelah perintah itu dijalankan, coba tutup aplikasi PowerShell kalian dan buka kembali. Kalau konfigurasinya sukses, baris prompt terminal kalian bakal langsung berganti menampilkan lambang panah khas Starship dengan nama direktori aktif.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: tampilan PowerShell yang baru dimuat dengan konfigurasi prompt Starship bawaan.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Namun, jika tampilannya nggak berubah dan kalian malah menjumpai pesan \u003Cem>error\u003C/em> seperti ini:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"Microsoft.PowerShell_profile.ps1%20cannot%20be%20loaded%20because%20running%20scripts%0Ais%20disabled%20on%20this%20system.%20For%20more%20information%2C%20see%20about_Execution_Policies%20at%0Ahttps%3A%2Fgo.microsoft.com%2Ffwlink%2F%3FLinkID%3D135170.\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>Microsoft.PowerShell_profile.ps1 cannot be loaded because running scripts\nis disabled on this system. For more information, see about_Execution_Policies at\nhttps:/go.microsoft.com/fwlink/?LinkID=135170.\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Itu tandanya sistem Windows membatasi PowerShell buat mengeksekusi berkas skrip profil. Untuk memberikan izin eksekusi skrip, jalankan perintah berikut dengan hak akses administrator:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">POWERSHELL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"Set-ExecutionPolicy%20-ExecutionPolicy%20ByPass%20-Scope%20CurrentUser\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>Set-ExecutionPolicy -ExecutionPolicy ByPass -Scope CurrentUser\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Setelah itu, keluar dari PowerShell lalu buka kembali. Seharusnya terminal kalian kini sudah berubah mengikuti tema standar Starship.\u003C/p>\n\u003Ch3 id=\"5-pasang-preset-tema-pilihan\">5. Pasang Preset Tema Pilihan\u003C/h3>\n\u003Cp>Sebenarnya, sampai tahap ini terminal kalian udah siap dipakai buat tempur. Kalau kalian udah merasa cukup puas dengan tampilan default-nya, langkah kelima ini bisa kalian lewati aja.\u003C/p>\n\u003Cp>Tapi kalau kalian tipe orang yang bosenan dan pengen coba gaya visual lain yang lebih memukau, kita bisa memanfaatkan fitur \u003Cem>preset\u003C/em>.\u003C/p>\n\u003Cp>Caranya, silakan kunjungi \u003Ca href=\"https://starship.rs/presets/\">halaman preset Starship\u003C/a> dan pilih tema yang paling cocok dengan selera kalian. Setelah itu, unduh berkas konfigurasi \u003Ccode>.toml\u003C/code> yang disediakan di sana. Di sini, aku bakal mencontohkan penggunaan tema \u003Ca href=\"https://starship.rs/presets/pastel-powerline.html\">Pastel Powerline\u003C/a>.\u003C/p>\n\u003Cp>Langkah berikutnya, buka terminal PowerShell kalian langsung di folder tempat berkas \u003Ccode>.toml\u003C/code> hasil unduhan tadi berada, lalu jalankan perintah ini:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">POWERSHELL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"if%20(!(test-path%20%24HOME%5C.config))%20%7Bnew-item%20%24HOME%5C.config%20-type%20Directory%7D\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>if (!(test-path $HOME\\.config)) {new-item $HOME\\.config -type Directory}\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Selanjutnya, tetap di direktori yang sama, pindahkan berkas tersebut ke folder konfigurasi Starship. Pastikan kalian mengganti kata \u003Ccode>nama-preset\u003C/code> dengan nama berkas asli yang kalian unduh tadi:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">POWERSHELL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"move-item%20-path%20nama-preset.toml%20-destination%20%24HOME%5C.config%5Cstarship.toml%20-force\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>move-item -path nama-preset.toml -destination $HOME\\.config\\starship.toml -force\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Sebagai contoh, kalau kalian menggunakan tema Pastel Powerline, perintahnya bakal jadi seperti ini:\u003C/p>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black/40 inline-block\">\u003C/span>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">POWERSHELL\u003C/span>\n    \u003C/div>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"move-item%20-path%20pastel-powerline.toml%20-destination%20%24HOME%5C.config%5Cstarship.toml%20-force\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C/path>\n      \u003C/svg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C/span>\n    \u003C/button>\n  \u003C/div>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>move-item -path pastel-powerline.toml -destination $HOME\\.config\\starship.toml -force\u003C/code>\u003C/pre>\n  \u003C/div>\n\u003C/div>\u003Cp>Begitu perintah selesai dijalankan, terminal PowerShell kalian bakal langsung berubah seketika menampilkan desain barunya yang menawan dengan balok segmen warna pastel bertingkat.\u003C/p>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: antarmuka PowerShell dengan tema preset Pastel Powerline yang menampilkan segmen warna-warni dan ikon sistem.\u003C/em>\u003C/p>\n\u003C/blockquote>\n\u003Cp>Wah, bener-bener keren banget, kan? 😍\u003C/p>\n\u003Cp>Kalau di kemudian hari kalian pengen ganti suasana lagi, kalian tinggal unduh file \u003Ccode>.toml\u003C/code> dari tema lain lalu jalankan perintah pemindahan di atas.\u003C/p>\n\u003Cp>Sekarang terminal kalian nggak cuma hitam putih kaku lagi, tapi udah penuh warna-warni yang bikin makin betah koding. Buat informasi lebih lengkap tentang kustomisasi mendalam, silakan mampir ke situs resmi \u003Ca href=\"https://starship.rs/\">Starship\u003C/a>.\u003C/p>\n\u003Cp>Selamat bersenang-senang dan \u003Cem>hacking\u003C/em> santai pakai terminal baru kalian ya! 👋\u003C/p>\n","\u003Cul>\n\u003Cli>Starship adalah prompt lintas platform berbasis Rust yang sangat cepat, aman, dan mudah dikustomisasi.\u003C/li>\n\u003Cli>Untuk menampilkan ikon dan simbol khusus di Starship, kita wajib menginstal dan mengaktifkan Nerd Font.\u003C/li>\n\u003Cli>Proses instalasi Starship di Windows sangat fleksibel, bisa lewat winget, scoop, chocolatey, maupun installer manual.\u003C/li>\n\u003Cli>Preset siap pakai seperti Pastel Powerline mempermudah kustomisasi tema terminal tanpa perlu menulis konfigurasi dari nol.\u003C/li>\n\u003C/ul>\n",[411,414,417,425],{"id":315,"title":316,"slug":317,"excerpt":318,"thumbnail_image":412,"tags":413},{"id":320},[322,323,324,325,326],{"id":78,"title":79,"slug":80,"excerpt":81,"thumbnail_image":415,"tags":416},{"id":83},[69,76,85,86,87,88,89],{"id":418,"title":419,"slug":420,"excerpt":421,"thumbnail_image":422,"tags":424},"44","Transactional Outbox Pattern: Solusi Konsistensi Database dan Message Broker Tanpa 2PC","transactional-outbox-pattern-konsistensi-database-message-broker","Pernah nggak kalian lihat pesanan udah masuk database, tapi email konfirmasinya nggak pernah kekirim? Itu gejala *dual-write problem*. Yuk, kita bedah Transactional Outbox Pattern biar data dan *event* kalian nggak lagi berselisih paham!",{"id":423},"e3c617fd-1486-4b82-b937-94fbec846c77",[69,123,88,134,122,76,135],{"id":426,"title":427,"slug":428,"excerpt":429,"thumbnail_image":430,"tags":432},"43","Dead Letter Queue (DLQ) & Retry Policy: Menyelamatkan Pesan Nyasar di RabbitMQ Tanpa Bikin Worker Macet","dead-letter-queue-retry-policy-rabbitmq-resilient-messaging","Pernah nggak sih, *worker* kalian nolak satu pesan terus-terusan sampai CPU melonjak 100%? Itu namanya *poison message loop*, jebakan klasik di RabbitMQ. Yuk, kita bahas cara pasang *retry policy* dan *dead letter queue* yang bener!",{"id":431},"6c0a7ead-4841-4073-b29e-df7ae0f2aa3c",[121,122,69,88,123,124,274],[434,438,441,445,448,451,454],{"text":435,"depth":436,"id":437},"Sekilas Tentang Starship",2,"sekilas-tentang-starship",{"text":439,"depth":436,"id":440},"Langkah Instalasi Starship di Windows PowerShell","langkah-instalasi-starship-di-windows-powershell",{"text":442,"depth":443,"id":444},"1. Unduh dan Pasang Nerd Font",3,"1-unduh-dan-pasang-nerd-font",{"text":446,"depth":443,"id":447},"2. Aktifkan Nerd Font di Windows Terminal","2-aktifkan-nerd-font-di-windows-terminal",{"text":449,"depth":443,"id":450},"3. Pasang Starship Prompt","3-pasang-starship-prompt",{"text":452,"depth":443,"id":453},"4. Konfigurasi Profil PowerShell","4-konfigurasi-profil-powershell",{"text":455,"depth":443,"id":456},"5. Pasang Preset Tema Pilihan","5-pasang-preset-tema-pilihan",1791045072224]