[{"data":1,"prerenderedAt":297},["ShallowReactive",2],{"tag-labels":3,"site-header":4,"article-bermain-dengan-interpreter-python-id":72},{},{"featuredPost":5,"navigations":29},{"id":6,"title":7,"title_en":8,"slug":9,"excerpt":10,"excerpt_en":11,"has_translation":12,"published_at":13,"reading_time":14,"hidden_from_listing":15,"tags":16,"thumbnail_image":21,"og_image":22,"series":23,"authors":28},110,"Ketika Pilih Framework Cuma Biar Kelihatan Beda","When You Pick a Framework Just to Look Different","ketika-pilih-framework-cuma-biar-kelihatan-beda","Terakhir kali kamu milih framework atau library baru, itu karena masalahmu butuh alat itu, atau karena alatnya kedengaran keren dan belum banyak yang pakai? Pertanyaan ini nggak enak dijawab. Soalnya keputusan teknologi sering diambil dengan alasan yang nggak pernah ditulis di dokumen teknis mana pun.","The last time you chose a new framework or library, was it because your problem needed that tool, or because it sounded cool and few people around you were using it? That question is uncomfortable. Technology decisions are often made for reasons that never appear in any technical document.",true,"2026-10-06T15:25:21.000Z",5,false,[17,18,19,20],"karier","framework","opini","pengalaman",null,"\u002Fog\u002Fketika-pilih-framework-cuma-biar-kelihatan-beda.png",{"id":24,"title":25,"title_en":26,"slug":27},9,"Artikel","Articles","all",[],[30,46,67],{"collection":31,"item":32},"series",{"__typename":31,"title":25,"title_en":26,"slug":27,"children_series":33},[34,38,42],{"title":35,"title_en":36,"slug":37},"Kecerdasan Artifisial","Artificial Intelligence","kecerdasan-artifisial",{"title":39,"title_en":40,"slug":41},"Konsep Dasar Pemrograman","Programming Fundamentals","konsep-dasar-pemrograman",{"title":43,"title_en":44,"slug":45},"Algoritma dan Struktur Data","Algorithms and Data Structures","algoritma-struktur-data",{"collection":31,"item":47},{"__typename":31,"title":48,"title_en":48,"slug":49,"children_series":50},"Tutorial","tutorial",[51,55,59,63],{"title":52,"title_en":53,"slug":54},"Belajar Python","Learning Python","belajar-python",{"title":56,"title_en":57,"slug":58},"Belajar Golang","Learning Go","belajar-golang",{"title":60,"title_en":61,"slug":62},"Belajar Java","Learning Java","belajar-java",{"title":64,"title_en":65,"slug":66},"Belajar Pascal","Learning Pascal","belajar-pascal",{"collection":31,"item":68},{"__typename":31,"title":69,"title_en":69,"slug":70,"children_series":71},"Lab","lab",[],{"article":73,"renderedBody":190,"renderedTakeaway":191,"latestArticles":192,"toc":287},{"id":74,"title":75,"title_en":76,"slug":77,"excerpt":78,"excerpt_en":79,"has_translation":12,"published_at":80,"reading_time":81,"hidden_from_listing":15,"tags":82,"thumbnail_image":21,"og_image":86,"series":87,"authors":183,"body_locale":186,"available_locales":187,"body":189,"takeway":21,"prerequisite":21},82,"Bermain dengan Interpreter Python","Playing with the Python Interpreter","bermain-dengan-interpreter-python","Python punya interpreter interaktif yang dapat kita gunakan untuk mengeksekusi kode python secara langsung di terminal.","Python ships with an interactive interpreter you can use to run Python code right there in the terminal.","2021-02-05T03:23:01.000Z",2,[83,84,85,49],"python","cli","tooling","\u002Fog\u002Fbermain-dengan-interpreter-python.png",{"id":88,"title":89,"title_en":90,"slug":91,"description":92,"description_en":93,"articles":94,"children_series":152,"parent_series":153},16,"Berkenalan dengan Bahasa Python","Getting Started with Python","python-intro","Langkah pertama belajar Python: kenalan sama bahasanya, install Python 3, main-main di interpreter, sampai paham sintaks dasarnya.","Your first step with Python: meet the language, install Python 3, poke around the interpreter, and get the syntax.",[95,117,132,137],{"id":96,"title":97,"title_en":98,"slug":99,"excerpt":100,"excerpt_en":101,"has_translation":12,"published_at":102,"reading_time":103,"hidden_from_listing":15,"tags":104,"thumbnail_image":21,"og_image":108,"series":109,"authors":110},80,"Mengenal Bahasa Pemrograman Python","Getting to Know the Python Programming Language","mengenal-bahasa-pemrograman-python","Python didesain sedemikian rupa sehingga sintaksnya mudah terbaca dan sangat manusiawi. Tidak seperti bahasa lain yang punya banyak simbol asing.","Python was designed so its syntax reads easily and feels human, unlike other languages that bury you in unfamiliar symbols.","2021-01-30T13:26:10.000Z",3,[83,105,106,107],"intro","pemrograman","dasar","\u002Fog\u002Fmengenal-bahasa-pemrograman-python.png",{"id":88,"title":89,"title_en":90,"slug":91},[111],{"authors_id":112},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},1,"Daffa Izzuddin","izzudd","Writer",{"id":118,"title":119,"title_en":120,"slug":121,"excerpt":122,"excerpt_en":123,"has_translation":12,"published_at":124,"reading_time":14,"hidden_from_listing":15,"tags":125,"thumbnail_image":21,"og_image":127,"series":128,"authors":129},81,"Instalasi Python 3 di Windows dan Linux","Installing Python 3 on Windows and Linux","instalasi-python-3-di-windows-dan-linux","Python 3 ini fungsinya sebagai interpreter dari *script* python agar kode yang kita buat bisa dijalankan.","Python 3 is the interpreter that runs your Python scripts, the piece that makes the code you write actually execute.","2021-02-01T15:21:27.000Z",[83,126,85],"instalasi","\u002Fog\u002Finstalasi-python-3-di-windows-dan-linux.png",{"id":88,"title":89,"title_en":90,"slug":91},[130],{"authors_id":131},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},{"id":74,"title":75,"title_en":76,"slug":77,"excerpt":78,"excerpt_en":79,"has_translation":12,"published_at":80,"reading_time":81,"hidden_from_listing":15,"tags":82,"thumbnail_image":21,"og_image":86,"series":133,"authors":134},{"id":88,"title":89,"title_en":90,"slug":91},[135],{"authors_id":136},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},{"id":138,"title":139,"title_en":140,"slug":141,"excerpt":142,"excerpt_en":143,"has_translation":12,"published_at":144,"reading_time":103,"hidden_from_listing":15,"tags":145,"thumbnail_image":21,"og_image":147,"series":148,"authors":149},83,"Mengenal Sintaks Dasar Bahasa Python","Getting to Know Python's Basic Syntax","mengenal-sintaks-dasar-bahasa-python","Penulisan kode python tidak sembarangan, ada beberapa aturan sintaks yang harus kita ikuti agar program tidak error.","You can't write Python code any way you like. There are syntax rules you have to follow, or the program errors out.","2021-02-07T03:56:55.000Z",[83,146,107],"syntax","\u002Fog\u002Fmengenal-sintaks-dasar-bahasa-python.png",{"id":88,"title":89,"title_en":90,"slug":91},[150],{"authors_id":151},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},[],{"id":154,"title":52,"title_en":53,"slug":54,"parent_series":155,"children_series":156},10,{"id":113,"title":48,"title_en":48,"slug":49},[157,158,163,168,173,178],{"id":88,"title":89,"title_en":90,"slug":91,"cover_image":21},{"id":159,"title":160,"title_en":161,"slug":162,"cover_image":21},17,"Variabel, Tipe Data, dan Operasi","Variables, Types, and Operations","python-variabel-tipe-data",{"id":164,"title":165,"title_en":166,"slug":167,"cover_image":21},18,"Menggunakan Script Python","Working with Python Scripts","python-pemrograman-dengan-script",{"id":169,"title":170,"title_en":171,"slug":172,"cover_image":21},19,"Struktur Kontrol","Control Structures","python-struktur-kontrol",{"id":174,"title":175,"title_en":176,"slug":177,"cover_image":21},20,"Pemrograman Fungsional dengan Python","Functional Programming with Python","python-pemrograman-fungsional",{"id":179,"title":180,"title_en":181,"slug":182,"cover_image":21},30,"Koleksi dan String","Collections and Strings","python-collections",[184],{"authors_id":185},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},"id",[188,186],"en","Okee sekarang kita lanjut lagi. Setelah sebelumnya kita telah [menginstall interpreter Python](https:\u002F\u002Finvasikode.com\u002Fmenginstal-python-3-di-windows-dan-linux\u002F), kali ini kita akan coba bermain dengan interpreter Python 3 sekalian berkenalan dengan apa itu interpreter.\n\n## Apa itu Interpreter?\n\nDari tutorial sebelumnya, kita berkali-kali bertemu dengan istilah **interpreter** sebenarnya apa itu interpreter?\n\n**Interpreter** merupakan sebuah program yang berfungsi untuk **menerjemahkan** kode yang kita ketik **secara langsung**, tanpa harus dikompilasi terlebih dahulu menjadi bahasa mesin secara keseluruhan.\n\nInterpreter akan membaca kode kita baris demi baris. Setelah proses pembacaan tersebut, kode yang kita tulis akan **langsung** di eksekusi. Berbeda dengan ketika menggunakan compiler yang setiap baris diubah dahulu menjadi bahasa mesin baru proses eksekusi dilakukan (dengan file .exe misalnya).\n\nNah, karena Python adalah _interpreted language_ maka kita nggak harus membuat file terlebih dahulu untuk bisa menjalankan kode Python. Kita bisa menggunakan interpreter interaktif yang sudah tersedia.\n\n## Menggunakan Interpreter Interaktif Python 3\n\nPertama-tama, silahkan kalian buka dulu interpreternya di perangkat masing-masing.\n\nUntuk yang menggunakan Windows bisa langsung klik di icon python 3 seperti yang ada di tulisan [sebelumnya](https:\u002F\u002Finvasikode.com\u002Fmenginstal-python-3-di-windows-dan-linux\u002F).\n\nUntuk kalian yang menggunakan Linux silahkan buka terminal dan jalankan perintah berikut\n\n```shell\npython3\n# atau\npython\n```\n\nSiip... kalau sudah, jendela terminal atau konsol Python bakal langsung terbuka. Tampilannya di Windows maupun Linux nggak jauh beda kok.\n\n> 📷 *Ilustrasi: tampilan terminal interaktif Python 3 yang memuat keterangan versi dan prompt tiga kurung siku.*\n\nDi layar itu, kita disajikan informasi versi Python, tanggal rilis, serta beberapa keterangan teknis pendukung. Pada baris paling bawah terdapat tanda `>>>`, nah ini tanda *prompt* tempat kita mengetikkan perintah-perintah Python.\n\nSekarang coba kalian tuliskan perintah berikut ini lalu tekan enter\n\n```python\nprint(\"Hello World\")\n```\n\nSeperti kelihatannya, kode ini akan mencetak tulisan \"Hello World\" di layar kalian. Setelah ditekan enter, output akan langsung tercetak di bawah perintah yang kita tulis. Kurang lebih begini:\n\n```\n>>> print(\"Hello World\")\nHello World\n```\n\nLihat, kita nggak perlu file khusus untuk menjalankan kode python. Ini karena kode python akan langsung dieksekusi oleh interpreter.\n\nYayy... selamat, kode python pertama kita telah selesai dibuat\n\nTerakhir, untuk keluar dari tampilan interpreter Python kalian bisa ketikkan command berikut\n\n```python\nexit()\n```\n\n## Penutup\n\nSudah itu saja, sepertinya nggak ada hal yang spesial lagi dari tampilan interpreter ini. Sesimpel itu memang, tapi hal yang sederhana seperti ini bisa dibuat menjadi suatu yang luar biasa.\n\nSelanjutnya kita akan tetap menggunakan tampilan interpreter ini untuk mengenal beberapa [sintaks dasar dari python](https:\u002F\u002Finvasikode.com\u002Fsintaks-dasar-bahasa-python\u002F), jadi jangan sampai lupa cara membuka interpreter python ya...\n\nCukup sekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat. See ya 👋\n","\u003Cp>Okee sekarang kita lanjut lagi. Setelah sebelumnya kita telah \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Finvasikode.com\u002Fmenginstal-python-3-di-windows-dan-linux\u002F\">menginstall interpreter Python\u003C\u002Fa>, kali ini kita akan coba bermain dengan interpreter Python 3 sekalian berkenalan dengan apa itu interpreter.\u003C\u002Fp>\n\u003Ch2 id=\"apa-itu-interpreter\">Apa itu Interpreter?\u003C\u002Fh2>\n\u003Cp>Dari tutorial sebelumnya, kita berkali-kali bertemu dengan istilah \u003Cstrong>interpreter\u003C\u002Fstrong> sebenarnya apa itu interpreter?\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>\u003Cstrong>Interpreter\u003C\u002Fstrong> merupakan sebuah program yang berfungsi untuk \u003Cstrong>menerjemahkan\u003C\u002Fstrong> kode yang kita ketik \u003Cstrong>secara langsung\u003C\u002Fstrong>, tanpa harus dikompilasi terlebih dahulu menjadi bahasa mesin secara keseluruhan.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Interpreter akan membaca kode kita baris demi baris. Setelah proses pembacaan tersebut, kode yang kita tulis akan \u003Cstrong>langsung\u003C\u002Fstrong> di eksekusi. Berbeda dengan ketika menggunakan compiler yang setiap baris diubah dahulu menjadi bahasa mesin baru proses eksekusi dilakukan (dengan file .exe misalnya).\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Nah, karena Python adalah \u003Cem>interpreted language\u003C\u002Fem> maka kita nggak harus membuat file terlebih dahulu untuk bisa menjalankan kode Python. Kita bisa menggunakan interpreter interaktif yang sudah tersedia.\u003C\u002Fp>\n\u003Ch2 id=\"menggunakan-interpreter-interaktif-python-3\">Menggunakan Interpreter Interaktif Python 3\u003C\u002Fh2>\n\u003Cp>Pertama-tama, silahkan kalian buka dulu interpreternya di perangkat masing-masing.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Untuk yang menggunakan Windows bisa langsung klik di icon python 3 seperti yang ada di tulisan \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Finvasikode.com\u002Fmenginstal-python-3-di-windows-dan-linux\u002F\">sebelumnya\u003C\u002Fa>.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Untuk kalian yang menggunakan Linux silahkan buka terminal dan jalankan perintah berikut\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">SHELL\u003C\u002Fspan>\n    \u003C\u002Fdiv>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"python3%0A%23%20atau%0Apython\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C\u002Fpath>\n      \u003C\u002Fsvg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C\u002Fspan>\n    \u003C\u002Fbutton>\n  \u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\" tabindex=\"0\">\u003Ccode>\u003Cspan class=\"line\">\u003Cspan style=\"color:#B392F0\">python3\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fspan>\n\u003Cspan class=\"line\">\u003Cspan style=\"color:#6A737D\"># atau\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fspan>\n\u003Cspan class=\"line\">\u003Cspan style=\"color:#B392F0\">python\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\n  \u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fdiv>\u003Cp>Siip... kalau sudah, jendela terminal atau konsol Python bakal langsung terbuka. Tampilannya di Windows maupun Linux nggak jauh beda kok.\u003C\u002Fp>\n\u003Cblockquote>\n\u003Cp>📷 \u003Cem>Ilustrasi: tampilan terminal interaktif Python 3 yang memuat keterangan versi dan prompt tiga kurung siku.\u003C\u002Fem>\u003C\u002Fp>\n\u003C\u002Fblockquote>\n\u003Cp>Di layar itu, kita disajikan informasi versi Python, tanggal rilis, serta beberapa keterangan teknis pendukung. Pada baris paling bawah terdapat tanda \u003Ccode>&gt;&gt;&gt;\u003C\u002Fcode>, nah ini tanda \u003Cem>prompt\u003C\u002Fem> tempat kita mengetikkan perintah-perintah Python.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Sekarang coba kalian tuliskan perintah berikut ini lalu tekan enter\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PYTHON\u003C\u002Fspan>\n    \u003C\u002Fdiv>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"print(%22Hello%20World%22)\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C\u002Fpath>\n      \u003C\u002Fsvg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C\u002Fspan>\n    \u003C\u002Fbutton>\n  \u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\" tabindex=\"0\">\u003Ccode>\u003Cspan class=\"line\">\u003Cspan style=\"color:#79B8FF\">print\u003C\u002Fspan>\u003Cspan style=\"color:#E1E4E8\">(\u003C\u002Fspan>\u003Cspan style=\"color:#9ECBFF\">\"Hello World\"\u003C\u002Fspan>\u003Cspan style=\"color:#E1E4E8\">)\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\n  \u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fdiv>\u003Cp>Seperti kelihatannya, kode ini akan mencetak tulisan &quot;Hello World&quot; di layar kalian. Setelah ditekan enter, output akan langsung tercetak di bawah perintah yang kita tulis. Kurang lebih begini:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">TEXT\u003C\u002Fspan>\n    \u003C\u002Fdiv>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"%3E%3E%3E%20print(%22Hello%20World%22)%0AHello%20World\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C\u002Fpath>\n      \u003C\u002Fsvg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C\u002Fspan>\n    \u003C\u002Fbutton>\n  \u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\">\u003Ccode>&gt;&gt;&gt; print(\"Hello World\")\nHello World\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\n  \u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fdiv>\u003Cp>Lihat, kita nggak perlu file khusus untuk menjalankan kode python. Ini karena kode python akan langsung dieksekusi oleh interpreter.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Yayy... selamat, kode python pertama kita telah selesai dibuat\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Terakhir, untuk keluar dari tampilan interpreter Python kalian bisa ketikkan command berikut\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"code-block-wrapper my-6 not-prose rounded-xl border-2 border-black dark:border-gray-600 shadow-neo overflow-hidden bg-[#24292e] text-[#e1e4e8] transition-all\">\n  \u003Cdiv class=\"code-block-header flex items-center justify-between px-4 py-2.5 bg-[#1f2428] border-b-2 border-black dark:border-gray-600 font-mono text-xs font-bold text-gray-300 select-none\">\n    \u003Cdiv class=\"flex items-center gap-2\">\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ff5f56] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#ffbd2e] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"w-3 h-3 rounded-full bg-[#27c93f] border border-black\u002F40 inline-block\">\u003C\u002Fspan>\n      \u003Cspan class=\"ml-2 font-mono font-bold text-xs uppercase tracking-wider text-gray-300\">PYTHON\u003C\u002Fspan>\n    \u003C\u002Fdiv>\n    \u003Cbutton type=\"button\" class=\"copy-code-btn flex items-center gap-1.5 px-3 py-1 text-xs font-bold bg-[#2f363d] text-gray-200 border-2 border-black dark:border-gray-500 rounded-lg shadow-neo-sm hover:translate-x-0.5 hover:translate-y-0.5 hover:shadow-none hover:bg-gray-700 transition-all cursor-pointer\" data-code=\"exit()\" title=\"Salin kode\">\n      \u003Csvg class=\"w-3.5 h-3.5 copy-icon-svg\" fill=\"none\" stroke=\"currentColor\" viewBox=\"0 0 24 24\">\n        \u003Cpath stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" stroke-width=\"2\" d=\"M8 16H6a2 2 0 01-2-2V6a2 2 0 012-2h8a2 2 0 012 2v2m-6 12h8a2 2 0 002-2v-8a2 2 0 00-2-2h-8a2 2 0 00-2 2v8a2 2 0 002 2z\">\u003C\u002Fpath>\n      \u003C\u002Fsvg>\n      \u003Cspan class=\"copy-text\">Copy\u003C\u002Fspan>\n    \u003C\u002Fbutton>\n  \u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"code-block-content p-4 overflow-x-auto text-sm font-mono leading-relaxed bg-[#24292e]\">\n    \u003Cpre class=\"shiki github-dark\" style=\"background-color:#24292e;color:#e1e4e8\" tabindex=\"0\">\u003Ccode>\u003Cspan class=\"line\">\u003Cspan style=\"color:#79B8FF\">exit\u003C\u002Fspan>\u003Cspan style=\"color:#E1E4E8\">()\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\n  \u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fdiv>\u003Ch2 id=\"penutup\">Penutup\u003C\u002Fh2>\n\u003Cp>Sudah itu saja, sepertinya nggak ada hal yang spesial lagi dari tampilan interpreter ini. Sesimpel itu memang, tapi hal yang sederhana seperti ini bisa dibuat menjadi suatu yang luar biasa.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Selanjutnya kita akan tetap menggunakan tampilan interpreter ini untuk mengenal beberapa \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Finvasikode.com\u002Fsintaks-dasar-bahasa-python\u002F\">sintaks dasar dari python\u003C\u002Fa>, jadi jangan sampai lupa cara membuka interpreter python ya...\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Cukup sekian untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat. See ya 👋\u003C\u002Fp>\n","",[193,207,220,233,246,267],{"id":194,"title":195,"title_en":21,"slug":196,"excerpt":197,"excerpt_en":21,"has_translation":15,"published_at":198,"reading_time":199,"hidden_from_listing":15,"tags":200,"thumbnail_image":21,"og_image":202,"series":203,"authors":204},133,"Python Strings: the Badge That Only Worked for One Name","python-strings","The badge script printed the right name for the person who wrote it and the wrong name for everybody else. Slicing counts characters, and a name is words.","2026-10-28T13:00:00.000Z",6,[83,201],"string","\u002Fog\u002Fpython-strings.png",{"id":179,"title":180,"title_en":181,"slug":182},[205],{"authors_id":206},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},{"id":208,"title":209,"title_en":21,"slug":210,"excerpt":211,"excerpt_en":21,"has_translation":15,"published_at":212,"reading_time":199,"hidden_from_listing":15,"tags":213,"thumbnail_image":21,"og_image":215,"series":216,"authors":217},132,"Python Tuples: Why All Three Points Are the Same Point","python-tuples","Three points walk into a loop and come out identical. The list was never copied three times; the name was. A tuple makes that bug impossible.","2026-10-28T12:00:00.000Z",[83,214],"tuple","\u002Fog\u002Fpython-tuples.png",{"id":179,"title":180,"title_en":181,"slug":182},[218],{"authors_id":219},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},{"id":221,"title":222,"title_en":21,"slug":223,"excerpt":224,"excerpt_en":21,"has_translation":15,"published_at":225,"reading_time":199,"hidden_from_listing":15,"tags":226,"thumbnail_image":21,"og_image":228,"series":229,"authors":230},131,"Python Sets: the Duplicate That Keeps Coming Back","python-sets","A de-duplication loop that works on clean data leaves four tags where there should be two. The bug is case, and the fix is a `set`.","2026-10-28T11:00:00.000Z",[83,227],"set","\u002Fog\u002Fpython-sets.png",{"id":179,"title":180,"title_en":181,"slug":182},[231],{"authors_id":232},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},{"id":234,"title":235,"title_en":21,"slug":236,"excerpt":237,"excerpt_en":21,"has_translation":15,"published_at":238,"reading_time":199,"hidden_from_listing":15,"tags":239,"thumbnail_image":21,"og_image":241,"series":242,"authors":243},130,"Python Dictionaries: the Key That Isn't There","python-dictionary","A word counter dies the first time it meets a word twice. The fix is one line; what takes longer is knowing which of a dict's three lookups to reach for.","2026-10-28T10:00:00.000Z",[83,240],"dictionary","\u002Fog\u002Fpython-dictionary.png",{"id":179,"title":180,"title_en":181,"slug":182},[244],{"authors_id":245},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},{"id":247,"title":248,"title_en":249,"slug":250,"excerpt":251,"excerpt_en":252,"has_translation":12,"published_at":253,"reading_time":14,"hidden_from_listing":15,"tags":254,"thumbnail_image":21,"og_image":261,"series":262,"authors":264},129,"Biar RAG nggak kena 504: pisahin jalur query dan ingestion","So Your RAG Stops Hitting 504: Split the Query Path From Ingestion","rag-pisah-jalur-query-dan-ingestion","Satu service RAG yang merangkap parsing dan menjawab kueri bakal tumbang pas ada yang upload PDF 200 halaman. Obatnya dua jalur dan satu queue.","One RAG service that both parses uploads and answers queries will fall over the moment someone uploads a 200-page PDF. The cure is two paths and one queue.","2026-10-22T01:30:00.000Z",[255,256,257,258,259,260],"rag","cloud-run","cloud-tasks","gcp","serverless","arsitektur","\u002Fog\u002Frag-pisah-jalur-query-dan-ingestion.png",{"id":263,"title":35,"title_en":36,"slug":37},8,[265],{"authors_id":266},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},{"id":268,"title":269,"title_en":270,"slug":271,"excerpt":272,"excerpt_en":273,"has_translation":12,"published_at":274,"reading_time":199,"hidden_from_listing":15,"tags":275,"thumbnail_image":21,"og_image":282,"series":283,"authors":284},128,"Linear atau graf: cara mengatur banyak agent tanpa loop abadi","Linear or Graph: How to Run Many Agents Without an Eternal Loop","multi-agen-linear-atau-grafik","Satu agent dengan dua puluh tool gampang kacau. Begitu beberapa agent saling revisi, kamu butuh graf yang mendukung cycle dan angka yang membuatnya berhenti.","One agent with twenty tools gets messy fast. Once several agents revise each other, you need a graph that allows cycles and a number that makes it stop.","2026-10-21T16:05:00.000Z",[276,277,278,279,280,281],"multi-agent","langgraph","autogen","orkestrasi","checkpoint","llm","\u002Fog\u002Fmulti-agen-linear-atau-grafik.png",{"id":263,"title":35,"title_en":36,"slug":37},[285],{"authors_id":286},{"id":113,"name":114,"slug":115,"role":116,"profile_picture":21},[288,291,294],{"text":289,"depth":81,"id":290},"Apa itu Interpreter?","apa-itu-interpreter",{"text":292,"depth":81,"id":293},"Menggunakan Interpreter Interaktif Python 3","menggunakan-interpreter-interaktif-python-3",{"text":295,"depth":81,"id":296},"Penutup","penutup",1793295833969]